STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA
JELL (Journal of English Language and Literature) STIBA-IEC JakartaJELL (Journal of English Language and Literature) STIBA-IEC JakartaImaginasi memainkan peran penting dalam perkembangan masa kanak‑kanak, sering kali diwujudkan melalui teman imajiner sebagai pendamping emosional dan kognitif. Film IF (2024) menyajikan narasi unik yang memvisualisasikan teman imajiner anak‑anak serta makna mendalamnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakterisasi teman imajiner. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menerapkan teori karakterisasi fiksi Albertine Minderop untuk menelaah bagaimana tiap teman imajiner diproyeksikan melalui nama dan dialog. Data dikumpulkan melalui observasi adegan film, interaksi karakter, dan dialog. Temuan menunjukkan bahwa teman imajiner bukan sekadar entitas fiktif melainkan representasi emosional dari perasaan tak terungkap seperti duka, kesepian, dan kekuatan batin. Penelitian menyimpulkan bahwa IF (2024) memberikan representasi mendalam tentang bagaimana teman imajiner dapat mendampingi perjalanan psikologis anak, menjembatani kreativitas, pertumbuhan emosional, dan proses melepaskan diri.
Analisis menggunakan Metode Karakterisasi Fiksi Minderop menunjukkan bahwa karakter teman imajiner dalam film IF (2024) ditampilkan dengan kedalaman dan kreativitas, mencerminkan ikatan emosional anak.Karakterisasi melalui nama mengungkapkan sifat simbolik masing‑masing, seperti “Blue yang melambangkan kehangatan dan nostalgia, sementara karakterisasi melalui dialog mengungkap nilai, perasaan, dan fungsi pertumbuhan, contohnya sifat peduli Lewis, perlindungan Ally, dan nostalgia Blue.Karakter‑karakter tersebut tidak sekadar ciptaan imajinasi, melainkan memenuhi kebutuhan psikologis dan emosional anak, menjadikan film ini sarana efektif untuk mengeksplorasi memori, fantasi masa kanak‑kanak, perkembangan emosional, serta transisi dari kepolosan menuju kedewasaan.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji karakterisasi teman imajiner melalui analisis penampilan visual dan tindakan mereka dalam film, sehingga dapat memperkaya pemahaman tentang bagaimana elemen non‑verbal membentuk persepsi anak. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak keberadaan teman imajiner terhadap perkembangan emosional dan sosial anak selama periode waktu yang lebih panjang, misalnya dari usia 4 hingga 9 tahun. Penelitian komparatif lintas budaya juga penting untuk mengeksplorasi perbedaan representasi teman imajiner dalam film‑film dari berbagai negara, guna memahami pengaruh konteks budaya terhadap fungsi psikologis teman imajiner. Selanjutnya, eksperimen intervensi dapat dirancang dimana anak-anak diajak berinteraksi dengan teman imajiner yang dirancang secara khusus, untuk menguji apakah interaksi tersebut dapat meningkatkan kreativitas dan kemampuan mengatasi stres. Dengan mengintegrasikan temuan dari ketiga arah penelitian tersebut, diharapkan dapat dibangun kerangka teoritis yang lebih komprehensif mengenai peran teman imajiner dalam mendukung kesejahteraan psikologis anak.
| File size | 336.29 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
SERAMBISERAMBI Pelajaran kunci dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan Islam dapat secara efektif menyelaraskan pembentukan spiritual dengan kompetensi vokasionalPelajaran kunci dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan Islam dapat secara efektif menyelaraskan pembentukan spiritual dengan kompetensi vokasional
INDONESIAN EFL JOURNALINDONESIAN EFL JOURNAL Penelitian ini menemukan bahwa subsistem apresiasi, afeksi, dan penilaian dalam kerangka SFL Appraisal System dominan dalam evaluasi wisatawan lokal terhadapPenelitian ini menemukan bahwa subsistem apresiasi, afeksi, dan penilaian dalam kerangka SFL Appraisal System dominan dalam evaluasi wisatawan lokal terhadap
SERAMBISERAMBI Hasil penelitian mengungkapkan beberapa hambatan utama transformasi digital, termasuk anggaran terbatas, resistensi terhadap perubahan, keterampilan yangHasil penelitian mengungkapkan beberapa hambatan utama transformasi digital, termasuk anggaran terbatas, resistensi terhadap perubahan, keterampilan yang
INDONESIAN EFL JOURNALINDONESIAN EFL JOURNAL Hasil penelitian ini berkontribusi pada rancangan kurikulum yang terinformasi dan strategi pedagogis dalam English for Tourism dan English for AcademicHasil penelitian ini berkontribusi pada rancangan kurikulum yang terinformasi dan strategi pedagogis dalam English for Tourism dan English for Academic
INDONESIAN EFL JOURNALINDONESIAN EFL JOURNAL dialek Sambas, dialek Mempawah, dan dialek Sintang. Batas dialek dapat dilihat dalam pemetaan file isofonik secara fonologis pada Gambar 2. Batas dialekdialek Sambas, dialek Mempawah, dan dialek Sintang. Batas dialek dapat dilihat dalam pemetaan file isofonik secara fonologis pada Gambar 2. Batas dialek
INDONESIAN EFL JOURNALINDONESIAN EFL JOURNAL The researchers focus on the negation, meaning only words with a prefix that changes the initial meaning of the root word into a negative meaning are qualified.The researchers focus on the negation, meaning only words with a prefix that changes the initial meaning of the root word into a negative meaning are qualified.
STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak stigma sosial terhadap hak‑asasi Fidelis sebagaimana digambarkan dalam film Atas Nama Daun (2022). MetodePenelitian ini bertujuan menganalisis dampak stigma sosial terhadap hak‑asasi Fidelis sebagaimana digambarkan dalam film Atas Nama Daun (2022). Metode
UNISMUHUNISMUH Selanjutnya, data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji beda berpasangan, khususnya uji t sampel berpasangan. Temuan studi menunjukkan bahwa penerapanSelanjutnya, data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji beda berpasangan, khususnya uji t sampel berpasangan. Temuan studi menunjukkan bahwa penerapan
Useful /
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF 035), reliability (pValue 0,008), responsiveness (pValue 0,001), dan emphaty (pValue 0,001). Dari hasil akhir analisis multivariat diketahui variabel yang035), reliability (pValue 0,008), responsiveness (pValue 0,001), dan emphaty (pValue 0,001). Dari hasil akhir analisis multivariat diketahui variabel yang
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Simpulan dari penelitian ini adalah perlunya penguatan sistem informasi, peningkatan kompetensi SDM, serta pembentukan dan aktivasi TPOT untuk menjaminSimpulan dari penelitian ini adalah perlunya penguatan sistem informasi, peningkatan kompetensi SDM, serta pembentukan dan aktivasi TPOT untuk menjamin
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian pada balita di negara berkembang, termasuk Indonesia.Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian pada balita di negara berkembang, termasuk Indonesia.
STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA Penggunaan mekanisme pertahanan seperti represi, proyeksi, sublimasi, penolakan, dan intelektualisasi oleh artis menunjukkan strategi penanganan yang kompleksPenggunaan mekanisme pertahanan seperti represi, proyeksi, sublimasi, penolakan, dan intelektualisasi oleh artis menunjukkan strategi penanganan yang kompleks