POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG
JURNAL INFO KESEHATANJURNAL INFO KESEHATANPenyakit ginjal kronis adalah hilangnya fungsi ginjal secara progresif selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Peningkatan signifikan dalam kasus baru penyakit ginjal kronis sejalan dengan peningkatan jumlah pasien yang menjalani hemodialisis sebagai terapi pengganti ginjal sebagai upaya untuk bertahan hidup. Penyakit kardiovaskular komorbid adalah faktor risiko utama morbiditas dan mortalitas dengan penyakit ginjal kronis. Studi ini bertujuan untuk menentukan tingkat kelangsungan hidup pasien hemodialisis dalam kelompok dengan penyakit kardiovaskular komorbid dan kelompok tanpa penyakit kardiovaskular komorbid. Studi ini menggunakan desain kohort retrospektif. Lokasi penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, DKI Jakarta, dan menggunakan data sekunder dari sistem informasi rumah sakit dari tahun 2015 hingga 2019. Variabel yang berhubungan signifikan dengan kelangsungan hidup pasien yang menjalani hemodialisis dengan penyakit kardiovaskular komorbid adalah usia, komplikasi anemia, diabetes mellitus, dan hipertensi. Pada kesimpulan, pasien yang menjalani hemodialisis dengan penyakit kardiovaskular komorbid memiliki risiko kematian 0,76 kali dibandingkan pasien yang menjalani hemodialisis dengan penyakit non-kardiovaskular komorbid. Validitas internal studi ini tidak baik karena bias seleksi dan informasi bias klasifikasi diferensial. Oleh karena itu, hasil studi ini tidak dapat digeneralisasikan.
Pasien yang menjalani hemodialisis dengan penyakit kardiovaskular komorbid memiliki risiko kematian 0,76 kali dibandingkan pasien yang menjalani hemodialisis dengan penyakit non-kardiovaskular komorbid.Validitas internal studi ini tidak baik karena bias seleksi dan informasi bias klasifikasi diferensial.Oleh karena itu, hasil studi ini tidak dapat digeneralisasikan.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kelangsungan hidup pasien hemodialisis. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi pola perubahan komorbiditas dari waktu ke waktu dan pengaruhnya terhadap kelangsungan hidup pasien. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai bagaimana komorbiditas berkembang dan berkontribusi terhadap hasil klinis pasien hemodialisis. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman dan persepsi pasien hemodialisis mengenai penyakit kardiovaskular komorbid dan dampaknya terhadap kualitas hidup mereka. Dengan memahami perspektif pasien, kita dapat mengembangkan intervensi yang lebih tepat sasaran dan berpusat pada pasien untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Ketiga, penelitian mixed-methods yang menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi multidisiplin yang bertujuan untuk meningkatkan manajemen komorbiditas dan meningkatkan kelangsungan hidup pasien hemodialisis. Intervensi ini dapat mencakup edukasi pasien, dukungan psikososial, dan koordinasi perawatan yang lebih baik antara berbagai spesialisasi medis. Dengan menggabungkan berbagai pendekatan penelitian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai kompleksitas penyakit ginjal kronis dan mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan hasil klinis pasien hemodialisis.
- Risk of Cardiovascular Disease and Mortality in Young Adults With End-stage Renal Disease: An Analysis... cardiology.jamanetwork.com/article.aspx?doi=10.1001/jamacardio.2019.0375Risk of Cardiovascular Disease and Mortality in Young Adults With End stage Renal Disease An Analysis cardiology jamanetwork article aspx doi 10 1001 jamacardio 2019 0375
- Predictors of mortality in hemodialysis patients. predictors mortality hemodialysis patients doi.org/10.11604/pamj.2019.33.61.18083Predictors of mortality in hemodialysis patients predictors mortality hemodialysis patients doi 10 11604 pamj 2019 33 61 18083
| File size | 827.53 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UHTUHT Komplikasi seperti hipotensi, hipertensi, DDS, kram otot, mual-muntah, dan gatal dapat berdampak signifikan pada kenyamanan dan keselamatan pasien. OlehKomplikasi seperti hipotensi, hipertensi, DDS, kram otot, mual-muntah, dan gatal dapat berdampak signifikan pada kenyamanan dan keselamatan pasien. Oleh
STIKES ISFISTIKES ISFI Penelitian ini bertujuan untuk melihat Cost Utility Analysis pada pasien DMT2 dengan mengintegrasikan kadar gula darah, komorbiditas, biaya medis langsung,Penelitian ini bertujuan untuk melihat Cost Utility Analysis pada pasien DMT2 dengan mengintegrasikan kadar gula darah, komorbiditas, biaya medis langsung,
UnwahasUnwahas This research employed a retrospective cross-sectional observational design using secondary data. The study population consisted of elderly patients whoThis research employed a retrospective cross-sectional observational design using secondary data. The study population consisted of elderly patients who
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Model Integratif Farmasi Primer (MIFP) yang dikembangkan meliputi enam komponen utama: asesmen awal, kolaborasi interprofesi, dispensing dan edukasi pasien,Model Integratif Farmasi Primer (MIFP) yang dikembangkan meliputi enam komponen utama: asesmen awal, kolaborasi interprofesi, dispensing dan edukasi pasien,
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Kegiatan refreshment kader sangat penting untuk selalu dilakukan selain untuk terus memperbaharui pengetahuan dan keterampilan kader, kegiatan ini jugaKegiatan refreshment kader sangat penting untuk selalu dilakukan selain untuk terus memperbaharui pengetahuan dan keterampilan kader, kegiatan ini juga
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini tidak ada hambatan dan telah terlaksana dengan baik dan lancar. Kesimpulan kegiatan ini yaitu seluruh peserta mengikutiPelaksanaan kegiatan pengabdian ini tidak ada hambatan dan telah terlaksana dengan baik dan lancar. Kesimpulan kegiatan ini yaitu seluruh peserta mengikuti
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Berdasarkan nilai pre dan post test dari 58 siswa diketahui terdapat peningkatan pengetahuan nilai dari rata-rata 58% menjadi 87%. Kegiatan pemberian edukasiBerdasarkan nilai pre dan post test dari 58 siswa diketahui terdapat peningkatan pengetahuan nilai dari rata-rata 58% menjadi 87%. Kegiatan pemberian edukasi
STIKES ISFISTIKES ISFI Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien Program Rujuk Balik di Apotek Mitra Banjarmasin.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien Program Rujuk Balik di Apotek Mitra Banjarmasin.
Useful /
UnwahasUnwahas Penelitian ini mengembangkan kombinasi spektrofotometri UV-vis dan metode kemometrik untuk membedakan minyak jintan hitam dari minyak lain. PenelitianPenelitian ini mengembangkan kombinasi spektrofotometri UV-vis dan metode kemometrik untuk membedakan minyak jintan hitam dari minyak lain. Penelitian
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga tahap pre-test, pemberian edukasi kepatuhan obat melalui apliasi TOBAT (tekun minum obat) dan post-test,Kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga tahap pre-test, pemberian edukasi kepatuhan obat melalui apliasi TOBAT (tekun minum obat) dan post-test,
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Kesimpulan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen S1 Farmasi Klinis dan Komunitas Intitut Tekonolgi dan Kesehatan Bintang Persada dilatarKesimpulan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen S1 Farmasi Klinis dan Komunitas Intitut Tekonolgi dan Kesehatan Bintang Persada dilatar
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah group diskusi yang sebelumnya dilakukan pretest dan post tes tentang SDKI SLIKI dan SIKI. Melalui seminarMetode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah group diskusi yang sebelumnya dilakukan pretest dan post tes tentang SDKI SLIKI dan SIKI. Melalui seminar