POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG
JURNAL INFO KESEHATANJURNAL INFO KESEHATANTuberculosis (TB) merupakan penyakit menular yang menjadi perhatian kesehatan global, dengan Indonesia sebagai negara dengan jumlah kasus TB paru tertinggi kedua setelah India. Tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan TB sangat mempengaruhi penyebaran dan keberhasilan pengobatan TB. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pendidikan kesehatan yang berbasis pada Theory of Planned Behavior (TPB) terhadap pengetahuan dan perilaku pencegahan TB pada pasien. Desain penelitian menggunakan pendekatan quasi-eksperimen dengan kelompok kontrol dan intervensi, di mana intervensi diberikan melalui pendidikan tatap muka dan diikuti dengan sesi dukungan chat pintar selama satu bulan. Sebanyak 50 responden berpartisipasi, dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kontrol. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis statistik menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan perilaku pencegahan pada kelompok intervensi pasca-intervensi (p=0.000), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis TPB, yang mencakup sikap, norma subyektif, dan kontrol perilaku yang dirasakan, efektif dalam mempengaruhi perubahan perilaku kesehatan. Kesimpulannya, pendidikan kesehatan berbasis TPB melalui sesi tatap muka dan follow-up chat pintar dapat direkomendasikan sebagai strategi intervensi untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan TB pada populasi berisiko tinggi.
Penelitian ini menunjukkan dampak signifikan dari pendidikan kesehatan berbasis Theory of Planned Behavior (TPB) dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan tuberculosis (TB).Metode ini, yang menggabungkan pendidikan tatap muka dan dukungan chat pintar, terbukti efektif dalam memperkuat pemahaman dan perilaku pencegahan TB pada pasien.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan perilaku pencegahan TB pada kelompok intervensi pasca-intervensi, sementara kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan.Temuan ini mendukung penggunaan TPB sebagai kerangka kerja untuk merancang intervensi kesehatan yang efektif, terutama dalam konteks penyakit menular seperti TB.Pendidikan kesehatan berbasis TPB dapat menjadi strategi intervensi yang kuat untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan TB pada populasi berisiko tinggi, seperti di Indonesia, yang memiliki beban TB yang tinggi.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan dan implementasi intervensi pendidikan kesehatan berbasis Theory of Planned Behavior (TPB) yang lebih luas dan berkelanjutan. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi TPB dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan TB pada populasi yang lebih beragam, termasuk kelompok usia yang berbeda, gender, dan latar belakang sosial-ekonomi. Kedua, penelitian dapat menyelidiki strategi untuk meningkatkan keterlibatan dan partisipasi pasien dalam intervensi TPB, seperti penggunaan teknologi digital atau pendekatan komunitas. Ketiga, penelitian dapat mengkaji dampak jangka panjang dari intervensi TPB pada perilaku pencegahan TB, termasuk evaluasi keberlanjutan perubahan perilaku dan dampak pada hasil kesehatan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan TB pada populasi yang rentan.
- The Theories of Reasoned Action and Planned Behavior - The Wiley Encyclopedia of Health Psychology -... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/9781119057840.ch129The Theories of Reasoned Action and Planned Behavior The Wiley Encyclopedia of Health Psychology onlinelibrary wiley doi 10 1002 9781119057840 ch129
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/hea0001153APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 hea0001153
- IMPROVING MEDICATION ADHERENCE AS INDICATED BY BTA TEST IN TUBERCULOSIS PATIENTS USE MOTIVATIONAL INTERVIEWING... aisyah.journalpress.id/index.php/jika/article/view/2466IMPROVING MEDICATION ADHERENCE AS INDICATED BY BTA TEST IN TUBERCULOSIS PATIENTS USE MOTIVATIONAL INTERVIEWING aisyah journalpress index php jika article view 2466
- Optimalisasi Peran Remaja Melalui Program Remaja Peduli Kesehatan Sebagai Strategi Preventif Bebas TBC... doi.org/10.53770/amjpm.v3i1.209Optimalisasi Peran Remaja Melalui Program Remaja Peduli Kesehatan Sebagai Strategi Preventif Bebas TBC doi 10 53770 amjpm v3i1 209
| File size | 511.58 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ITPLNITPLN Artikel ini membahas permasalahan dan identifikasinya yang dapat diambil oleh konsumen industri pada gedung-gedung untuk kuliah dalam mengurangi besarnyaArtikel ini membahas permasalahan dan identifikasinya yang dapat diambil oleh konsumen industri pada gedung-gedung untuk kuliah dalam mengurangi besarnya
STIESTEKOMSTIESTEKOM Struktur modal tidak menunjukkan efek moderasi. Temuan ini menekankan perlunya manajemen aset yang efisien dan profitabilitas yang konsisten untuk meningkatkanStruktur modal tidak menunjukkan efek moderasi. Temuan ini menekankan perlunya manajemen aset yang efisien dan profitabilitas yang konsisten untuk meningkatkan
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimental menggunakan pre – post test dalam satu kelompok. Data diambil di Poli TB Puskesmas Kendit kepadaPenelitian ini merupakan penelitian pra eksperimental menggunakan pre – post test dalam satu kelompok. Data diambil di Poli TB Puskesmas Kendit kepada
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Tikus diinduksi alloxan dan dibagi ke dalam lima kelompok: kontrol negatif (0,5% CMC Na), kontrol positif (glibenklamid 0,45 mg), serta tiga kelompok eksperimenTikus diinduksi alloxan dan dibagi ke dalam lima kelompok: kontrol negatif (0,5% CMC Na), kontrol positif (glibenklamid 0,45 mg), serta tiga kelompok eksperimen
UMSBUMSB Ada 7 atribut pertanyaan yang menjadi poin pengukuran dan pada atribut pertanyaan pertama dan kedua mengenai kelancaran air pada jam-jam puncak pagi danAda 7 atribut pertanyaan yang menjadi poin pengukuran dan pada atribut pertanyaan pertama dan kedua mengenai kelancaran air pada jam-jam puncak pagi dan
UMSBUMSB 2 m. Bendungan urugan memiliki resiko mengalami kegagalan, maka hal penting yang perlu menjadi perhatian yaitu stabilitas lereng pada bendungan. Ciawi2 m. Bendungan urugan memiliki resiko mengalami kegagalan, maka hal penting yang perlu menjadi perhatian yaitu stabilitas lereng pada bendungan. Ciawi
UKIMUKIM Masuk rumah sakit dapat menyebabkan anak menjadi cemas, trauma dan takut. Upaya untuk mengurangi kecemasan pada anak bisa dilakukan melalui atraumatikMasuk rumah sakit dapat menyebabkan anak menjadi cemas, trauma dan takut. Upaya untuk mengurangi kecemasan pada anak bisa dilakukan melalui atraumatik
UKIMUKIM Kematian neonatal terkait rujukan sebanyak 15 (29,41%), dan kematian neonatal karena usia ibu kurang dari 20 tahun sebanyak 5 (9,8%). Sebagian besar kematianKematian neonatal terkait rujukan sebanyak 15 (29,41%), dan kematian neonatal karena usia ibu kurang dari 20 tahun sebanyak 5 (9,8%). Sebagian besar kematian
Useful /
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Teologi rakyat memberikan apresiasi terhadap budaya dan religiusitas yang hidup di masyarakat sebagai kekayaan yang harus dilestarikan. Aspek apresiasiTeologi rakyat memberikan apresiasi terhadap budaya dan religiusitas yang hidup di masyarakat sebagai kekayaan yang harus dilestarikan. Aspek apresiasi
STIESTEKOMSTIESTEKOM Penelitian menggunakan metode pemodelan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares. Kuesioner diberikan kepada seluruh 135 pegawai tetap yang telahPenelitian menggunakan metode pemodelan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares. Kuesioner diberikan kepada seluruh 135 pegawai tetap yang telah
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Data diambil pada tanggal 17 Juli 2024 sampai 17 Agustus 2024 di Ruang Bedah RSUD Asembagus kepada 25 responden secara total sampling. Pengumpulan dataData diambil pada tanggal 17 Juli 2024 sampai 17 Agustus 2024 di Ruang Bedah RSUD Asembagus kepada 25 responden secara total sampling. Pengumpulan data
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Hasil Uji statistik menyimpulkan bahwa yang paling berpengaruh dalam variabel Kedisiplinan Anak adalah variabel Tekanan Teman Sebaya dengan nilai p valueHasil Uji statistik menyimpulkan bahwa yang paling berpengaruh dalam variabel Kedisiplinan Anak adalah variabel Tekanan Teman Sebaya dengan nilai p value