JMHSAJMHSA
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan AgungJournal of Midwifery and Health Science of Sultan AgungPertumbuhan adalah peningkatan ukuran fisik dan struktur tubuh atau peningkatan jumlah dan ukuran sel yang dapat diukur dengan mudah seperti berat badan. Salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan bayi dalam bentuk berat badan adalah dengan memberikan stimulasi yaitu pijat bayi. Pijat bayi menggunakan virgin coconut oil (VCO) adalah salah satu stimulasi yang membantu memenuhi asupan nutrisi bagi bayi. Selain virgin coconut oil, olive oil juga merupakan pilihan minyak yang digunakan dalam pijat bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan perbandingan efektivitas pijat menggunakan virgin coconut oil dan olive oil pada peningkatan berat badan bayi 3-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kalibakung Kabupaten Tegal. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperiment Non Equivalent Pre-Post Group Design. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dengan total jumlah responden 10 bayi, masing-masing perlakuan sebanyak 5 bayi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pijat dengan virgin coconut oil dan olive oil efektif untuk meningkatkan berat badan (p< 0,05). Hasil perbandingan efektivitas pijat menggunakan virgin coconut oil dan olive oil, tidak menunjukkan perbedaan efektivitas yang signifikan dengan nilai (p> 0,05).
Penggunaan Minyak Kelapa Murni dan Minyak Zaitun pada pijat bayi berpengaruh terhadap pertumbuhan bayi.Namun, tidak terdapat perbedaan efektivitas pijat bayi dengan menggunakan Minyak Kelapa Murni dan Minyak zaitun terhadap pertumbuhan bayi.Kenaikan berat badan yang terjadi mungkin bukan karena penggunaan minyak pada saat pemijatan, namun dari teknik pemijatan yang baik umumnya mampu meningkatkan berat badan, bayi lebih kuat dan juga tetap sehat serta hangat.Salah satu faktor lainnya yaitu proses menyusu, dimana pada penelitian ini peneliti tidak mengontrol frekuensi, lama dan juga volume ASI yang didapatkan oleh bayi.
Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan bayi, seperti faktor genetik dan lingkungan, serta bagaimana interaksi antara kedua faktor tersebut. 2. Meneliti efek jangka panjang dari pijat bayi menggunakan minyak kelapa murni dan minyak zaitun terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi, termasuk aspek kognitif, motorik, dan sosial-emosional. 3. Membandingkan efektivitas pijat bayi dengan menggunakan minyak kelapa murni dan minyak zaitun pada bayi dengan kondisi kesehatan yang berbeda, seperti bayi prematur atau bayi dengan masalah kesehatan tertentu, untuk melihat apakah ada perbedaan hasil.
| File size | 364 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
YARSIYARSI Perlu penelitian lebih lanjut mengenai deteksi dini gangguan tumbuh kembang pada bayi di masa emas (golden period). Metode: Penelitian ini adalah penelitianPerlu penelitian lebih lanjut mengenai deteksi dini gangguan tumbuh kembang pada bayi di masa emas (golden period). Metode: Penelitian ini adalah penelitian
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Studi kasus ini dilakukan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang bulan April-Mei 2024. Analisa data dengan membandingkan antara teori dan data yang ditemukanStudi kasus ini dilakukan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang bulan April-Mei 2024. Analisa data dengan membandingkan antara teori dan data yang ditemukan
HUSADAGEMILANGHUSADAGEMILANG Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan perawatan metode kanguru terhadap respons fisiologis bayi prematur di Ruang NICU RSUD PuriHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan perawatan metode kanguru terhadap respons fisiologis bayi prematur di Ruang NICU RSUD Puri
PEDSCIJPEDSCIJ Kelahiran prematur terkait dengan berbagai komplikasi, baik segera maupun jangka panjang, salah satunya adalah anemia prematuritas (AOP). AOP adalah kondisiKelahiran prematur terkait dengan berbagai komplikasi, baik segera maupun jangka panjang, salah satunya adalah anemia prematuritas (AOP). AOP adalah kondisi
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Latar Belakang: Salah satu komplikasi paling umum pada kelahiran prematur adalah patent ductus arteriosus hemodinamik signifikan (hsPDA), dengan prevalensiLatar Belakang: Salah satu komplikasi paling umum pada kelahiran prematur adalah patent ductus arteriosus hemodinamik signifikan (hsPDA), dengan prevalensi
AACENDIKIAJOURNALAACENDIKIAJOURNAL Penggunaan nesting dan posisi prone dapat digunakan sebagai salah satu bentuk intervensi keperawatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruhPenggunaan nesting dan posisi prone dapat digunakan sebagai salah satu bentuk intervensi keperawatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh
ITK AVICENNAITK AVICENNA sedangkan jumlah sampel sebanyak 1 bayi lahir dengan premature. Pengambilan sampel diambil dengan metode accidental sampling adalah. Hasil pengkajian:sedangkan jumlah sampel sebanyak 1 bayi lahir dengan premature. Pengambilan sampel diambil dengan metode accidental sampling adalah. Hasil pengkajian:
CERICCERIC Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh developmental care terhadap respons nyeri akut pada bayi prematur yang dilakukan prosedur invasif. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh developmental care terhadap respons nyeri akut pada bayi prematur yang dilakukan prosedur invasif. Penelitian
Useful /
JMHSAJMHSA Penelitian observasional dengan desain cross sectional dari data sekunder di RSI Sultan Agung Semarang tahun 2019–2021. Variabel yang dinilai adalahPenelitian observasional dengan desain cross sectional dari data sekunder di RSI Sultan Agung Semarang tahun 2019–2021. Variabel yang dinilai adalah
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Kami menilai apakah prematuritas, sepsis neonatal, dan kondisi maternal, termasuk preeklampsia, secara independen terkait dengan NEC. Prematuritas danKami menilai apakah prematuritas, sepsis neonatal, dan kondisi maternal, termasuk preeklampsia, secara independen terkait dengan NEC. Prematuritas dan
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 3,3% kontak rumah tangga yang menerima TPT. Faktor-faktor seperti usia orang tua/wali yang lebih muda dari 35Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 3,3% kontak rumah tangga yang menerima TPT. Faktor-faktor seperti usia orang tua/wali yang lebih muda dari 35
IAINSORONGIAINSORONG Narapidana yang telah menyelesaikan masa hukuman kembali ke masyarakat dengan pencapaian aktualisasi diri yang baik. Peran konselor dalam membentuk aktualisasiNarapidana yang telah menyelesaikan masa hukuman kembali ke masyarakat dengan pencapaian aktualisasi diri yang baik. Peran konselor dalam membentuk aktualisasi