UINMADURAUINMADURA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: GhancaranJurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: GhancaranTujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan tentang relasi antara alam dan manusia dalam cerita Bidadari Serayu yang ditulis oleh Sungging Raga. Penelitian ini melihat bagaimana alam diperlakukan oleh manusia dan sebaliknya bagaimana manusia memperlakukan alam. Metode penelitian kualitatif dipergunakan dalam menganalisis cerpen ini. Penelitian ini menggunakan kajian Ekofenomenologi Saras Dewi dan berfokus pada ekofenomenologi sastra. Untuk mengumpulkan data, penulis menggunakan teknik dokumentasi dan untuk menganalisis data menggunakan analisis ini cerpen Bidadari Serayu. Hasil analisis karya dalam hal membuktikan bahwa dalam cerita Bidadari Serayu terdapat keseimbangan dan ketidakseimbangan relasi antara alam dan manusia. Ketidakseimbangan atau disekuilibrium sebagai unsur yang dominan dalam cerita mengakibatkan kerusakan sungai dan kematian warga. Sedangkan keseimbangan atau ekuilibrium relasi antara alam dan manusia membawa pengaruh yang baik bagi ekosistem dan juga dapat menjadi sumber kehidupan bagi manusia. Karena pada hakikatnya ada saling ketergantungan antara alam dan manusia.
Cerita Bidadari Serayu karya Sungging Raga mengandung nilai-nilai penting mengenai hubungan antara manusia dan alam, khususnya hubungan manusia dengan Sungai Serayu sebagai salah satu sumber kehidupan.Dengan menggunakan pendekatan Ekofenomenologi dari Saras Dewi, dapat dianalisis adanya ekuilibrium dan disekuilibrium dalam relasi antara alam, dalam hal ini Sungai Serayu, dan manusia.Keseimbangan (ekuilibrium) antara alam dan manusia dalam cerita ini menciptakan keasrian, ketergantungan pada lingkungan, rasa kepedulian terhadap alam, serta mendukung kesehatan dan kedamaian hidup manusia.Sebaliknya, ketidakseimbangan (disekuilibrium) dalam hubungan tersebut mengarah pada kerusakan alam, yang dampaknya juga dirasakan oleh manusia.Ketidakseimbangan yang paling dominan dalam cerita Bidadari Serayu ini disebabkan oleh sikap manusia yang merasa superior dan menganggap alam, dalam hal ini sungai, sebagai sesuatu yang inferior.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana kisah tradisional seperti Bidadari Serayu dapat diadaptasi untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan remaja melalui media digital. Selain itu, studi lebih mendalam tentang peran mitos dalam membentuk perilaku manusia terhadap alam bisa dilakukan dengan membandingkan kisah serupa dari daerah lain di Indonesia. Terakhir, peneliti dapat menggabungkan pendekatan ekofenomenologi dengan teori psikologi sosial untuk mengungkap bagaimana persepsi manusia terhadap alam memengaruhi kebijakan lingkungan di tingkat komunitas.
| File size | 316.55 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UNZAHUNZAH Pendidikan itu sendiri pada hakekatnya adalah pemenuhan kebutuhan dasar hidup manusia dan menjadi sarana manusia untuk menyelenggarakan kehidupan duniaPendidikan itu sendiri pada hakekatnya adalah pemenuhan kebutuhan dasar hidup manusia dan menjadi sarana manusia untuk menyelenggarakan kehidupan dunia
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Dengan mengikuti koridor agama secara kaffah, akan menjadi manusia berakhlak (berkarakter) sebagaimana Nabi Muhammad SAW. Agama Islam memiliki kontensDengan mengikuti koridor agama secara kaffah, akan menjadi manusia berakhlak (berkarakter) sebagaimana Nabi Muhammad SAW. Agama Islam memiliki kontens
UINMADURAUINMADURA Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah penyebaran kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa mahasiswa pahamTeknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah penyebaran kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa mahasiswa paham
UINMADURAUINMADURA Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka Belajar pada muatan lokal Bahasa Madura masih menghadapi beberapa tantangan, antara lainHasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka Belajar pada muatan lokal Bahasa Madura masih menghadapi beberapa tantangan, antara lain
UINMADURAUINMADURA Legitimasi kepentingan elemen nonmanusia terhadap manusia tercermin bahwa tanaman memberikan keberhasilan dengan lebatnya hasil panen masyarakat KulonLegitimasi kepentingan elemen nonmanusia terhadap manusia tercermin bahwa tanaman memberikan keberhasilan dengan lebatnya hasil panen masyarakat Kulon
UINMADURAUINMADURA Hewan-hewan yang memiliki nilai karakter negatif bersejajar dengan ungkapan-ungkapan seperti makian, pujian, dsb. yang menggunakan simbol-simbol hewan.Hewan-hewan yang memiliki nilai karakter negatif bersejajar dengan ungkapan-ungkapan seperti makian, pujian, dsb. yang menggunakan simbol-simbol hewan.
UINMADURAUINMADURA Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan karakter, motivasi, dan lingkungan belajar dalam menciptakan kondisi yang mendukung kreativitas siswa, memberikanTemuan ini menegaskan pentingnya pengembangan karakter, motivasi, dan lingkungan belajar dalam menciptakan kondisi yang mendukung kreativitas siswa, memberikan
STAIDENPASARSTAIDENPASAR Produksi merupakan elemen fundamental bagi keberlangsungan hidup dan peradaban manusia, lahir dari penyatuan manusia dengan alam semesta. Sebagai khalifahProduksi merupakan elemen fundamental bagi keberlangsungan hidup dan peradaban manusia, lahir dari penyatuan manusia dengan alam semesta. Sebagai khalifah
Useful /
STIKESPANRITAHUSADASTIKESPANRITAHUSADA Kegiatan penyuluhan ini memberikan pengalaman yang baik kepada para masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Maccini Sawah Kota Makassar. Mudah – mudahanKegiatan penyuluhan ini memberikan pengalaman yang baik kepada para masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Maccini Sawah Kota Makassar. Mudah – mudahan
UINMADURAUINMADURA Karya sastra menjadikan alam sebagai objek dan ide sebagai inspirasi untuk menghasilkan sebuah karya. Ekologi sastra sebagai disiplin ilmu yang berkaitanKarya sastra menjadikan alam sebagai objek dan ide sebagai inspirasi untuk menghasilkan sebuah karya. Ekologi sastra sebagai disiplin ilmu yang berkaitan
UINMADURAUINMADURA Nilai-nilai keagamaan tentang pelestarian lingkungan diintegrasikan dalam tata tertib pesantren dan dininternalisasi ke dalam kehidupan sehari-hari santri.Nilai-nilai keagamaan tentang pelestarian lingkungan diintegrasikan dalam tata tertib pesantren dan dininternalisasi ke dalam kehidupan sehari-hari santri.
UINMADURAUINMADURA nilai relasional sebagai sumber belajar untuk tangguh, nilai spiritual sebagai kebergantungan manusia kepada Tuhannya, nilai estetika cerminan sosok tubuhnilai relasional sebagai sumber belajar untuk tangguh, nilai spiritual sebagai kebergantungan manusia kepada Tuhannya, nilai estetika cerminan sosok tubuh