PHARMACONMWPHARMACONMW

Jurnal Pharmacia Mandala WaluyaJurnal Pharmacia Mandala Waluya

Perencanaan dan pengadaan obat merupakan aspek penting dari sistem pelayanan rumah sakit, khususnya dalam memastikan ketersediaan dan penggunaan obat generik yang efisien. Rumah Sakit Umum Kota Kendari menghadapi tantangan serius berupa kelebihan stok dan kekurangan stok, yang berdampak pada pelayanan farmasi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan pengadaan obat generik menggunakan metode ABC (berdasarkan nilai investasi) dan VEN (berdasarkan urgensi terapeutik) serta mengidentifikasi kombinasi keduanya untuk menetapkan prioritas pengadaan obat yang lebih tepat. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan populasi 208 item obat generik berdasarkan laporan tahun 2024, yang dianalisis menggunakan klasifikasi ABC-VEN. Hasil menunjukkan bahwa 40 item (19%) diklasifikasikan sebagai kelompok A dengan konsumsi anggaran 70%, 48 item sebagai kelompok B (20%), dan 120 item sebagai kelompok C (58%) dengan konsumsi hanya 10%. Berdasarkan klasifikasi VEN, sebagian besar obat termasuk dalam kategori Esensial (E), diikuti oleh Vital (V) dan Non-Esensial (N). Kombinasi metode ABC-VEN menghasilkan kelompok prioritas tinggi seperti AV dan AE, yang memerlukan pemantauan ketat. Disarankan agar rumah sakit secara rutin mengevaluasi perencanaan obat menggunakan metode kombinasi ini untuk mengurangi risiko kekurangan dan pemborosan. Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan data dengan menganalisis obat non-generik dan mempertimbangkan tren penggunaan klinis.

Metode ABC berhasil mengelompokkan obat berdasarkan nilai investasi, di mana kelompok A yang terdiri dari 40 item (19%) menyerap 70% dari total anggaran obat.Kelompok B sebanyak 48 item (20%) menyerap 23%, sedangkan kelompok C yang berjumlah 120 item (58%) hanya menyerap 5%.Metode VEN mampu mengklasifikasikan obat berdasarkan nilai terapi atau urgensi klinis, dengan pembagian ke dalam tiga kategori utama yaitu vital (V), esensial (E), dan non-esensial (N).Obat vital dan esensial menjadi prioritas utama dalam pengadaan karena memiliki peran penting dalam penyelamatan nyawa dan keberhasilan terapi.Kombinasi metode ABC-VEN menghasilkan kelompok prioritas tinggi seperti AV dan AE, yang memerlukan pemantauan ketat untuk mengoptimalkan pengelolaan persediaan obat.

Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan penerapan metode ABC-VEN pada obat non-generik untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam pengelolaan persediaan. Selain itu, analisis tren penggunaan klinis obat dapat dilakukan untuk meningkatkan akurasi perencanaan pengadaan berdasarkan kebutuhan pasien aktual. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan metode ABC-VEN terhadap pengurangan kekosongan stok dan pemborosan anggaran di rumah sakit, serta bagaimana penyesuaian strategi pengadaan dapat dilakukan dalam kondisi keterbatasan sumber daya.

  1. Perencanaan persediaan obat dengan metode analisis ABC-VEN di Instalasi Farmasi RS “Y” Kota... doi.org/10.30989/mik.v12i2.837Perencanaan persediaan obat dengan metode analisis ABC VEN di Instalasi Farmasi RS AuYAy Kota doi 10 30989 mik v12i2 837
  2. Minimalisasi Anggaran Penyediaan Obat dengan Metode ABC-VEN di Instalasi Farmasi RSUD Sawerigading Kota... doi.org/10.33084/jsm.v9i3.6495Minimalisasi Anggaran Penyediaan Obat dengan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi RSUD Sawerigading Kota doi 10 33084 jsm v9i3 6495
  3. ANALISIS PERENCANAAN, PENGADAAN, DAN PENGENDALIAN OBAT DI INSTALASI FARMASI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH... doi.org/10.31004/jkt.v4i4.21500ANALISIS PERENCANAAN PENGADAAN DAN PENGENDALIAN OBAT DI INSTALASI FARMASI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH doi 10 31004 jkt v4i4 21500
  4. Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum... doi.org/10.54883/jpmw.v5i3.678Analisis Perencanaan Dan Pengadaan Obat Berdasarkan Metode ABC VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum doi 10 54883 jpmw v5i3 678
Read online
File size1.14 MB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test