STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM
Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan TafsirAl Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan TafsirKomentar mawdui merupakan metode penafsiran Al‑Quran yang menganalisis satu surah tertentu atau mengumpulkan ayat‑ayat dengan tema serupa ke bawah satu topik. Penelitian ini menggunakan pendekatan mawdui untuk memeriksa makna hanif dalam Al‑Quran, dengan fokus pada ayat‑ayat yang secara eksplisit mengandung kata tersebut tanpa memasukkan turunannya. Tujuannya adalah untuk menentukan kriteria agama hanif yang diamalkan oleh Nabi Ibrahim dengan membandingkan penafsiran ayat‑ayat periode Makiyah dan Madaniyah. Selain itu, penelitian ini mengeksplorasi perspektif para cendekiawan untuk mengkontekstualisasikan konsep hanif dalam teologi Islam. Dengan menggunakan pendekatan mawdui kuantitatif, penelitian ini mengintegrasikan analisis linguistik, teologis, dan sejarah. Keunikannya terletak pada perbandingan kontekstual terhadap wahyu Al‑Quran, memberikan interpretasi dinamis mengenai hanif. Hasil menunjukkan lima karakteristik kunci agama hanif: kecenderungan terhadap tauhid, ketulusan dalam ibadah, kepercayaan pada semua utusan Allah, orientasi terhadap Kabah dan Haji, serta komitmen kuat dalam mengakui kebangkitan Allah. Penelitian ini menyoroti legitimasi Al‑Qurani Islam sebagai kelanjutan millah Ibrahim, membedakannya dari klaim Yahudi dan Nasrani. Dengan menyediakan analisis tematik terstruktur, penelitian ini meningkatkan pemahaman tentang hanif dan relevansinya dalam pemikiran Islam kontemporer. Ia menekankan hanif sebagai prinsip dasar tauhid, memandu muslim dalam iman dan devosi kepada Allah.
Penelitian ini memaparkan konsep hanif melalui tafsir mawdui, menilai makna dan kriteria agama hanif Allah yang dianut Nabi Ibrahim sebagai dasar Islam.Analisis menunjukkan bahwa hanif menonjolkan tauhid, keikhlasan dalam ibadah, penolakan terhadap kesyirikan, serta pelaksanaan ibadah seperti menghadap Kabah dan berhaji.Konsep hanif diangkat sebagai prinsip dasar tauhid yang relevan bagi pemikiran Islam kontemporer dan memperkuat identitas keislaman yang autentik.
Penelitian peningkatan memerlukan studi penerapan konsep hanif dalam praktik keagamaan menyeluruh, khususnya di komunitas multireligius, untuk menilai dampaknya pada toleransi. Perbandingan hasil tafsir mawdui dengan metode bil matsur dan bil raiyi pada ayat ayat hanif akan memperkaya perspektif interpretatif. Studi evolusi makna hanif melalui analisis ayat yang tidak mengandung turunan kata dapat menjejak perubahan konteks. Penggunaan media sosial sebagai platform diskusi tentang hanif dapat memberikan gambaran respon publik terhadap nilai tauhid. Analisis kualitatif terhadap materi pendidikan Islam sekolah menengah yang menegaskan hanif akan menilai efektivitas pengajaran ketuhanan. Pencarian temuan tentang hubungan hanif dengan pluralisme agama akan memperkuat strategi kebijakan toleransi dalam masyarakat. Pengembangan metode analisis tematik komparatif antara Al‑Quran dan tafsir kontemporer dapat membuka wawasan teologis baru. Kuesioner empiris tentang persepsi masyarakat terhadap definisi hanif dapat mengukur tingkat kesadaran ritme religius. Pengaruh puisah hanif di forum kebijakan publik dapat dianalisis untuk menilai persepsi identitas Islam. Evaluasi interaksi sosial berbasis nilai hanif pada kegiatan amal dapat menunjukkan kontribusi toleransi dalam masyarakat.
| File size | 576.51 KB |
| Pages | 15 |
| Short Link | https://juris.id/p-1On |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
IKHACIKHAC Penelitian kuantitatif penjelasan diterapkan dengan survei terhadap 130 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Malang, yang aktif diPenelitian kuantitatif penjelasan diterapkan dengan survei terhadap 130 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Malang, yang aktif di
UIADUIAD Hasil dari ketiga rumusan tersebut menunjukkan bahwa Pola Pendidikan pada masa ini adalah menggunakan sistem desentrasi. Beberapa tokoh ulama-ulama termasyhurHasil dari ketiga rumusan tersebut menunjukkan bahwa Pola Pendidikan pada masa ini adalah menggunakan sistem desentrasi. Beberapa tokoh ulama-ulama termasyhur
MKRIMKRI Untuk mencegah hal tersebut, diperlukan reformasi regulasi yang mencakup penguatan kaderisasi, pembatasan batas atas koalisi partai, dan fasilitasi pencalonanUntuk mencegah hal tersebut, diperlukan reformasi regulasi yang mencakup penguatan kaderisasi, pembatasan batas atas koalisi partai, dan fasilitasi pencalonan
STITMUBOSTITMUBO Pertama, adalah keteladanan guru. Kedua, adalah pembiasaan yang harus dilakukan secara continue. Sedangkan dalam menguatkan kedua tahapan tersebut, adaPertama, adalah keteladanan guru. Kedua, adalah pembiasaan yang harus dilakukan secara continue. Sedangkan dalam menguatkan kedua tahapan tersebut, ada
STAIBSLLGSTAIBSLLG Pendidik dan orang tua harus menjadi model yang baik, memberikan penguatan positif, dan menciptakan habitus yang mendukung nilai-nilai Islam. Teori iniPendidik dan orang tua harus menjadi model yang baik, memberikan penguatan positif, dan menciptakan habitus yang mendukung nilai-nilai Islam. Teori ini
POLTEKLPPPOLTEKLPP Parameter yang diamati adalah kandungan N, P, K, dan Mg tanah. Hasil menunjukkan tidak ada interaksi antara topografi lereng dan tahun pangkas, namun terdapatParameter yang diamati adalah kandungan N, P, K, dan Mg tanah. Hasil menunjukkan tidak ada interaksi antara topografi lereng dan tahun pangkas, namun terdapat
STAI ALHIDAYAHSTAI ALHIDAYAH Penggunaan media ini memberikan dampak positif karena anak lebih antusias dan dapat menyentuh langsung media selama kegiatan belajar.media tiga dimensiPenggunaan media ini memberikan dampak positif karena anak lebih antusias dan dapat menyentuh langsung media selama kegiatan belajar.media tiga dimensi
UACUAC Dengan dukungan bukti dari sepuluh studi internasional, kerangka ini terbukti sangat bermanfaat dan dapat diadopsi untuk mengembangkan pola pikir sertaDengan dukungan bukti dari sepuluh studi internasional, kerangka ini terbukti sangat bermanfaat dan dapat diadopsi untuk mengembangkan pola pikir serta
Useful /
ISBIISBI Metode menggunakan pendekatan kajian budaya dan media, utamanya kajian kritis ekonomi politik, serta bersifat deskriptif. Karya-karya Djokopekik dapatMetode menggunakan pendekatan kajian budaya dan media, utamanya kajian kritis ekonomi politik, serta bersifat deskriptif. Karya-karya Djokopekik dapat
DDIPOLMANDDIPOLMAN Data yang diperoleh melalui alat pengumpul data yang digunakan adalah metode wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, penulisData yang diperoleh melalui alat pengumpul data yang digunakan adalah metode wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, penulis
UIADUIAD Ketika manusia berada dalam kebimbangan ilmiah akibat kehilangan bimbingan, sekelompok manusia Yunani berusaha mencari kebenaran dengan menggunakan nalarKetika manusia berada dalam kebimbangan ilmiah akibat kehilangan bimbingan, sekelompok manusia Yunani berusaha mencari kebenaran dengan menggunakan nalar
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan memanfaatkan teknik tinjauan pustaka, dengan analisis terfokus pada Tafsir Al-Munir Bugis. SelainPenelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan memanfaatkan teknik tinjauan pustaka, dengan analisis terfokus pada Tafsir Al-Munir Bugis. Selain