AACENDIKIAJOURNALAACENDIKIAJOURNAL

AACENDIKIA: Journal of NursingAACENDIKIA: Journal of Nursing

Anemia pada ibu hamil adalah kondisi yang ditandai dengan kadar hemoglobin di bawah batas normal, yaitu kurang dari 11 g/dL pada trimester pertama dan ketiga, serta kurang dari 10,5 g/dL pada trimester kedua. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan persalinan. Pengetahuan ibu hamil mengenai anemia menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan dan penanganan anemia selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia di wilayah kerja Puskesmas Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Sampel penelitian terdiri dari 20 ibu hamil yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berisi pertanyaan terkait pengetahuan tentang anemia dan pemeriksaan kadar hemoglobin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia di bawah 20 tahun (65%) dan memiliki tingkat pendidikan sarjana (55%). Berdasarkan hasil analisis data, 75% ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan yang cukup mengenai anemia, sementara 25% memiliki pengetahuan yang kurang. Prevalensi anemia dalam penelitian ini adalah 15%, dengan 3 dari 20 ibu hamil mengalami anemia. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil dengan kejadian anemia (p-value < 0,01). Sehingga disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai anemia berperan penting dalam mencegah dan menurunkan risiko anemia selama kehamilan.

Mayoritas tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia adalah kategori cukup sebanyak 15 orang dan kejadian anemia pada ibu hamil sebanyak 3 orang di wilayah kerja Puskesmas Kelapa Dua Tangerang.Hasil uji statistik dengan chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kelapa Dua Tangerang.Ibu hamil diharapkan lebih aktif menggali informasi tentang anemia dalam kehamilan sehingga ibu hamil lebih sehat dan terhindar dari anemia serta petugas kesehatan khususnya bidan agar lebih aktif dalam memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu hamil yang berkaitan dengan anemia dan pemilihan makanan yang mempunyai gizi dan zat-zat yang dibutuhkan untuk mencegah terjadinya anemia.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi intervensi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia melalui pendidikan kesehatan dan konseling gizi. Studi ini dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu hamil terkait pencegahan anemia. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil, seperti status gizi, akses terhadap layanan kesehatan, dan faktor sosial-ekonomi. Dengan memahami faktor-faktor ini, dapat dikembangkan strategi intervensi yang lebih komprehensif untuk mencegah anemia pada ibu hamil.

  1. Analisis faktor penyebab kejadian anemia pada ibu hamil | Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah.... ejournal.unisayogya.ac.id/index.php/jkk/article/view/988Analisis faktor penyebab kejadian anemia pada ibu hamil Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah ejournal unisayogya ac index php jkk article view 988
Read online
File size184.4 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test