UKIMUKIM
MOLUCCAS HEALTH JOURNALMOLUCCAS HEALTH JOURNALMasuk rumah sakit dapat menyebabkan anak menjadi cemas, trauma dan takut. Upaya untuk mengurangi kecemasan pada anak bisa dilakukan melalui atraumatik (atraumatic care). Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan atraumatic care dengan tingkat kecemasan anak di ruang Ezra Rumah Sakit Sumber Hidup Ambon. Desain penelitian yang digunakan adalah studi korelasi. Pengumpulan data dengan cara responden diberikan kuesioner penerapan Atraumatic Care dan Hamilton Rating Scale Anxiety (HARS). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 30 responden. Analisis data menggunakan statistik Spearman rank. Berdasarkan hasil uji dengan melihat nilai significancy didapatkan nilai p < α (0,000<0,05), rs= - 0,725 yaitu arah korelasi negative dengan kekuatan korelasi kuat. Hasil penelitian membuktikan bahwa ada hubungan atraumatic care dengan tingkat kecemasan anak di ruang Ezra Rumah Sakit Sumber Hidup Ambon (p=0,000). Bila penerapan Atraumatic care baik maka semakin kecil tingkat kecemasan yang dialami anak. Diharapkan perawat di ruang Ezra Rumah Sakit Sumber Hidup Ambon dapat menerapkan atraumatic care pada setiap intervensi keperawatan dengan kasih sayang dan lebih komunikatif sehingga terjadi penurunan tingkat kecemasan anak.
Atraumatic Care di ruang Ezra Rumah Sakit Sumber Hidup Ambon, sebagian besar responden dengan Atraumatic Care baik sebanyak 19 orang (63,3 %) dan sebagian kecil dengan Atraumatic Care kurang baik sebanyak 11 orang (36,7 %).Tingkat kecemasan anak di ruang Ezra Rumah Sakit Sumber Hidup Ambon, responden yang mengalami kecemasan berat 4 orang (13,3 %), kecemasan sedang 5 orang (16,7 %), kecemasan ringan 9 orang (30,0 %), dan responden yang tidak mengalami kecemasan 12 orang (40,0 %).Ada hubungan negative yang kuat (rs= -0,725) dan signifikan antara atraumatic care dengan tingkat kecemasan anak pada pasien anak di ruang Ezra Rumah Sakit Sumber Hidup Ambon (p=0,000, p<0,05).
Penelitian dapat mengkaji lebih lanjut pengaruh kehadiran orang tua secara berkala dalam mengurangi kecemasan anak di rumah sakit. Selain itu, perlu diuji efektivitas metode terapi bermain terstruktur sebagai intervensi non-farmakologis untuk anak dengan kecemasan tinggi. Penelitian juga bisa mengeksplorasi hubungan antara desain lingkungan kamar perawatan yang ramah anak dengan penurunan tingkat kecemasan secara kuantitatif.
| File size | 470.61 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Remaja putri merupakan kelompok sasaran strategi untuk edukasi kesehatan guna mencegah keterlambatan diagnosis di masa depan. Penelitian ini bertujuanRemaja putri merupakan kelompok sasaran strategi untuk edukasi kesehatan guna mencegah keterlambatan diagnosis di masa depan. Penelitian ini bertujuan
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Jika pengetahuan baik cendrung memiliki sikap positif dan Tindakan yang lebih baik dalam melakukan SADARI. Sebagai generasi yang smart sebaiknya remajaJika pengetahuan baik cendrung memiliki sikap positif dan Tindakan yang lebih baik dalam melakukan SADARI. Sebagai generasi yang smart sebaiknya remaja
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Metode yang digunakan dalam penyusunan kasus ini adalah metode deskriptif yaitu memberikan gambaran tentang masalah kesehatan dan keperawatan yang di hadapiMetode yang digunakan dalam penyusunan kasus ini adalah metode deskriptif yaitu memberikan gambaran tentang masalah kesehatan dan keperawatan yang di hadapi
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Keterlibatan keluarga dalam perawatan pasien sangat penting untuk mengurangi keluhan nyeri, serta mengevaluasi efektifitas terapi kompres hangat dalamKeterlibatan keluarga dalam perawatan pasien sangat penting untuk mengurangi keluhan nyeri, serta mengevaluasi efektifitas terapi kompres hangat dalam
AIPTLMI IASMLTAIPTLMI IASMLT Uji korelasi antara jumlah leukosit dan LED menunjukkan r = 0,124 (p = 0,392), menunjukkan tidak ada korelasi signifikan. Kesimpulan: Tidak ada korelasiUji korelasi antara jumlah leukosit dan LED menunjukkan r = 0,124 (p = 0,392), menunjukkan tidak ada korelasi signifikan. Kesimpulan: Tidak ada korelasi
STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis univariat dengan perhitungan rumus distribusi frekuensi Hasil: Hasil penelitian mayoritas penderitaAnalisis data dilakukan menggunakan metode analisis univariat dengan perhitungan rumus distribusi frekuensi Hasil: Hasil penelitian mayoritas penderita
UMSBUMSB Diskusi dan Kesimpulan: Metode pendidikan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pencapaian tujuan pendidikan. Dalam literature review ini terdapatDiskusi dan Kesimpulan: Metode pendidikan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pencapaian tujuan pendidikan. Dalam literature review ini terdapat
UKIMUKIM terdapat hubungan antara obesitas sentral, dan riwayat keluarga dengan kejadian peningkatan kadar asam urat dan tidak terdapat hubungan antara asupan makananterdapat hubungan antara obesitas sentral, dan riwayat keluarga dengan kejadian peningkatan kadar asam urat dan tidak terdapat hubungan antara asupan makanan
Useful /
AIPTLMI IASMLTAIPTLMI IASMLT Analisis menyeluruh ini berkontribusi pada pengetahuan kesehatan internasional, khususnya dalam evaluasi diagnosis di wilayah endemik. Temuan menekankanAnalisis menyeluruh ini berkontribusi pada pengetahuan kesehatan internasional, khususnya dalam evaluasi diagnosis di wilayah endemik. Temuan menekankan
AIPTLMI IASMLTAIPTLMI IASMLT Waktu inkubasi optimal untuk pembentukan biofilm terlebih dahulu ditentukan, kemudian diikuti dengan perlakuan ekstrak daun pala. Hasil: MRSA membentukWaktu inkubasi optimal untuk pembentukan biofilm terlebih dahulu ditentukan, kemudian diikuti dengan perlakuan ekstrak daun pala. Hasil: MRSA membentuk
POLSRIPOLSRI Pada balok induknya digunakan ukuran 35 x 70 cm, 30 x 60 cm, 30 x 55 cm dan 25 x 45 cm, serata balok anak menggunakan ukuran 20 x 40 cm, 30 x 55 cm, danPada balok induknya digunakan ukuran 35 x 70 cm, 30 x 60 cm, 30 x 55 cm dan 25 x 45 cm, serata balok anak menggunakan ukuran 20 x 40 cm, 30 x 55 cm, dan
UKIMUKIM Tiahahu, dimana diperoleh nilai p value = 0,742 > nilai α = 0,05. Terdapat hubungan Kepadatan Hunian dengan penularan TB Paru di Puskesmas Ch. Tiahahu,Tiahahu, dimana diperoleh nilai p value = 0,742 > nilai α = 0,05. Terdapat hubungan Kepadatan Hunian dengan penularan TB Paru di Puskesmas Ch. Tiahahu,