UINMADURAUINMADURA

ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu SosialENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial

Penelitian ini dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya kasus kekerasan di lingkungan sekolah dengan mengkaji peran internalisasi nilai-nilai anti kekerasan dalam membentuk perilaku prososial siswa melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian menggunakan desain mixed methods tipe exploratory sequential. Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap siswa kelas VIII SMP Al-Hikmah IIBS Batu. Tahap kuantitatif melibatkan 38 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki persepsi positif terhadap internalisasi nilai anti kekerasan yang tercermin dalam perilaku prososial seperti berbagi, bekerja sama, membantu, dan berdonasi selama proses pembelajaran. Hasil pengujian model pengukuran menunjukkan seluruh indikator memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Selain itu, hasil model struktural menunjukkan bahwa internalisasi nilai anti kekerasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku prososial siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi nilai anti kekerasan dalam pembelajaran IPS berkontribusi terhadap pengembangan perilaku prososial serta mendukung upaya pencegahan kekerasan di sekolah. Oleh karena itu, pembelajaran berbasis nilai menjadi strategi penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

Berdasarkan temuan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa internalisasi nilai anti kekerasan secara positif diterima oleh siswa dan berpengaruh signifikan terhadap perilaku prososial mereka.Temuan kualitatif mengungkapkan bahwa siswa menunjukkan pemahaman yang kuat tentang nilai anti kekerasan dan mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam interaksi sehari-hari.Hal ini tercermin dalam berbagai bentuk perilaku prososial, termasuk berbagi, kerja sama, membantu orang lain, dan pemberian amal selama kegiatan pembelajaran.Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi nilai anti kekerasan ke dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial berkontribusi pada pengembangan sikap dan perilaku sosial positif di antara siswa.Selain itu, hasil kuantitatif yang diperoleh melalui analisis PLS-SEM mengonfirmasi bahwa internalisasi nilai anti kekerasan memiliki efek positif dan secara statistik signifikan terhadap perilaku prososial siswa.Temuan ini mendukung hipotesis yang diusulkan dan menunjukkan bahwa pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial berbasis nilai dapat menjadi strategi efektif untuk mendorong perilaku prososial dan mengurangi potensi kekerasan dalam lingkungan pendidikan.Akibatnya, pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial memiliki peran strategis tidak hanya dalam mengembangkan kompetensi kewarganegaraan siswa tetapi juga dalam mempromosikan lingkungan sekolah yang aman, damai, dan mendukung.Meskipun penelitian ini memberikan kontribusi, penelitian ini terbatas pada konteks tertentu dan jumlah variabel yang terbatas.Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk memeriksa faktor-faktor tambahan yang mempengaruhi perilaku prososial dan melibatkan populasi yang lebih besar dan beragam untuk meningkatkan generalisasi dan komprehensivitas temuan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan penelitian yang berfokus pada strategi konkret untuk mengintegrasikan nilai anti kekerasan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Penelitian ini dapat mengeksplorasi metode pengajaran yang efektif, materi pembelajaran, dan aktivitas kelas yang dapat memperkuat internalisasi nilai anti kekerasan dan meningkatkan perilaku prososial siswa.. . 2. Melakukan studi komparatif antara sekolah yang telah menerapkan pembelajaran berbasis nilai dengan sekolah yang belum. Penelitian ini dapat menganalisis perbedaan dalam perilaku prososial siswa, tingkat kekerasan di lingkungan sekolah, dan faktor-faktor lain yang terkait dengan implementasi pembelajaran berbasis nilai.. . 3. Meneliti dampak jangka panjang dari pembelajaran berbasis nilai terhadap perilaku prososial siswa. Penelitian ini dapat mengikuti siswa yang telah mengalami pembelajaran berbasis nilai selama beberapa tahun dan mengamati perkembangan perilaku prososial mereka, serta dampak positif yang mungkin muncul dalam kehidupan sosial dan akademik mereka.. . Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam memahami dan meningkatkan peran pembelajaran berbasis nilai dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, damai, dan mendukung, serta mengurangi kekerasan di sekolah.

  1. Prosocial Behavior of Elementary School Students and Factors That Affect Them | Pedagogik Journal of... doi.org/10.24256/pijies.v3i2.1661Prosocial Behavior of Elementary School Students and Factors That Affect Them Pedagogik Journal of doi 10 24256 pijies v3i2 1661
  2. Analisis Literasi Digital Tenaga Pendidik pada Pendidikan Anak Usia Dini | Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan... doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2333Analisis Literasi Digital Tenaga Pendidik pada Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan doi 10 31004 obsesi v6i4 2333
  3. Developing Students’ Prosocial Behavior Through Collaborative Teamwork Teaching | Advances in Social... doi.org/10.14738/assrj.87.10602Developing StudentsAo Prosocial Behavior Through Collaborative Teamwork Teaching Advances in Social doi 10 14738 assrj 87 10602
Read online
File size405.7 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test