MCMC
Mauriduna : Journal of Islamic StudiesMauriduna : Journal of Islamic StudiesQawm merupakan salah satu term yang digunakan al-Quran untuk menunjuk kelompok manusia. Dengan menggunakan jenis studi kualitatif yang berfokus pada deskripsi analitis dengan dasar studi pustaka, penelitian ini mengeksplorasi pemaknaan kata qawm dalam al-Quran dengan pendekatan semantik Toshihiko Izutsu yang bertujuan untuk menguak makna qawm sebenarnya dalam al-Quran. Langkah yang ditempuh dalam analisis semantik Izutsu ini dimulai dengan menentukan kata fokus, menemukan makna dasar dan makna relasional, mengungkapkan kesejarahan makna, dan terakhir mendeskripsikan konsep weltanschauung qawm dalam al-Quran. Penelitian ini menemukan hasil bahwa di dalam al-Quran, qawm tidak hanya berarti kelompok berdasarkan suku atau budaya, tetapi lebih pada komunitas yang dinilai dari sikap mereka terhadap ajaran Tuhan. Istilah qawm mencakup laki-laki dan perempuan yang hidup bersama dalam satu kelompok. Al-Quran membagi qawm menjadi dua kategori: yang positif, yaitu orang-orang beriman dan taat kepada Allah; dan yang negatif, yaitu mereka yang menolak ajaran Allah dan akhirnya binasa. Pandangan ini menunjukkan bahwa al-Quran menilai manusia bukan dari asal-usulnya, tetapi dari iman dan akhlaknya. Karena itu, konsep qawm menggambarkan pandangan al-Quran yang menekankan pentingnya nilai spiritual dan moral dalam membentuk jati diri manusia, baik secara pribadi maupun kelompok.
Penelitian ini menemukan bahwa pendekatan semantik Toshihiko Izutsu mengungkap bahwa istilah qawm dalam Al-Quran memiliki makna dasar sebagai kelompok manusia yang dinilai berdasarkan sikap mereka terhadap ajaran Tuhan, bukan asal-usul etnis atau budaya.Konsep qawm dalam Al-Quran terbagi menjadi dua kategori.kelompok yang beriman (positif) dan kelompok yang kafir (negatif).Nilai-nilai spiritual dan moral menjadi dasar penilaian komunitas dalam pandangan Al-Quran.Hal ini menunjukkan bahwa identitas sosial dalam konteks Al-Quran lebih mengutamakan keberiman dan kepatuhan kepada Allah dibanding latar belakang keturunan atau budaya.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji analisis semantik istilah qawm dalam korelasi dengan konsep ummah atau qabila dalam perbandingan klasik dan kontemporer. Studi lebih lanjut juga penting untuk menggali evolusi makna qawm dalam teks sastra Arab pra-Islam hingga konteks modern Indonesia. Selain itu, penelitian dengan pendekatan interdisipliner antara semantik dan etika sosial Islam dapat memperkaya pemahaman tentang konstruksi identitas masyarakat dalam konteks globalisasi.
| File size | 551.29 KB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
FTKJOURNAL UINMATARAMFTKJOURNAL UINMATARAM Selain itu, interaksi audiens di kolom komentar mencerminkan keterlibatan emosional dan solidaritas kolektif umat Islam terhadap isu Palestina. DenganSelain itu, interaksi audiens di kolom komentar mencerminkan keterlibatan emosional dan solidaritas kolektif umat Islam terhadap isu Palestina. Dengan
TSBTSB Temuan ini menunjukkan bahwa Parno Maloa Ijab Qobul memainkan peran penting dalam mempertahankan identitas budaya masyarakat Kerinci melalui bahasa yangTemuan ini menunjukkan bahwa Parno Maloa Ijab Qobul memainkan peran penting dalam mempertahankan identitas budaya masyarakat Kerinci melalui bahasa yang
UMNUMN Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur, dipilih untuk mengevaluasi, mengidentifikasi, dan mensintesis penelitianJenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur, dipilih untuk mengevaluasi, mengidentifikasi, dan mensintesis penelitian
POLITAPPOLITAP Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang perkembangan multikulturalisme dari masa klasik hingga masa modern. Hasil penelitian menjelaskan bahwaPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang perkembangan multikulturalisme dari masa klasik hingga masa modern. Hasil penelitian menjelaskan bahwa
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Faktor-faktor seperti pengecualian politik, disparitas ekonomi, dan keluhan historis diidentifikasi sebagai penggerak utama kekerasan. Makalah ini berpendapatFaktor-faktor seperti pengecualian politik, disparitas ekonomi, dan keluhan historis diidentifikasi sebagai penggerak utama kekerasan. Makalah ini berpendapat
UNANDUNAND Data dikumpulkan menggunakan metode observasi dan konversasi. Analisis dilakukan menggunakan analisis kontekstual, metode distribusional, dan metode identitasData dikumpulkan menggunakan metode observasi dan konversasi. Analisis dilakukan menggunakan analisis kontekstual, metode distribusional, dan metode identitas
IDEBAHASAIDEBAHASA Dengan menggunakan pendekatan analisis audiens dalam metode kualitatif deskriptif, terdapat beberapa faktor yang membentuk formula dalam kisah tindakanDengan menggunakan pendekatan analisis audiens dalam metode kualitatif deskriptif, terdapat beberapa faktor yang membentuk formula dalam kisah tindakan
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Perubahan wujud musik patrol dari fungsi awal sebagai musik yang dimainkan menjelang waktu sahur bulan Ramadhan menjadi pertunjukan telah membuktikan bahwaPerubahan wujud musik patrol dari fungsi awal sebagai musik yang dimainkan menjelang waktu sahur bulan Ramadhan menjadi pertunjukan telah membuktikan bahwa
Useful /
ITBWIGA LUMAJANGITBWIGA LUMAJANG ERM juga memungkinkan evaluasi risiko kebangkrutan secara lebih menyeluruh dengan menggabungkan indikator keuangan tradisional dengan analisis kualitatifERM juga memungkinkan evaluasi risiko kebangkrutan secara lebih menyeluruh dengan menggabungkan indikator keuangan tradisional dengan analisis kualitatif
ITBWIGA LUMAJANGITBWIGA LUMAJANG Dengan demikian, artikel ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan antara risiko, investasi, dan nilai perusahaan, serta pentingnyaDengan demikian, artikel ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan antara risiko, investasi, dan nilai perusahaan, serta pentingnya
ASIAASIA Evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi sebesar 64% di antara peserta, menunjukkan bahwa program pelatihan efektif dan bermanfaat untuk meningkatkanEvaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi sebesar 64% di antara peserta, menunjukkan bahwa program pelatihan efektif dan bermanfaat untuk meningkatkan
ASIAASIA Program ini dilaksanakan melalui kombinasi pelatihan, lokakarya, bimbingan teknis, simulasi, dan latihan praktik. Hasilnya meningkatkan kemampuan perangkatProgram ini dilaksanakan melalui kombinasi pelatihan, lokakarya, bimbingan teknis, simulasi, dan latihan praktik. Hasilnya meningkatkan kemampuan perangkat