JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Angka Kematian Ibu (AKI) di Pandeglang tahun 2017 sebesar 95 per 100.000 kelahiran hidup. Kematian ibu disebabkan oleh perdarahan postpartum (34%), infkesi jalan lahir (14%), eklampsia (11%) dan sebab lain (46%). Data Puskesmas Menes tahun 2019 menunjukkan bahwa ibu postpartum yang mengalami ruptur perineum sebanyak 30 orang. Desain penelitian menggunakan quasi experiment two group with control post test design. Sampel dalam penelitian sebanyak 30 responden yang terdiri dari 15 orang kelompok intervensi dan 15 orang kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi skala REEDA. Uji parametrik menggunakan uji paired t-test. Rata-rata waktu penyembuhan ruptur perineum menggunakan perawatan air rebusan daun binahong adalah 6,33 hari sedangkan perawatan menggunakan air biasa adalah 8,27 hari. Hasil uji statistik didapatkan p value=0,000, artinya bahwa terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara perawatan menggunakan air rebusan daun binahong dengan perawatan menggunakan air biasa terhadap waktu penyembuhan ruptur perineum pada ibu bersalin di Puskesmas Menes Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten tahun 2019. Perawatan ruptur perineum menggunakan air rebusan daun binahong lebih efektif dibandingkan dengan perawatan menggunakan air biasa.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa rata-rata waktu penyembuhan ruptur perineum dengan perawatan menggunakan air rebusan daun binahong adalah 6,33 hari, sedangkan rata-rata waktu penyembuhan ruptur perineum dengan perawatan menggunakan air biasa adalah 8,27 hari.Terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara perawatan ruptur perineum dengan perawatan menggunakan air rebusan daun binahong dan perawatan dengan menggunakan air biasa terhadap waktu penyembuhan ruptur perineum pada ibu bersalin di Puskesmas Menes Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten tahun 2019.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi kandungan aktif dalam daun binahong yang berperan dalam mempercepat penyembuhan luka ruptur perineum, dengan fokus pada mekanisme molekuler yang terlibat. Hal ini penting untuk memahami secara lebih mendalam bagaimana daun binahong bekerja dan mengoptimalkan penggunaannya. Kedua, penelitian perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas air rebusan daun binahong dengan metode perawatan konvensional lainnya, seperti penggunaan antiseptik atau jahitan khusus, dalam berbagai tingkat keparahan ruptur perineum. Perbandingan ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang keunggulan dan keterbatasan penggunaan daun binahong. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari perawatan dengan air rebusan daun binahong terhadap kualitas hidup ibu pasca persalinan, termasuk tingkat kepuasan, rasa sakit, dan fungsi seksual. Dengan demikian, dapat diketahui apakah manfaat penyembuhan luka ruptur perineum dengan daun binahong berkelanjutan dan memberikan dampak positif pada kesejahteraan ibu secara keseluruhan. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan praktik klinis yang lebih efektif dan berpusat pada pasien dalam perawatan ruptur perineum.

  1. Efektivitas Air Rebusan Daun Binahong Terhadap Penyembuhan Ruptur Perineum Pada Ibu Bersalin Di Puskesmas... jqwh.org/index.php/JQWH/article/view/73Efektivitas Air Rebusan Daun Binahong Terhadap Penyembuhan Ruptur Perineum Pada Ibu Bersalin Di Puskesmas jqwh index php JQWH article view 73
Read online
File size149.35 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test