UNIKSUNIKS

JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)

Penggunaan insektisida secara berkelanjutan dapat menyebabkan efek samping pada lingkungan dan kesehatan manusia. PGPR adalah solusi ramah lingkungan untuk pengendalian biologis penyakit bercak daun. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh isolat bakteri dari rhizosfer tanaman kelapa sawit yang memiliki potensi sebagai agen biologis untuk mengendalikan penyakit bercak daun pada tanaman terung ungu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan 10 perlakuan, yaitu memberikan 9 sampel isolat bakteri berbeda dan 1 kontrol yang diulang 2 kali, sehingga total menjadi 20 sampel tanaman. Hasil menunjukkan bahwa terdapat 4 isolat bakteri dari rhizosfer tanaman kelapa sawit yang memiliki potensi besar untuk menghambat pertumbuhan jamur bercak daun, yaitu isolat R5 (99,35%), isolat R2 (98,1%), isolat R6 (94,69%) dan isolat R10 (94,29%). Isolat bakteri yang mampu mengurangi persentase serangan penyakit dibandingkan minggu pertama observasi hingga minggu keempat adalah isolat R4, R2, dan R10 dengan penurunan persentase serangan penyakit masing-masing sebesar 15,15%, 7,14% dan 1,98%. Berdasarkan data, dapat dilihat bahwa isolat bakteri R2 adalah isolat yang memiliki potensi untuk menghambat jamur dan mengurangi persentase serangan penyakit bercak daun pada tanaman terung ungu.

Terdapat 4 isolat bakteri dari rhizosfer tanaman kelapa sawit yang memiliki potensi besar untuk menghambat pertumbuhan jamur bercak daun, yaitu isolat R5 (99,35%), isolat R2 (98,1%), isolat R6 (94,69%) dan isolat R10 (94,29%).Isolat bakteri yang mampu mengurangi persentase serangan penyakit dibandingkan minggu pertama observasi hingga minggu keempat adalah isolat R4, R2, dan R10 dengan penurunan persentase serangan penyakit masing-masing sebesar 15,15%, 7,14% dan 1,98%.Isolat bakteri R2 adalah isolat yang memiliki potensi untuk menghambat jamur dan mengurangi persentase serangan penyakit bercak daun pada tanaman terung ungu.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada penerapan isolat bakteri R2 pada tanaman lain seperti terung hijau atau tomat untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam pengendalian penyakit bercak daun. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang mekanisme kerja antibiotik yang dihasilkan oleh isolat bakteri ini untuk menghambat pertumbuhan jamur. Penelitian juga dapat menggabungkan isolat bakteri R2 dengan agen biologis lain seperti Trichoderma harzianum untuk meningkatkan efisiensi pengendalian penyakit secara terpadu. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat ditemukan strategi pengelolaan penyakit yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

  1. The Effectiveness of The Inhibition of Local Bacterial Isolate From The Rhizosphere of Oil Palm Plant... doi.org/10.36378/juatika.v6i1.3403The Effectiveness of The Inhibition of Local Bacterial Isolate From The Rhizosphere of Oil Palm Plant doi 10 36378 juatika v6i1 3403
Read online
File size244.82 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test