LPPM UNBAJALPPM UNBAJA

Jurnal Intent: Jurnal Industri dan Teknologi TerpaduJurnal Intent: Jurnal Industri dan Teknologi Terpadu

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung jumlah kuantitas pemesanan bahan baku pakan ternak ayam yang optimal dan jumlah frekuensi pemesanan, menghitung total biaya persediaan bahan baku pakan ternak ayam, menganalisis metode yang paling efisien yang harus diterapkan untuk meminimalisir biaya persediaan bahan baku di PT Kerta Mulya Saripakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Just In Time (JIT). Setelah dilakukan analisis lebih lanjut biaya persediaan bahan baku yang dikeluarkan oleh perusahaan dengan perhitungan sesuai kebijakan perusahaan yaitu mencapai Rp 459.616.202. Dengan meggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) total biaya persediaan yaitu sebesar Rp 340.449.297. Sementara itu dengan menggunakan metode Just In Time (JIT) total biaya persediaan yang dikeluarkan yaitu sebesar Rp. 218.939.956. Jadi metode yang dapat meminimalisir biaya persediaan pada PT. Kerta Mulya Saripakan adalah menggunakan metode Just In Time (JIT).

Jumlah kuantitas pemesanan bahan baku optimal pada pakan ternak ayam dengan metode Economic Order Quantity (EOQ) adalah 12.456,2 kg dengan frekuensi pemesanan 4 kali dalam satu tahun.Sedangkan jumlah kuantitas pesanan bahan baku optimal pada pakan ternak ayam dengan menggunakan metode Just In Time (JIT) adalah 4.700,2 kg dengan frekuensi pemesanan 2 kali dalam satu tahun.Total biaya persediaan bahan baku pakan ternak ayam yang harus dikeluarkan apabila menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) adalah Rp340.Sedangkan total biaya persediaan bahan baku pakan ternak ayam yang harus dikeluarkan apabila menggunakan metode Just In Time (JIT) adalah Rp 218.Metode yang paling efisien dalam meminimalisir biaya persediaan bahan baku pakan ternak ayam di PT Kerta Mulya Saripakan adalah dengan menggunakan metode Just In Time (JIT).

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tantangan implementasi metode JIT di industri lain, seperti manufaktur atau tekstil, untuk melihat apakah prinsip JIT tetap efektif. Selain itu, peneliti dapat menggabungkan metode EOQ dan JIT dalam model hybrid untuk mengatasi kelemahan masing-masing metode dalam situasi yang berbeda. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada pengaruh digitalisasi dan otomasi terhadap efisiensi pengendalian persediaan bahan baku, terutama dalam mengurangi biaya penyimpanan dan meningkatkan akurasi prediksi permintaan.

Read online
File size544.83 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test