UMBUMB

Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering)Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering)

Dalam penelitian ini, objek uji plat baja AISI 1045 dilas menggunakan teknik SMAW. Dilakukan simulasi termal proses pengelasan (simulasi input panas) dengan memasukkan distribusi suhu maksimum pada plat berukuran 140 x 140 mm dengan ketebalan 4 mm, terbuat dari baja AISI 1045. Awalnya, plat memiliki batas suhu 700 °C, 500 °C, di atas 1300 °C, dan di bawah 0 °C. Bagian bawah plat dilindungi oleh perisai suhu konstan. Objek uji kemudian dideskripsikan secara numerik menggunakan program MATLAB. Dalam penelitian ini, MATLAB dapat digunakan untuk mengembangkan model matematis dan numerik yang menangkap efek zona terdampak panas (HAZ) pada sifat mekanik baja AISI 1045. Model ini membantu dalam memahami bagaimana input panas yang disediakan dari proses pengelasan mempengaruhi sifat material mekanik dan memungkinkan kita untuk mengoptimalkan pengaruh proses untuk memperoleh hasil yang diinginkan. Perhitungan yang dilakukan menggunakan aplikasi MATLAB menghasilkan hasil pada iterasi ke-9 untuk kesalahan <1%, yaitu 0,4681%. Input panas yang besar menyebabkan kekuatan tarik yang rendah; ini menunjukkan bahwa sambungan las, dengan elektroda yang digunakan dan parameter pengelasan yang diberikan, menghasilkan kekuatan sambungan yang baik.

Setelah analisis uji MATLAB, perhitungan dilakukan menggunakan metode Liebman.Pada iterasi ke-9, hasil menunjukkan kesalahan <1%, atau 0,4681%.Metode diferensial eliptik numerik, dengan simulasi MATLAB, dapat digunakan sebagai alternatif untuk menganalisis masalah transfer panas di penelitian zona pengaruh panas.Efek input panas dari proses pengelasan pada sifat mekanik baja AISI 1045.Dapat disimpulkan bahwa input panas proses pengelasan, terutama zona pengaruh panas (HAZ), mempengaruhi sifat mekanik baja AISI 1045.Input panas yang besar menyebabkan kekuatan tarik yang rendah.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh variabel-variabel lain dalam proses pengelasan, seperti jenis elektroda, kecepatan pengelasan, dan teknik pengelasan yang berbeda, terhadap sifat mekanik baja AISI 1045. Selain itu, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh zona terdampak panas pada sifat mekanik baja secara umum, termasuk analisis mikrostruktur dan sifat mekanik lainnya. Penelitian ini dapat membantu memahami lebih lanjut tentang interaksi antara proses pengelasan dan sifat mekanik baja, serta mengembangkan metode pengelasan yang optimal untuk aplikasi spesifik.

Read online
File size808.69 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test