UBAYAUBAYA
ANIMA Indonesian Psychological JournalANIMA Indonesian Psychological JournalGenerasi Z yang mendominasi dunia kerja saat ini memiliki ekspektasi tinggi terhadap work-life balance, material rewards, dan physical work environment (PWE) yang mendukung. Studi ini mengeksplorasi pengaruh transformational leadership (TL), caring ethical climate (CEC), dan physical work environment (PWE) terhadap turnover intention (TI) pada 317 pekerja Generasi Z di berbagai sektor di Indonesia. Hasil studi ini menunjukkan bahwa transformational leadership (TL) secara langsung menurunkan turnover intention (TI; β = - 0,70; p < 0,05), namun efek mediasi melalui caring ethical climate (CEC) tidak signifikan; hanya tampak pada tingkat physical work environment (PWE) rendah. Temuan juga menunjukkan bahwa physical work environment (PWE) menunjukkan peran moderasi yang signifikan (β = - 0,63; p < 0,05), memperkuat pengaruh positif caring ethical climate (CEC) dalam mengurangi turnover intention (TI). Dengan kata lain, physical work environment (PWE) yang baik tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga mendukung terciptanya budaya etis yang lebih efektif dalam menurunkan turnover intention (TI). Hal ini menekankan bahwa faktor fisik di tempat kerja memiliki dampak besar, baik secara langsung maupun tidak langsung, terhadap retensi pekerja. Studi ini menyoroti pentingnya transformational leadership (TL) dan pengelolaan physical work environment (PWE) untuk meningkatkan loyalitas pekerja Generasi Z, dengan hasil studi yang menyediakan strategi retensi berbasis pendekatan holistik.
Hasil studi ini menunjukkan bahwa transformational leadership (TL) memiliki pengaruh langsung signifikan dan negatif terhadap turnover intention (TI).Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi persepsi pekerja terhadap gaya transformational leadership (TL) yang dimiliki pemimpin, semakin rendah turnover intention (TI).Temuan ini didukung oleh literatur yang menyatakan bahwa pemimpin transformational mampu menginspirasi melalui visi yang jelas dan memberikan tujuan kerja yang lebih bermakna bagi pekerja.Dalam kerangka Social Exchange Theory (SET), perilaku transformational leadership (TL) dipahami sebagai bentuk pertukaran sosial yang saling menguntungkan.Pemimpin memberikan dukungan, inspirasi, dan perhatian personal kepada pekerja, yang kemudian dibalas dengan loyalitas dan komitmen afektif termasuk pengurangan turnover intention (TI).Dalam konteks ini, transformational leadership (TL) yang diukur menggunakan Global Transformational Leadership Scale (GTL) mencerminkan gaya kepemimpinan yang membangun visi masa depan organisasi secara jelas, mendorong pemberdayaan staf, menunjukkan dukungan emosional, dan menumbuhkan pemikiran inovatif.Gaya kepemimpinan seperti ini sangat cocok dengan karakteristik pekerja Generasi Z yang menghargai hubungan kerja yang suportif dan transparan, menginginkan keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan, serta membutuhkan ruang untuk berkembang secara profesional.Ketika pemimpin menyampaikan visi yang bermakna dan menyatukan nilai organisasi secara berulang dan komunikatif, hal ini membantu Generasi Z merasa memiliki arah dan tujuan kerja yang jelas.Dukungan dalam bentuk pemberdayaan dan kepemimpinan suportif pun memperkuat rasa dihargai dan keterlibatan mereka.Dalam bingkai Social Exchange Theory (SET), perhatian dan dukungan ini dipersepsikan sebagai bentuk keadilan sosial yang mendorong pekerja membalasnya melalui komitmen afektif, yang pada akhirnya menurunkan turnover intention (TI).
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memasukkan variabel kontekstual tambahan, seperti budaya organisasi, tekanan kerja, atau kondisi pasar tenaga kerja. Variabel-variabel ini dapat membantu menjelaskan secara lebih komprehensif mengapa caring ethical climate (CEC) tidak selalu mampu menjembatani pengaruh transformational leadership (TL) terhadap turnover intention (TI), terutama dalam konteks organisasi yang kompleks dan dinamis. Selain itu, perlu memperluas pengukuran physical work environment (PWE) dengan menyertakan elemen spesifik seperti pencahayaan, ventilasi, ergonomi, akses teknologi, dan privasi ruang kerja. Hal ini penting untuk mengidentifikasi aspek lingkungan fisik mana yang paling berdampak terhadap loyalitas dan kenyamanan kerja, serta bagaimana aspek-aspek tersebut berinteraksi dengan variabel sosial seperti caring ethical climate (CEC) dan transformational leadership (TL). Studi selanjutnya juga sebaiknya memasukkan data mengenai level jabatan partisipan studi. Persepsi terhadap transformational leadership (TL), caring ethical climate (CEC), physical work environment (PWE), dan turnover intention (TI) sangat mungkin berbeda antar level jabatan karena perbedaan akses terhadap fasilitas, intensitas interaksi dengan atasan, dan ekspektasi kerja. Mengontrol faktor ini akan memungkinkan analisis yang lebih presisi dan memperkuat generalisasi temuan pada konteks organisasi dengan struktur jabatan beragam. Para penulis juga menyarankan penggunaan pendekatan longitudinal untuk mengeksplorasi dinamika hubungan antar variabel dalam jangka waktu tertentu, yang dapat memberikan bukti lebih kuat mengenai hubungan kausal. Selain itu, studi selanjutnya sebaiknya mencakup sampel dari berbagai sektor industri atau menerapkan spesifikasi pada industri tertentu. Hal ini penting karena persepsi terhadap transformational leadership (TL), caring ethical climate (CEC), physical work environment (PWE), dan turnover intention (TI) dapat bervariasi antara sektor kreatif, manufaktur, layanan, atau teknologi. Dengan demikian, studi selanjutnya dapat lebih akurat dalam menggambarkan dinamika turnover intention (TI) dalam konteks industri yang berbeda.
- Social Behavior as Exchange | American Journal of Sociology: Vol 63, No 6. social behavior exchange american... doi.org/10.1086/222355Social Behavior as Exchange American Journal of Sociology Vol 63 No 6 social behavior exchange american doi 10 1086 222355
- The validation of the turnover intention scale | Bothma | SA Journal of Human Resource Management. validation... sajhrm.co.za/index.php/sajhrm/article/view/507The validation of the turnover intention scale Bothma SA Journal of Human Resource Management validation sajhrm co za index php sajhrm article view 507
- Die koste van vrywillige, beheerbare arbeidomset | Roodt | SA Journal of Industrial Psychology. die koste... sajip.co.za/index.php/sajip/article/view/619Die koste van vrywillige beheerbare arbeidomset Roodt SA Journal of Industrial Psychology die koste sajip co za index php sajip article view 619
| File size | 1 MB |
| Pages | 34 |
| DMCA | Report |
Related /
OJSAPAJIOJSAPAJI Penelitian ini juga berkontribusi pada literatur tentang penggunaan AI dalam strategi retensi, menunjukkan bahwa AI tidak hanya membantu mengelola biayaPenelitian ini juga berkontribusi pada literatur tentang penggunaan AI dalam strategi retensi, menunjukkan bahwa AI tidak hanya membantu mengelola biaya
APTISIAPTISI The results indicate that lead actors, film genres, movie ratings, and online reviews significantly enhanced customer engagement. Customer engagement positivelyThe results indicate that lead actors, film genres, movie ratings, and online reviews significantly enhanced customer engagement. Customer engagement positively
UnlaUnla Hasil menunjukkan bahwa keterikatan kerja memengaruhi komitmen organisasi serta berfungsi sebagai variabel mediasi antara kepemimpinan transformasionalHasil menunjukkan bahwa keterikatan kerja memengaruhi komitmen organisasi serta berfungsi sebagai variabel mediasi antara kepemimpinan transformasional
IRPIIRPI Dengan menyaring 191 fitur menjadi 140 fitur relevan, Boruta berhasil menyederhanakan data tanpa kehilangan informasi penting, sekaligus meningkatkan akurasiDengan menyaring 191 fitur menjadi 140 fitur relevan, Boruta berhasil menyederhanakan data tanpa kehilangan informasi penting, sekaligus meningkatkan akurasi
UnijoyoUnijoyo Additionally, this study focuses on presenting strategies in the form of solutions that can be applied to address these issues within the context of humanAdditionally, this study focuses on presenting strategies in the form of solutions that can be applied to address these issues within the context of human
DINASTIPUBDINASTIPUB Data penelitian berupa data yang dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan data pendukung dari PT XYZ selama tiga tahun berturut‑turut (2016–2018).Data penelitian berupa data yang dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan data pendukung dari PT XYZ selama tiga tahun berturut‑turut (2016–2018).
UGMUGM Untuk memvalidasi kuesioner, dilakukan pengambilan sampel terhadap 781 pekerja dari negara bagian Querétaro dan Guanajuato di Meksiko. Metode yang digunakanUntuk memvalidasi kuesioner, dilakukan pengambilan sampel terhadap 781 pekerja dari negara bagian Querétaro dan Guanajuato di Meksiko. Metode yang digunakan
UGMUGM Penelitian berfokus pada efek nilai program yang ditawarkan oleh beberapa superstore dan toko departemen terkemuka di Malaysia terhadap loyalitas anggotaPenelitian berfokus pada efek nilai program yang ditawarkan oleh beberapa superstore dan toko departemen terkemuka di Malaysia terhadap loyalitas anggota
Useful /
UNILAUNILA Metode wawancara dengan teknik snowball sampling dan studi literatur dilaksanakan pada bulan April 2017. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaanMetode wawancara dengan teknik snowball sampling dan studi literatur dilaksanakan pada bulan April 2017. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan
UNILAUNILA Analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) digunakan untuk menentukan pengembangan yang tepat di hutan rakyat Desa Bandar Dalam.Analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) digunakan untuk menentukan pengembangan yang tepat di hutan rakyat Desa Bandar Dalam.
UGMUGM Penelitian ini mengkaji perilaku variabilitas harga saham selama periode perdagangan dan non‑perdagangan, serta volatilitas pengembalian harian. PenelitianPenelitian ini mengkaji perilaku variabilitas harga saham selama periode perdagangan dan non‑perdagangan, serta volatilitas pengembalian harian. Penelitian
UGMUGM Penelitian ini menunjukkan bahwa keadilan distribusi memengaruhi kinerja tugas secara positif, sedangkan keadilan prosedural memengaruhi kinerja kontekstualPenelitian ini menunjukkan bahwa keadilan distribusi memengaruhi kinerja tugas secara positif, sedangkan keadilan prosedural memengaruhi kinerja kontekstual