CERICCERIC
Jurnal Keperawatan IndonesiaJurnal Keperawatan IndonesiaNyeri merupakan stimulus yang dapat merusak perkembangan otak bayi prematur. Developmental care merupakan salah satu strategi untuk mengurangi respon nyeri akibat prosedur invasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh developmental care terhadap respons nyeri akut pada bayi prematur yang dilakukan prosedur invasif. Penelitian menggunakan rancangan quasi experimental non equivalent control group, before and after design, dengan jumlah sampel 42 bayi prematur terdiri dari 21 responden sebagai kelompok kontrol dan 21 sebagai kelompok intervensi yang dipilih dengan teknik sampling accidental sampling. Pada penelitian ini didapatkan hasil ada perbedaan selisih skor respons nyeri akut antara kelompok yang diberikan developmental care dan kelompok kontrol (p= 0,000; α= 0,05), developmental care menurunkan skor nyeri sebesar 2,05 poin. Developmental care perlu diterapkan dalam memberikan asuhan keperawatan pada bayi prematur. Penelitian lanjutan tentang pengaruh developmental care terhadap perkembangan bayi prematur pada dari aspek kognitif, bahasa, dan motorik perlu dilakukan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna dari respon nyeri akut setelah dilakukan developmental care antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi.Jenis kelamin dan pengalaman terhadap paparan nyeri sebelumnya tidak secara bermakna memberikan kontribusi pada respon nyeri akut setelah dilakukan intervensi developmental care.Oleh karena itu, tindakan developmental care merupakan strategi yang tepat dalam mengurangi respon nyeri terhadap bayi prematur, khususnya yang mendapatkan prosedur tindakan invasif.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi pengaruh developmental care terhadap perkembangan kognitif, bahasa, dan motorik bayi prematur secara longitudinal. Hal ini penting untuk memahami dampak jangka panjang dari intervensi developmental care terhadap tumbuh kembang bayi prematur. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor yang memoderasi efektivitas developmental care, seperti tingkat kematangan bayi, riwayat medis, dan dukungan keluarga. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi dapat disesuaikan untuk memaksimalkan manfaatnya. Ketiga, penelitian kuantitatif dengan desain randomized controlled trial (RCT) dapat dilakukan untuk menguji efektivitas developmental care secara lebih ketat dan meminimalkan bias.
| File size | 98.77 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
PKKBPKKB Metode kegiatan dilakukan dengan Pendidikan Kesehatan melalui sosialisasi yang terbagi menjadi 3 tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evakuasi. KegiatanMetode kegiatan dilakukan dengan Pendidikan Kesehatan melalui sosialisasi yang terbagi menjadi 3 tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evakuasi. Kegiatan
PKKBPKKB Kegiatan pengabdian masyarakat melalui edukasi kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia menghasilkan mayoritas pasien dengan kepatuhan tinggi (63%).Kegiatan pengabdian masyarakat melalui edukasi kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia menghasilkan mayoritas pasien dengan kepatuhan tinggi (63%).
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan (dari 6,7 menjadi 9,3) dan sikap (dari 7,2 menjadi 9,2) orang tua balita setelah mengikuti program.Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan (dari 6,7 menjadi 9,3) dan sikap (dari 7,2 menjadi 9,2) orang tua balita setelah mengikuti program.
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Analisis data menggunakan paired sample t-test dengan selisih rata-rata kenaikan berat badan kelompok intervensi 0,533 kg (p-value =0,000) dan kelompokAnalisis data menggunakan paired sample t-test dengan selisih rata-rata kenaikan berat badan kelompok intervensi 0,533 kg (p-value =0,000) dan kelompok
UNIVMEDUNIVMED Sejumlah komorbiditas juga ditemukan, seperti diabetes mellitus dan kemungkinan gastritis akut. Kesimpulan yang dapat diambil adalah pengelolaan kasusSejumlah komorbiditas juga ditemukan, seperti diabetes mellitus dan kemungkinan gastritis akut. Kesimpulan yang dapat diambil adalah pengelolaan kasus
JQWHJQWH Metode penelitian ini secara kuantitatif dengan studi true experiment dengan teknik pre-post test with control group design terhadap 62 ibu hamil padaMetode penelitian ini secara kuantitatif dengan studi true experiment dengan teknik pre-post test with control group design terhadap 62 ibu hamil pada
UNDIPUNDIP EORTC QLQ-C 30 dan QLQ-CX 24 digunakan untuk mengukur QOL dan gejala terkait seksual. Data yang dikumpulkan dianalisis dan disajikan sebagai statistikEORTC QLQ-C 30 dan QLQ-CX 24 digunakan untuk mengukur QOL dan gejala terkait seksual. Data yang dikumpulkan dianalisis dan disajikan sebagai statistik
CERICCERIC Kondisi klinis dan perawatan di ruang rawat intensif pada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) mempengaruhi status bangun-tidurnya dan menyebabkan kecemasanKondisi klinis dan perawatan di ruang rawat intensif pada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) mempengaruhi status bangun-tidurnya dan menyebabkan kecemasan
Useful /
PKKBPKKB Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan pasien dalam mengakses media edukasi melalui QR code. HasilEvaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan pasien dalam mengakses media edukasi melalui QR code. Hasil
UIGMUIGM Desa ini menghadapi tantangan seperti perubahan iklim, penurunan kesuburan lahan, dan meningkatnya kebutuhan pangan. Collaborative Governance menjadi kerangkaDesa ini menghadapi tantangan seperti perubahan iklim, penurunan kesuburan lahan, dan meningkatnya kebutuhan pangan. Collaborative Governance menjadi kerangka
UIGMUIGM Penelitian ini memiliki implikasi penting dalam pengembangan program pendidikan literasi keuangan di sekolah. Diharapkan agar pendekatan Cinta, Bangga,Penelitian ini memiliki implikasi penting dalam pengembangan program pendidikan literasi keuangan di sekolah. Diharapkan agar pendekatan Cinta, Bangga,
UNIVMEDUNIVMED Metode Penelitian ini merupakan uji klinis acak yang melibatkan 56 wanita hamil kehamilan tunggal usia kehamilan ≥37 minggu dan rentang usia 20–35Metode Penelitian ini merupakan uji klinis acak yang melibatkan 56 wanita hamil kehamilan tunggal usia kehamilan ≥37 minggu dan rentang usia 20–35