IAINSORONGIAINSORONG

PUBLIK: Publikasi Layanan Bimbingan dan Konseling IslamPUBLIK: Publikasi Layanan Bimbingan dan Konseling Islam

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran konselor dalam membentuk aktualisasi diri narapidana perempuan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sorong. Penelitian ini merupakan studi deskriptif tentang kata-kata dan perilaku yang dapat diamati. Subjek penelitian adalah konselor perempuan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sorong. Penelitian ini menggunakan wawancara langsung dengan konselor, dokumentasi, dan observasi langsung untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran konselor dalam membentuk aktualisasi diri narapidana perempuan sangat penting, di mana konselor memposisikan diri sebagai petugas, orang tua, dan teman untuk mencapai proses konseling yang optimal. Metode konseling yang digunakan adalah bimbingan mental dan ketrampilan. Indikator keberhasilan proses konseling terbukti dengan terbentuknya individu sesuai dengan teori Maslow. Narapidana yang telah menyelesaikan masa hukuman kembali ke masyarakat dengan pencapaian aktualisasi diri yang baik.

Peran konselor dalam membentuk aktualisasi diri narapidana perempuan Lapas Kelas II B Sorong sangat penting dimana konselor memposisikan diri sebagai petugas, orang tua dan teman agar tercapainya proses konseling dengan optimal.Adanya peran konselor dalam membentuk aktualisasi diri narapidana perempuan Lapas Kelas II B Sorong, terbukti dengan terbentuknya individu yang sesuai dengan teori Maslow, sehingga tidak akan mengulangi tindak kejahatan setelah kembali ke tengah masyarakat.Olehnya pihak pembinaan keagamaan Islam di Lapas Kelas II B Sorong memberikan materi saat kegiatan rutin keagamaan narapidana perempuan lebih menggunakan metode yang bervariasi dan menarik saat menyampaikan materi, agar dapat memicu semangat dan antusias dari warga binaan pemasyarakatan lebih tinggi.Angka tindak kejahatan yang semakin tinggi tiap tahun selalu meningkat sehingga peran konseling pada narapidana yang sedang menjalani masa hukuman harus sangat dimaksimalkan setidaknya untuk menekan angka residivis.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara peran konselor dalam membentuk aktualisasi diri narapidana perempuan di Lapas Kelas II B Sorong dengan Lapas lainnya. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang efektivitas metode bimbingan mental dan ketrampilan dalam meningkatkan aktualisasi diri narapidana perempuan. Terakhir, penelitian tentang dampak konseling keagamaan terhadap perilaku narapidana perempuan juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya.

Read online
File size271.66 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test