STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif BaturajaCendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif BaturajaTidak dapat merencanakan kebutuhan obat dengan baik di tingkat Dinas Kesehatan dapat berdampak pada ketersediaan obat di fasilitas pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menilai bagaimana proses perencanaan dan pengadaan obat di Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, serta telaah dokumen di UPT Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa proses perencanaan masih belum berbasis pada data yang akurat, dan Tim Perencanaan Obat Terpadu (TPOT) juga belum terbentuk secara resmi. Distribusi obat juga masih dilakukan tanpa memperhatikan kebutuhan aktual Puskesmas. Simpulan dari penelitian ini adalah perlunya penguatan sistem informasi, peningkatan kompetensi SDM, serta pembentukan dan aktivasi TPOT untuk menjamin efisiensi pengadaan obat.
Secara keseluruhan, hasil yang tidak sesuai standar pada indikator.perencanaan dan pengadaan obat di Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti adalah sebesar 73,67%, kurang tepat 26,33%.Persentase kesesuaian item obat dengan Fornas 94,12%.Capaian yang memenuhi standar pada indikator tersebut adalah.Persentase dana yang tersedia dengan keseluruhan dana yang dibutuhkan 49,37%.Persentase kesesuaian pengadaan dengan kenyataan pakai 95,51%.Koordinasi antara Dinas Kesehatan dan Puskesmas dalam penyusunan rencana kebutuhan obat sehingga perhitungan kebutuhan obat belum sepenuhnya didasarkan pada data yang valid.Proses perencanaan yang panjang menyebabkan keterlambatan distribusi obat ke faslitas kesehatan, serta tantangan geografis di Kabupaten Kepulauan Meranti yang membuat distribusi obat ke Puskesmas lebih sulit dibandingkan daerah perkotaan.
Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan obat, diperlukan penguatan sistem informasi, peningkatan kompetensi SDM, serta pembentukan dan aktivasi Tim Perencanaan Obat Terpadu (TPOT). Selain itu, perlu dilakukan evaluasi rutin untuk menghindari kekurangan atau kelebihan dalam pengadaan tahun berikutnya. Koordinasi antara Dinas Kesehatan dan Puskesmas dalam penyusunan rencana kebutuhan obat perlu ditingkatkan, termasuk pemetaan kebutuhan obat secara rutin dan analisis data pemakaian. Pemanfaatan teknologi informasi, seperti aplikasi logistik atau dashboard stok obat, dapat membantu mempercepat proses pelaporan dan pengambilan keputusan. Dengan demikian, pengadaan obat dapat disesuaikan dengan kondisi riil dan kebutuhan aktual di lapangan.
| File size | 406.83 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPARUMPAR Temuan menekankan pentingnya peningkatan kapasitas aparat desa, pelatihan masyarakat, dan kolaborasi multi‑stakeholder untuk implementasi GRB yang efektif.Temuan menekankan pentingnya peningkatan kapasitas aparat desa, pelatihan masyarakat, dan kolaborasi multi‑stakeholder untuk implementasi GRB yang efektif.
UAIUAI Kebijakan dapat diartikan sebagai salah satu instrumen pemerintah untuk menciptakan keteraturan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, salah satuKebijakan dapat diartikan sebagai salah satu instrumen pemerintah untuk menciptakan keteraturan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, salah satu
UntikaUntika Eksistensi Hak Pengelolaan (HPL) di Kota Palu dan Kabupaten Donggala mengalami perubahan signifikan setelah diberlakukannya Undang‑Undang Cipta Kerja,Eksistensi Hak Pengelolaan (HPL) di Kota Palu dan Kabupaten Donggala mengalami perubahan signifikan setelah diberlakukannya Undang‑Undang Cipta Kerja,
ESC IDESC ID Hasil uji menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan, infrastruktur stabilitas jalan, dan infrastruktur rumah tangga yang memiliki akses listrik PLNHasil uji menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan, infrastruktur stabilitas jalan, dan infrastruktur rumah tangga yang memiliki akses listrik PLN
UNIVERSITASMBOJOBIMAUNIVERSITASMBOJOBIMA Dou Donggo menjadi bagian masyarakat Bima yang masih memegang teguh nilai nilai kebudayaan asli suku Mbojo. Kepatuhan mereka dengan tetap memegang teguhDou Donggo menjadi bagian masyarakat Bima yang masih memegang teguh nilai nilai kebudayaan asli suku Mbojo. Kepatuhan mereka dengan tetap memegang teguh
UNIVERSITASMBOJOBIMAUNIVERSITASMBOJOBIMA Sementara dari segi penghambatnya ada beberapa faktor, yaitu penyusunan jadwal sosialisasi, jarak demografi, komplain dari peserta dan adanya disonansiSementara dari segi penghambatnya ada beberapa faktor, yaitu penyusunan jadwal sosialisasi, jarak demografi, komplain dari peserta dan adanya disonansi
PSPPJOURNALSPSPPJOURNALS Penelitian ini juga menekankan pentingnya komunikasi, kolaborasi, dan budaya yang mendukung dalam mempromosikan transformasi digital yang sukses. SelainPenelitian ini juga menekankan pentingnya komunikasi, kolaborasi, dan budaya yang mendukung dalam mempromosikan transformasi digital yang sukses. Selain
AKRABJUARAAKRABJUARA Memberikan solusi pemecahan permasalahannya kepada pemerintah melalui kegiatan seminar hasil penelitian, dan dipublikasikan melalui jurnal. Dengan demikianMemberikan solusi pemecahan permasalahannya kepada pemerintah melalui kegiatan seminar hasil penelitian, dan dipublikasikan melalui jurnal. Dengan demikian
Useful /
UPGRIPLKUPGRIPLK Setelah dua siklus tindakan, persentase siswa yang berada pada kategori Berkembang Sangat Baik meningkat secara signifikan pada ketiga aspek tersebut.Setelah dua siklus tindakan, persentase siswa yang berada pada kategori Berkembang Sangat Baik meningkat secara signifikan pada ketiga aspek tersebut.
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF 026), family support (p=0. 003), and healthcare provider support (p=0. 002). Multivariate analysis identified healthcare provider support as the dominant026), family support (p=0. 003), and healthcare provider support (p=0. 002). Multivariate analysis identified healthcare provider support as the dominant
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Kegiatan ini meliputi penyuluhan, demonstrasi praktik, dan diskusi interaktif yang melibatkan tenaga pendidik dan siswa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkanKegiatan ini meliputi penyuluhan, demonstrasi praktik, dan diskusi interaktif yang melibatkan tenaga pendidik dan siswa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan
UMKLAUMKLA Kualitas tidur ibu post sectio caesarea di RSU Islam Klaten sebagian besar baik sebanyak 22 orang (66,7%). Ada hubungan tingkat nyeri post sectio caesareaKualitas tidur ibu post sectio caesarea di RSU Islam Klaten sebagian besar baik sebanyak 22 orang (66,7%). Ada hubungan tingkat nyeri post sectio caesarea