AACENDIKIAJOURNALAACENDIKIAJOURNAL
AACENDIKIA: Journal of NursingAACENDIKIA: Journal of NursingBayi berat badan lahir rendah (BBLR) menjadi masalah kesehatan masyarakat karena merupakan salah satu penyebab tingginya angka kematian bayi (AKB). Prematuritas merupakan penyebab kematian ke-2 pada bayi 0 - 6 hari, yang diakibatkan karena immaturitasnya hampir seluruh organ tubuh bayi. Bayi dengan BBLR merupakan salah satu faktor risiko yang mempunyai berbagai macam komplikasi. Bayi berat badan lahir rendah yang cukup besar dan rentan terhadap gangguan fungsi vital yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi membutuhkan penanganan yang tepat. Penggunaan nesting menjadi salah satu penanganan pada BBLR yang dianjurkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan nesting dan posisi prone pada bayi prematur terhadap perubahan saturasi oksigen di RS Bhakti Husada Purwakarta tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasi experiment design tipe one group pretest-posttest (tes awal-tes akhir kelompok tunggal) dengan jumlah responden sebanyak 15 pada BBLR pada kelompok kontrol dan 15 responden pada kelompok intervensi. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh nesting dan posisi prone terhadap perubahan saturasi oksigen pada BBLR. Tidak terdapat pengaruh signifikan nesting terhadap frekuensi nadi dan frekuensi nafas BBLR. Penggunaan nesting dan posisi prone dapat digunakan sebagai salah satu bentuk intervensi keperawatan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan metode nesting dan posisi prone terhadap perubahan saturasi oksigen pada bayi berat lahir rendah.Tidak ditemukan pengaruh signifikan terhadap frekuensi nadi dan frekuensi napas.Oleh karena itu, penggunaan nesting dan posisi prone dapat direkomendasikan sebagai salah satu bentuk intervensi keperawatan untuk meningkatkan saturasi oksigen pada bayi BBLR.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji pengaruh kombinasi metode nesting dan posisi prone dengan intervensi keperawatan lainnya, seperti stimulasi dini dan pemberian nutrisi yang optimal, terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi BBLR secara komprehensif. Kedua, penelitian dengan desain eksperimen yang lebih ketat, seperti randomized controlled trial (RCT), perlu dilakukan untuk memastikan kausalitas antara penggunaan nesting dan posisi prone dengan peningkatan saturasi oksigen dan penurunan morbiditas pada bayi BBLR. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi orang tua mengenai penggunaan metode nesting dan posisi prone, serta faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan mereka dalam menerapkan intervensi ini di rumah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat untuk mendukung praktik klinis dan meningkatkan kualitas perawatan bayi BBLR.
| File size | 253.52 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji beda rerata dua wilayah. Hasil studi menunjukkan wilayah pertanian memiliki rerata lebih tinggi pada nilaiAnalisis data dilakukan dengan menggunakan uji beda rerata dua wilayah. Hasil studi menunjukkan wilayah pertanian memiliki rerata lebih tinggi pada nilai
UPERTISUPERTIS Kondisi ini memerlukan perhatian karena berkaitan dengan peningkatan angka kesakitan dan kematian neonatal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisKondisi ini memerlukan perhatian karena berkaitan dengan peningkatan angka kesakitan dan kematian neonatal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
MARANATHAMARANATHA Pendidikan, usia gestasi, IMT, kebiasaan merokok, jumlah kunjungan Antenatal Care (ANC), preeklamsia, infeksi pada ibu hamil memengaruhi kejadian BBLR.Pendidikan, usia gestasi, IMT, kebiasaan merokok, jumlah kunjungan Antenatal Care (ANC), preeklamsia, infeksi pada ibu hamil memengaruhi kejadian BBLR.
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Komplikasi yang menjadi penyebab kematian terbanyak yaitu asfiksia, bayi berat lahir rendah (BBLR), dan infeksi. Persentase kematian neonatal pada BBLRKomplikasi yang menjadi penyebab kematian terbanyak yaitu asfiksia, bayi berat lahir rendah (BBLR), dan infeksi. Persentase kematian neonatal pada BBLR
AKPERAKPER Anemia pada kehamilan merupakan indikator kesehatan yang buruk. Penyebab utama dari kejadian anemia merupakan asupan makanan yang tidak memadai yang dilatarAnemia pada kehamilan merupakan indikator kesehatan yang buruk. Penyebab utama dari kejadian anemia merupakan asupan makanan yang tidak memadai yang dilatar
AKPERAKPER Alat pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariabel dan bivariabel. Berdasarkan hasil ujiAlat pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariabel dan bivariabel. Berdasarkan hasil uji
AKPERAKPER Hiperlipidemia adalah sebuah masalah kesehatan masyarakat karena berhubungan terhadap tingginya presentase sebuah penyakit dengan kematian koroner danHiperlipidemia adalah sebuah masalah kesehatan masyarakat karena berhubungan terhadap tingginya presentase sebuah penyakit dengan kematian koroner dan
CERICCERIC Perawatan metode kanguru yang merupakan tindakan noninvasif telah mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kecemasan ibu yang mempunyai BBLR prematur.Perawatan metode kanguru yang merupakan tindakan noninvasif telah mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kecemasan ibu yang mempunyai BBLR prematur.
Useful /
IAFORISIAFORIS Hal ini memudahkan pembelajar untuk memahami materi secara bertahap tanpa merasa terbebani oleh kompleksitas materi yang biasanya dianggap sulit dan memerlukanHal ini memudahkan pembelajar untuk memahami materi secara bertahap tanpa merasa terbebani oleh kompleksitas materi yang biasanya dianggap sulit dan memerlukan
AACENDIKIAJOURNALAACENDIKIAJOURNAL Prevalensi anemia dalam penelitian ini adalah 15%, dengan 3 dari 20 ibu hamil mengalami anemia. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikanPrevalensi anemia dalam penelitian ini adalah 15%, dengan 3 dari 20 ibu hamil mengalami anemia. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan
UMMUMM Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian normatif dengan pendekatan yuridis formil (statute approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwaMetode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian normatif dengan pendekatan yuridis formil (statute approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
MARANATHAMARANATHA Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran dampak kesehatan jiwa yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19 terhadap sivitas akademika UniversitasTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran dampak kesehatan jiwa yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19 terhadap sivitas akademika Universitas