AACENDIKIAJOURNALAACENDIKIAJOURNAL

AACENDIKIA: Journal of NursingAACENDIKIA: Journal of Nursing

Terbentuknya teori keperawatan Nola J. Pender dikarenakan adanya pergeseran paradigma yang terjadi dalam pemberian pelayanan kesehatan. Perubahan paradigma inilah yang menjadikan perawat sebagai posisi kunci dalam berbagai peran dan fungsinya dalam melakukan pelayanan kesehatan. Dengan demikian, adanya promosi dan preventif kesehatan yang cenderung dilakukan dan diupayakan oleh perawat melahirkan sebuah teori dan model konseptual dari Nola J. Pender yaitu Health Promotion Model. Model ini mengintegrasikan teori nilai harapan (Expectancy-Value) dan teori kognitif sosial (Social Cognitive Theory) dalam perspektif keperawatan manusia dilihat sebagai fungsi yang holistik. Pender menerbitkan A Conceptual Model for Preventive Health Behavior sebagai dasar untuk mempelajari bagaimana individu-individu membuat keputusan untuk pelayanan kesehatan bagi diri mereka masing-masing dalam sebuah konteks keperawatan. Health Promotion Model yang disampaikan oleh Nola J. Pender merupakan teori keperawatan yang masih bersifat abstak dengan cakupan yang masih luas. Dimana latar belakang Pender dalam bidang keperawatan, psikologi, dan pendidikan membimbingnya dalam menggunakan sudut pandang keperawatan yang holistik, psikologi sosial, dan teori pembelajaran sebagai pondasi untuk Health Promotion Model/HPM.

Kesimpulan dalam kasus tersebut adalah pemeliharaan kesehatan efektif, pengetahuan meningkat, dan perilaku hidup sehat terlakana.Sehingga kekuatan Health Promotion Model, menjadi sumber informasi penting dan bermanfaat bagi setiap orang yang ingin mengetahui bahwa promosi kesehatan sesorang sangat didukung oleh nilai yang diharapkan serta teori kognitif sosial yang menekankan pada self direction dan persepsi terhadap self efficacy.Pengambilan keputusan, tindakan dan efficacy diri akan menentukan status kesehatan.Teori ini sangat lengkap untuk melakukan kegiatan yang berhubungan dengan tindakan promotif dan preventif.

Berdasarkan analisis terhadap teori Promotion Health Model Nola J. Pender, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan studi komparatif yang menyelidiki bagaimana teori ini diterapkan dalam berbagai konteks budaya dan sosial, serta bagaimana hal itu mempengaruhi perilaku kesehatan individu. Studi ini dapat membantu memahami bagaimana faktor-faktor sosial dan budaya mempengaruhi penerapan teori ini dan memberikan rekomendasi untuk penyesuaian strategi promosi kesehatan yang sesuai dengan konteks lokal.. . 2. Melakukan penelitian longitudinal yang berfokus pada perubahan perilaku kesehatan individu selama periode waktu yang lebih lama. Studi ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan atau kegagalan dalam mencapai perilaku kesehatan yang diinginkan, serta memberikan wawasan tentang strategi intervensi yang efektif untuk mempromosikan perubahan perilaku jangka panjang.. . 3. Meneliti lebih lanjut tentang peran dan pengaruh tenaga kesehatan dalam menerapkan teori Promotion Health Model. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana tenaga kesehatan dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam mempromosikan perilaku kesehatan, serta bagaimana pelatihan dan dukungan yang diberikan kepada mereka dapat ditingkatkan untuk mencapai hasil yang lebih baik dalam mempromosikan kesehatan individu dan komunitas.

Read online
File size452.13 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test