BTPBTP

JURNAL MEKARJURNAL MEKAR

Sebagai negara beriklim tropis, Indonesia banyak membudidayakan berbagai jenis buah, termasuk salah satunya semangka. Konsumsi buah semangka menghasilkan limbah berupa kulit mencapai 32 – 48% yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, kulit semangka memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, dan berbagai studi menunjukkan bahwa zat aktif yang terkandung di dalamnya memiliki potensi untuk mencegah dan mengobati berbagai penyakit. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan guna mengembangkan kulit semangka menjadi produk pangan yang layak dikonsumsi, seperti keripik kulit semangka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pengolahan limbah kulit semangka menjadi makanan yang layak konsumsi, serta menilai tanggapan masyarakat terhadap produk tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Peneliti melakukan serangkaian kegiatan seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mendapatkan data yang terpercaya. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu pemanfaatan kulit semangka di Awann Sewu Boutique Hotel & Suite Semarang yaitu berupa pembuatan welcome snack dalam bentuk keripik kulit semangka sebagai salah satu langkah mendukung pengurangan limbah di Indonesia, serta menjadi bagian yang menyumbang efisiensi food cost. Pengolahan kulit semangka diperlukan peralatan dalam kondisi baik serta terjamin kebersihannya guna mendukung hasil yang optimal, menggunakan bahan yang memiliki kualitas baik, serta menggunakan resep yang seimbang agar perbandingan rasa dan tekstur yang dihasilkan juga baik.

Pemanfaatan kulit semangka di Awann Sewu Boutique Hotel & Suite Semarang dilakukan dengan cara mengolahnya menjadi welcome snack berupa keripik kulit semangka, yang tidak hanya berfungsi sebagai sajian sambutan bagi tamu, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung program pengurangan limbah makanan di Indonesia.Selain itu, pengolahan kulit semangka menjadi keripik juga memberikan dampak positif terhadap efisiensi food cost dalam operasional kitchen hotel, karena bahan baku yang digunakan merupakan bagian dari buah yang sebelumnya tidak dimanfaatkan.Proses pengolahan kulit semangka menjadi keripik, diperlukan kesiapan dari segi peralatan, bahan, dan resep yang digunakan, agar hasil akhir produk memiliki kualitas yang optimal.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi nutrisi kulit semangka dalam bentuk olahan lain selain keripik untuk meningkatkan nilai ekonomi limbah. Selain itu, perlu dilakukan studi skala besar untuk mengevaluasi efektivitas metode ini di berbagai jenis hotel dan daerah dengan konsumsi buah semangka tinggi. Terakhir, penelitian tentang dampak jangka panjang penggunaan kulit semangka sebagai bahan pangan terhadap kesehatan konsumen dan lingkungan dapat menjadi arah baru untuk memperkuat keberlanjutan inovasi ini.

Read online
File size345.05 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test