PHARMACONMWPHARMACONMW
Jurnal Pharmacia Mandala WaluyaJurnal Pharmacia Mandala WaluyaInfeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit infeksi yang paling sering dijumpai di fasilitas pelayanan kesehatan dan menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas. Penggunaan antibiotik sebagai terapi ISPA seringkali tidak didahului oleh uji sensitivitas, sehingga berpotensi menimbulkan resistensi bakteri. Untuk mengetahui sensitivitas bakteri yang diisolasi dari spesimen sputum penderita ISPA terhadap beberapa jenis antibiotik serta mengidentifikasi antibiotik yang paling efektif. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif pada 30 sampel sputum pasien ISPA di empat Puskesmas wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Ternate, yaitu Puskesmas Siko, Kota, Kalumpang, dan Kalumata. Metode uji sensivitas yang digunakan adalah metode difusi cakram (Kirby-Bauer) terhadap empat antibiotik yaitu amoksisilin, siprofloksasin, gentamisin, dan levofloksasin. Hasil: Amoksisilin menunjukkan tingkat resistensi yang tinggi pada Staphylococcus aureus (81,2%), Staphylococcus epidermidis (70%), dan Proteus mirabilis (100%), sedangkan Streptococcus pyogenes didominasi kategori intermediate (66,7%). Siprofloksasin dan gentamisin menunjukkan aktivitas antibakteri yang sangat baik dengan tingkat sensitivitas 100% pada Staphylococcus aureus, S. epidermidis, dan Proteus mirabilis, serta sensitivitas sebesar 66,7% pada Streptococcus pyogenes. Levofloksasin juga memperlihatkan efektivitas yang tinggi dengan sensitivitas sebesar 87,5% pada Staphylococcus aureus, 80% pada Staphylococcus epidermidis, serta 100% pada Streptococcus pyogenes dan Proteus mirabilis. Siprofloksasin, gentamisin, dan levofloksasin memiliki aktivitas yang lebih efektif dibandingkan amoksisilin terhadap bakteri yang diuji. Tingginya tingkat resistensi terhadap amoksisilin menunjukkan perlunya penggunaan antibiotik secara rasional berdasarkan hasil uji sensitivitas untuk meningkatkan keberhasilan terapi dan meminimalkan perkembangan resistensi bakteri.
Siprofloksasin, gentamisin, dan levofloksasin menunjukkan aktivitas antibakteri yang lebih efektif dibandingkan amoksisilin terhadap bakteri yang diuji.Temuan tingginya tingkat resistensi terhadap amoksisilin mengindikasikan pentingnya penerapan penggunaan antibiotik secara rasional berdasarkan hasil uji sensitivitas, sehingga pemilihan terapi dapat lebih tepat, meningkatkan keberhasilan pengobatan, serta menekan perkembangan dan penyebaran resistensi bakteri.
Mengingat temuan penting mengenai pola sensitivitas dan resistensi bakteri penyebab ISPA, terutama tingginya resistensi terhadap amoksisilin, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berharga untuk memperkaya pemahaman dan mendukung upaya pengendalian resistensi antibiotik. Pertama, penelitian ini bersifat deskriptif in vitro, sehingga belum dapat mengonfirmasi mekanisme resistensi secara molekuler atau genetik. Oleh karena itu, studi selanjutnya dapat fokus pada identifikasi gen resistensi, seperti gen β-laktamase atau mecA pada Staphylococcus aureus, serta mutasi gen gyrA/parC pada bakteri Gram-negatif, untuk menjelaskan secara pasti mengapa beberapa antibiotik menjadi tidak efektif. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai dasar biologis resistensi yang diamati. Kedua, penelitian saat ini hanya menguji empat jenis antibiotik pada sampel dari empat puskesmas tertentu. Untuk mendapatkan data yang lebih komprehensif, studi di masa depan dapat memperluas cakupan jenis antibiotik yang diuji, termasuk antibiotik golongan lain atau kombinasi antibiotik yang potensial, serta melibatkan populasi pasien dari fasilitas kesehatan yang lebih beragam, misalnya rumah sakit atau puskesmas di wilayah lain dengan karakteristik demografi berbeda di Kota Ternate atau Maluku Utara. Perluasan ini akan membantu mengidentifikasi pilihan terapi alternatif yang lebih efektif dan relevan secara regional. Ketiga, studi ini belum secara eksplisit mengontrol faktor perancu seperti riwayat penggunaan antibiotik sebelumnya oleh pasien. Penelitian lanjutan sebaiknya mempertimbangkan untuk mengumpulkan data riwayat penggunaan antibiotik, kepatuhan pasien, dan faktor klinis lainnya yang mungkin memengaruhi pola resistensi. Dengan demikian, kita dapat melakukan analisis korelasi antara riwayat pengobatan dengan hasil uji sensitivitas, serta menyelidiki dampak klinis dari resistensi yang ditemukan. Ini akan sangat membantu dalam merumuskan pedoman terapi antibiotik yang lebih rasional, berbasis bukti, dan spesifik untuk kondisi lokal, sehingga dapat meningkatkan keberhasilan pengobatan ISPA dan secara signifikan mengurangi laju peningkatan resistensi bakteri di masyarakat.
| File size | 1.04 MB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
PHARMACONMWPHARMACONMW Konsentrasi optimal yang memberikan aktivitas antifungal adalah 60%, dengan nilai signifikan masing-masing p< 0,050. Aktivitas antijamur fraksi n-heksanKonsentrasi optimal yang memberikan aktivitas antifungal adalah 60%, dengan nilai signifikan masing-masing p< 0,050. Aktivitas antijamur fraksi n-heksan
PHARMACONMWPHARMACONMW Hasil organoleptik menunjukkan bahwa penambahan serbuk daun kelor memengaruhi warna dan aroma produk, namun tidak memengaruhi tekstur. Uji normalitas menunjukkanHasil organoleptik menunjukkan bahwa penambahan serbuk daun kelor memengaruhi warna dan aroma produk, namun tidak memengaruhi tekstur. Uji normalitas menunjukkan
PHARMACONMWPHARMACONMW Pengambilan data dilakukan menggunakan data rekam medik pasien. Rasionalitas penggunaan antibiotika ditentukan dengan menggunakan metode Gyssens. PadaPengambilan data dilakukan menggunakan data rekam medik pasien. Rasionalitas penggunaan antibiotika ditentukan dengan menggunakan metode Gyssens. Pada
PHARMACONMWPHARMACONMW Hasil penelitian menunjukkan rendemen ekstrak sebesar 5,76% dengan kadar flavonoid total sebesar 6,525% (6,525 mg QE/g ekstrak). Aktivitas antioksidanHasil penelitian menunjukkan rendemen ekstrak sebesar 5,76% dengan kadar flavonoid total sebesar 6,525% (6,525 mg QE/g ekstrak). Aktivitas antioksidan
UNIGOUNIGO Investment decisions have no impact on company value, indicating that inappropriate investment decisions can disrupt a companys financial health, leadingInvestment decisions have no impact on company value, indicating that inappropriate investment decisions can disrupt a companys financial health, leading
PHARMACONMWPHARMACONMW Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol dan infusa daun eceng gondok sebagai antijamur terhadap Candida albicans pada konsentrasiTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol dan infusa daun eceng gondok sebagai antijamur terhadap Candida albicans pada konsentrasi
PHARMACONMWPHARMACONMW Penyakit diabetes melitus merupakan masalah kesehatan dunia karena bisa menyebabkan kematian dan kesakitan relatif sangat tinggi. Ubi jalar ungu (IpomoeaPenyakit diabetes melitus merupakan masalah kesehatan dunia karena bisa menyebabkan kematian dan kesakitan relatif sangat tinggi. Ubi jalar ungu (Ipomoea
UMBUMB 1 = 708 kg/mm2, jarak 0. 8 = 368 kg/mm2, rata-rata kedalaman karbon = 0. 55 mm. Material SCM 420 memiliki inside hardness 387 kg/mm2, surface hardness1 = 708 kg/mm2, jarak 0. 8 = 368 kg/mm2, rata-rata kedalaman karbon = 0. 55 mm. Material SCM 420 memiliki inside hardness 387 kg/mm2, surface hardness
Useful /
IPDNIPDN 001 artikel teridentifikasi, 399 artikel setelah melakukan eliminasi dan 32 artikel setelah proses penyaringan dan peniliaian yang memenuhi kriteria menggunakan001 artikel teridentifikasi, 399 artikel setelah melakukan eliminasi dan 32 artikel setelah proses penyaringan dan peniliaian yang memenuhi kriteria menggunakan
UMBUMB Evaluasi sifat mekanik dilakukan melalui uji tarik, penentuan modulus elastisitas, dan elongasi. Sementara itu, modifikasi PLA dengan plastikizer dan chainEvaluasi sifat mekanik dilakukan melalui uji tarik, penentuan modulus elastisitas, dan elongasi. Sementara itu, modifikasi PLA dengan plastikizer dan chain
UMBUMB Objek uji kemudian dideskripsikan secara numerik menggunakan program MATLAB. Dalam penelitian ini, MATLAB dapat digunakan untuk mengembangkan model matematisObjek uji kemudian dideskripsikan secara numerik menggunakan program MATLAB. Dalam penelitian ini, MATLAB dapat digunakan untuk mengembangkan model matematis
UMBUMB Analisis sistem perpipaan ini meliputi analisa tegangan yang bertujuan untuk memperoleh kondisi sistem perpipaan yang aman beroperasi. Sistem perpipaanAnalisis sistem perpipaan ini meliputi analisa tegangan yang bertujuan untuk memperoleh kondisi sistem perpipaan yang aman beroperasi. Sistem perpipaan