MCMC
Mauriduna : Journal of Islamic StudiesMauriduna : Journal of Islamic StudiesPerkembangan teknologi dan modernisasi membawa dampak besar pada sistem pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Di tengah arus modernitas, nilai-nilai teologis yang bersumber dari al-Quran dan Hadis sering kali terpinggirkan, padahal keduanya memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter dan integritas peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi integrasi nilai teologi Islam dalam pendidikan modern serta mengidentifikasi pendekatan yang relevan berdasarkan perspektif al-Quran dan Hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai teologis seperti tauhid, akhlak, dan tanggung jawab sosial memiliki daya tahan spiritual yang kuat dalam menghadapi krisis moral dan dekadensi nilai akibat modernisasi. Integrasi nilai-nilai ini dalam kurikulum dan praktik pendidikan Islam tidak hanya memperkuat fondasi iman, tetapi juga membentuk manusia modern yang religius, kritis, dan adaptif. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penegasan perlunya sintesis antara ajaran teologis dan tuntutan modernitas secara harmonis dalam pendidikan Islam kontemporer. Implikasinya, pembuat kebijakan pendidikan dan praktisi harus mendesain ulang pendekatan pedagogis yang responsif terhadap zaman, tanpa kehilangan akar teologisnya.
Nilai-nilai teologis seperti tauhid, etika, dan tanggung jawab spiritual merupakan fondasi utama pendidikan Islam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam modern cenderung mengutamakan aspek kognitif dan orientasi pasar kerja, sehingga mengabaikan dimensi spiritual dan moral.Hal ini menghasilkan generasi yang mahir secara teknis tetapi rentan secara eksistensial.Al-Quran dan Hadis menegaskan bahwa pendidikan harus dimulai dengan pembentukan tauhid dan etika, seperti yang tercantum dalam Surah Luqman ayat 13-19 dan hadis Nabi tentang penyempurnaan akhlak.Nilai-nilai teologis berfungsi sebagai filter penting terhadap dampak negatif modernisasi, seperti krisis identitas dan relativisme moral.Integrasi teologi dalam kurikulum pendidikan Islam perlu dilakukan secara holistik dan berbasis epistemologi, bukan sekadar tambahan subjek agama.Model pendidikan transformatif berbasis wahyu—yang menempatkan tauhid sebagai inti, mengintegrasikan pengetahuan dan etika, serta adaptif terhadap tantangan kontemporer—dianjurkan sebagai solusi terhadap tantangan modernitas.Urgensi nilai-nilai teologis dalam pendidikan Islam bukan hanya untuk melestarikan warisan spiritual, tetapi juga sebagai strategi untuk membentuk insan kamil yang mampu menjalani kehidupan modern tanpa kehilangan akar transenden.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi digital terhadap pengembangan nilai-nilai spiritual dalam pendidikan Islam, khususnya melalui pendekatan tadabbur (refleksi mendalam) dalam konteks pembelajaran online. Selain itu, penting untuk mengkaji keterkaitan antara pendidikan teologi dan ilmu pengetahuan modern melalui studi kasus di lembaga pendidikan Islam yang telah berhasil mengintegrasikan kedua aspek tersebut. Terakhir, penelitian bisa fokus pada evaluasi efektivitas model pendidikan Islam transformatif berbasis wahyu dalam berbagai konteks budaya, termasuk mengukur dampaknya terhadap pembentukan karakter peserta didik. Ketiga saran ini menawarkan arah studi baru yang menggabungkan teologi, teknologi, dan konteks sosial, sekaligus memperluas pemahaman tentang integrasi nilai-nilai spiritual dalam pendidikan modern.
| File size | 323.2 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPOUMPO Makalah ini mencoba menjelaskan jenis-jenis psikoterapi menurut kajian Islam dan bagaimana Islam berperan dalam psikoterapi duniawi dan psikopatologi ukhrowi.Makalah ini mencoba menjelaskan jenis-jenis psikoterapi menurut kajian Islam dan bagaimana Islam berperan dalam psikoterapi duniawi dan psikopatologi ukhrowi.
PBSI UPRPBSI UPR Penerapan model analisis seperti Kuesioner Analisis Jabatan (PAQ), Analisis Jabatan Fungsional (FJA), dan Model Karakteristik Jabatan memastikan bahwaPenerapan model analisis seperti Kuesioner Analisis Jabatan (PAQ), Analisis Jabatan Fungsional (FJA), dan Model Karakteristik Jabatan memastikan bahwa
OJSOJS Dalam pendidikan agama Islam (PAI), guru harus berubah untuk menjadikan proses pembelajaran lebih menarik, efektif, dan relevan bagi generasi digital sambilDalam pendidikan agama Islam (PAI), guru harus berubah untuk menjadikan proses pembelajaran lebih menarik, efektif, dan relevan bagi generasi digital sambil
INSANINSAN Sekolah yang seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk berinteraksi dan belajar tidak luput dari tindakan tersebut. Berbagai upaya telah dilakukan,Sekolah yang seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk berinteraksi dan belajar tidak luput dari tindakan tersebut. Berbagai upaya telah dilakukan,
IAIQHIAIQH Berlandaskan konsep Insan Kamil sebagai manusia ideal yang memantulkan atribut Ilahi, penelitian ini menekankan bahwa integrasi nilai-nilai tasawuf ibnuBerlandaskan konsep Insan Kamil sebagai manusia ideal yang memantulkan atribut Ilahi, penelitian ini menekankan bahwa integrasi nilai-nilai tasawuf ibnu
STAINUPASTAINUPA Salah satu model kepemimpinan yang dapat diimplementasikan yaitu kepemimpinan profetik yang bersumber pada nilai-nilai spiritual dan moral. PenelitianSalah satu model kepemimpinan yang dapat diimplementasikan yaitu kepemimpinan profetik yang bersumber pada nilai-nilai spiritual dan moral. Penelitian
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Upaya integratif ini mencerminkan pendidikan yang inklusif, merata, dan mendorong kreativitas serta kemandirian siswa untuk menghadapi tantangan global.Upaya integratif ini mencerminkan pendidikan yang inklusif, merata, dan mendorong kreativitas serta kemandirian siswa untuk menghadapi tantangan global.
IAINGAWIIAINGAWI Dalam pandangan konseling Islam, pengemis dikategorikan sebagai hamba yang kufur nikmat—tidak memanfaatkan fitrah dan potensi yang diberikan Allah untukDalam pandangan konseling Islam, pengemis dikategorikan sebagai hamba yang kufur nikmat—tidak memanfaatkan fitrah dan potensi yang diberikan Allah untuk
Useful /
MAYADANIMAYADANI Artikel ini ditulis dengan pendekatan kualitatif dan model deskriptif eksplanatif. Hasilnya, masyarakat menerima pemahaman baru tentang pemanfaatan limbahArtikel ini ditulis dengan pendekatan kualitatif dan model deskriptif eksplanatif. Hasilnya, masyarakat menerima pemahaman baru tentang pemanfaatan limbah
UIN MATARAMUIN MATARAM Ketiga makna tersebut mengandung filosofi bahwa alam tidak akan berjalan tanpa hubungan antara manusia dan alam, hubungan antara manusia dengan manusiaKetiga makna tersebut mengandung filosofi bahwa alam tidak akan berjalan tanpa hubungan antara manusia dan alam, hubungan antara manusia dengan manusia
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Implementasi dari pemanfaatan limbah organik skala rumah tangga cukup berhasil untuk memberi kesadaran masyarakat Desa Pulau Semambu terkait pemanfaatanImplementasi dari pemanfaatan limbah organik skala rumah tangga cukup berhasil untuk memberi kesadaran masyarakat Desa Pulau Semambu terkait pemanfaatan
MAYADANIMAYADANI Kegiatan ini meliputi pre-test, penyampaian materi, dan praktik mencuci tangan untuk memastikan pemahaman siswa. Hasilnya menunjukkan respons positif danKegiatan ini meliputi pre-test, penyampaian materi, dan praktik mencuci tangan untuk memastikan pemahaman siswa. Hasilnya menunjukkan respons positif dan