UINMADURAUINMADURA

Jurnal Pengabdian Masyarakat - PerdikanJurnal Pengabdian Masyarakat - Perdikan

Pembelajaran bahasa daerah Madura menghadapi dua tantangan utama yaitu menurunnya pewarisan bahasa antargenerasi serta rendahnya integrasi literasi dan numerasi dalam pembelajaran di kelas. Hasil analisis kebutuhan pada tiga sekolah mitra di Kabupaten Pamekasan menunjukkan rendahnya kompetensi guru, terbatasnya bahan ajar kontekstual, rendahnya minat belajar peserta didik serta belum optimalnya pemanfaatan aset budaya lokal sebagai sumber belajar. Untuk menjawab permasalahan tersebut program pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 20 guru bahasa Madura kepala sekolah, tim pengabdi dan komunitas Pakem Maddhu sebagai mitra kolaboratif. Program dilaksanakan melalui tiga siklus, yaitu identifikasi masalah dan pemetaan aset secara partisipatif, perencanaan bersama dan penguatan kapasitas guru, serta implementasi pembelajaran yang disertai pendampingan, observasi, dan refleksi untuk penyempurnaan praktik pembelajaran.

Program ini berhasil meningkatkan kompetensi guru dari 52,0 menjadi 78,3 (p < 0,001), meningkatkan kepercayaan diri guru dalam memanfaatkan media pembelajaran digital hingga 85%, serta kenaikan minat belajar peserta didik dari 38,6% menjadi 72,4% (p = 0,004).Selain meningkatkan kompetensi pembelajaran, program ini memperkuat kolaborasi antara sekolah, komunitas, dan perguruan tinggi menghasilkan modul ajar kontekstual, perangkat pembelajaran, sumber belajar digital, serta jejaring belajar profesional yang berkelanjutan.Program ini menghasilkan model pemberdayaan berbasis komunitas yang mengintegrasikan pendekatan PAR, aset budaya lokal, literasi dan numerasi, serta pengembangan profesional guru yang dapat direplikasi pada pembelajaran bahasa daerah di berbagai wilayah.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas model Pakem Maddhu dalam konteks bahasa daerah lain seperti Sunda atau Bugis, dengan mempertimbangkan adaptasi aset budaya lokal yang berbeda. Selain itu, studi tentang dampak jangka panjang program terhadap retensi peserta didik dalam pembelajaran bahasa daerah juga penting untuk mengevaluasi keberlanjutan inisiatif ini. Terakhir, penelitian bisa fokus pada pengembangan platform digital berbasis budaya lokal yang lebih interaktif untuk meningkatkan partisipasi peserta didik dalam pembelajaran literasi dan numerasi.

  1. Empowerment theory, research, and application - Perkins - 1995 - American Journal of Community Psychology... doi.org/10.1007/BF02506982Empowerment theory research and application Perkins 1995 American Journal of Community Psychology doi 10 1007 BF02506982
  2. Psychological empowerment: Issues and illustrations - Zimmerman - 1995 - American Journal of Community... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1007/BF02506983Psychological empowerment Issues and illustrations Zimmerman 1995 American Journal of Community onlinelibrary wiley doi 10 1007 BF02506983
  3. Developing numeracy module based on local culture in Indonesia | Jurnal Elemen. developing numeracy module... doi.org/10.29408/jel.v9i1.6883Developing numeracy module based on local culture in Indonesia Jurnal Elemen developing numeracy module doi 10 29408 jel v9i1 6883
  4. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/article/10.1007/s11423-020-09767-4Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer article 10 1007 s11423 020 09767 4
  5. Professional development for Indonesian... | F1000Research. professional development indonesian metrics... f1000research.com/articles/13-1375/v3Professional development for Indonesian F1000Research professional development indonesian metrics f1000research articles 13 1375 v3
Read online
File size662.14 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test