LPPM UNBAJALPPM UNBAJA

Jurnal Intent: Jurnal Industri dan Teknologi TerpaduJurnal Intent: Jurnal Industri dan Teknologi Terpadu

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan di Selakosa Coffee dengan menggunakan metode Service Quality (Servqual) dan Importance Performance Analysis (IPA). Seiring dengan meningkatnya persaingan di industri kedai kopi, memberikan pelayanan yang unggul menjadi kunci untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. Penelitian ini melibatkan 90 responden dan menganalisis lima dimensi utama kualitas layanan: berwujud, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan antara harapan pelanggan dan layanan aktual di tiga area utama: luas ruangan indoor, ketersediaan toilet, dan kebersihan. Faktor-faktor ini dikategorikan sebagai isu prioritas tinggi berdasarkan diagram kartesius IPA, yang menunjukkan perlunya perbaikan segera. Penyebab utama dari kekurangan layanan ini dianalisis menggunakan diagram fishbone, dan rekomendasi perbaikan diformulasikan melalui metode 5W 1H. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan mengatasi kesenjangan tersebut, Selakosa Coffee dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, mengurangi keluhan, dan memperkuat posisinya di pasar. Studi selanjutnya dapat mengeksplorasi variabel layanan tambahan dan melibatkan sampel yang lebih besar untuk hasil yang lebih komprehensif.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Selakosa Coffee menggunakan metode Service Quality (Servqual) dan Importance Performance Analysis (IPA), ditemukan adanya kesenjangan (GAP) yang signifikan antara harapan dan persepsi pelanggan terhadap kualitas layanan yang diberikan.Tiga variabel utama yang menjadi prioritas perbaikan adalah ruangan indoor yang luas (X5), ketersediaan toilet yang memadai (X8), dan kebersihan serta kenyamanan ruangan (X19).Variabel-variabel ini menunjukkan nilai GAP negatif, yang menandakan bahwa layanan yang diberikan tidak memenuhi ekspektasi pelanggan.Melalui analisis IPA, ketiga variabel tersebut berada di Kuadran A, yang menandakan bahwa atribut-atribut ini sangat penting bagi pelanggan namun kinerja layanan masih rendah.Oleh karena itu, perbaikan segera diperlukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan secara signifikan.Usulan perbaikan diformulasikan menggunakan metode 5W 1H, yang mencakup penataan ulang ruangan, penambahan fasilitas toilet, dan penerapan prosedur kebersihan yang lebih ketat.Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan di Selakosa Coffee dapat dicapai dengan mengatasi variabel-variabel prioritas yang diidentifikasi.Dengan demikian, Selakosa Coffee diharapkan mampu meningkatkan kepuasan pelanggan, mengurangi keluhan, dan memperkuat posisinya di pasar yang kompetitif.Penelitian ini juga memberikan kontribusi penting bagi penelitian di bidang kualitas pelayanan, khususnya dalam sektor food and beverage, dan dapat dijadikan acuan untuk penelitian lanjutan yang lebih mendalam dengan variabel dan sampel yang lebih luas.

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Selakosa Coffee, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada variabel-variabel tambahan yang dapat mempengaruhi pengalaman pelanggan. Penelitian ini dapat melibatkan sampel yang lebih besar dan menyelidiki faktor-faktor seperti kualitas produk, variasi menu, dan inovasi dalam layanan. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi strategi pemasaran yang efektif untuk menarik lebih banyak pelanggan dan meningkatkan loyalitas mereka. Dengan menggabungkan berbagai aspek, penelitian ini dapat memberikan saran yang lebih komprehensif bagi Selakosa Coffee dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat posisi mereka di pasar.

Read online
File size683.03 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test