UINMADURAUINMADURA

Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: GhancaranJurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: Ghancaran

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada muatan lokal Bahasa Madura di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kabupaten Pamekasan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka Belajar pada muatan lokal Bahasa Madura masih menghadapi beberapa tantangan, antara lain kurangnya sumber daya, pelatihan guru, dan dukungan fasilitas. Meskipun demikian, terdapat upaya dari pihak sekolah untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan koordinasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat untuk mengoptimalkan implementasi kurikulum serta memberikan pelatihan yang memadai bagi guru agar mampu mengajarkan Bahasa Madura secara efektif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan bahasa daerah di Indonesia, khususnya dalam konteks Kurikulum Merdeka Belajar.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi muatan lokal Bahasa Madura dalam Kurikulum Merdeka di MI Kabupaten Pamekasan telah menunjukkan hasil positif, dengan materi pembelajaran yang relevan dan terintegrasi dengan konteks lokal.Meskipun demikian, terdapat kelemahan dalam hal keterbatasan sumber daya pengajaran dan kurangnya pelatihan bagi guru, serta tantangan dalam mendapatkan dukungan dari masyarakat dan koordinasi antara sekolah dengan pihak luar.Dari sisi dampak terhadap pengembangan karakter siswa, pembelajaran muatan lokal ini berhasil menumbuhkan perubahan perilaku yang positif, seperti peningkatan rasa bangga terhadap budaya mereka.Nilai-nilai seperti toleransi, kerja sama, dan penghargaan terhadap budaya lokal semakin diinternalisasi oleh siswa.Pendekatan ekologis yang diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Madura terbukti efektif dalam memperkuat identitas budaya siswa.Analisis kontekstual menunjukkan bahwa meskipun telah ada usaha untuk merespons kebutuhan lokal dalam strategi pendidikan yang diterapkan, masih diperlukan perbaikan agar lebih efektif.Rekomendasi untuk peningkatan meliputi pengembangan kurikulum yang lebih fleksibel, pelatihan bagi guru, serta peningkatan keterlibatan masyarakat dalam proses pendidikan untuk memastikan bahwa pendidikan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan konteks lokal.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak partisipasi masyarakat dalam pengembangan kurikulum lokal melalui studi kasus di daerah lain. Selain itu, evaluasi efektivitas pelatihan guru untuk mengintegrasikan nilai budaya dalam pembelajaran Bahasa Madura dapat dilakukan dengan metode komparatif. Terakhir, penelitian tentang peran teknologi digital dalam meningkatkan akses dan minat siswa terhadap pembelajaran muatan lokal bisa menjadi arah studi baru.

Read online
File size316.08 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test