UNTARUNTAR

MezaninMezanin

Hotel Pemda Bengkulu merupakan hotel resor bintang 4 (empat) yang sebelumnya beroprasional sebagai sebuah mess pemerintah. Hotel ini memiliki lokasi yang strategis, yaitu berada di antara wisata kota Bengkulu dan terdapat Pantai Jakat di area hotel. Sayangnya banyak fasilitas yang kurang menunjang pada hotel mengingat bangunan yang sudah lama, yakni dibangun pada tahun 2006 dan sebelumnya tidak difungsikan sebagai hotel. Salah satunya pada area lounge yang kurang pencahayaan sehingga memberikan visual yang kurang menarik dan nyaman bagi para tamu hotel. Padahal pencahyaaan merupakan aspek yang amat penting selain dari segi estetika juga sebagai penunjang aktivitas di dalam ruang. Dalam penelitian ini menggunakan metode perancangan yang dikemukakan oleh rosemary killmer yang berisi tahapan commit state, collect, analyze, ideate, choose implement dan evaluate. Perancangan ini juga menggunakan teknik pencahayaan layering dengan ketentuan standarisasi pencahyaan dalam hotel menggunakan <3300K atau warm white. Diharapkan dengan adanya perancangan pencahayaan ini dapat menjadi solusi guna menunjang aktivitas hotel kedepannya khuusnya area lounge.

Dalam Perancangan konsep pencahayaan lounge pada Hotel Pemda Bengkulu banyak mempertimbangkan berbagai aspek seperti aktifitas pengguna sehingga dapat menempatkan lampu dan temperature warna yang ideal yaitu warm white.Dalam perancangan ini mengaplikasikan beberapa teknik pencahayaan di dalamnya baik alami maupun buatan sehingga baik secara visual terpenuhi namun dari segi fungsional juga.Hal ini menciptakan suasana yang nyaman dan casual.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengaruh pencahayaan terhadap kenyamanan visual dan suasana ruang secara lebih mendalam. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai teknik pencahayaan, seperti pencahayaan alami dan buatan, serta menganalisis dampak psikologis dan fungsionalnya terhadap pengguna ruang. Selain itu, studi lanjutan juga dapat menyelidiki hubungan antara pencahayaan dan aktivitas pengguna ruang, serta bagaimana pencahayaan dapat meningkatkan kenyamanan dan produktivitas dalam berbagai konteks, seperti hotel, kantor, atau ruang publik lainnya. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam bidang desain interior dan arsitektur, serta membantu dalam menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan fungsional.

Read online
File size472.68 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test