PNCPNC

InfotekmesinInfotekmesin

Salah satu metode penyambungan logam lunak seperti aluminium yang banyak digunakan adalah Friction Stir Welding (FSW). Alat gesek merupakan bagian yang sangat penting dalam FSW. Alat gesek biasanya terbuat dari baja H13 yang dikeraskan. Tujuan penelitian ini adalah membuat alat gesek dari material baja baut connecting rod bekas yang berasal dari marine diesel engine. Metode yang digunakan eksperimental mencakup desain alat FSW, perlakuan panas material pada suhu 900oC dilanjutkan proses quenching dengan media pendingin air dan air garam, kemudian dilanjutkan dengan pengujian material (uji komposisi kimia, uji kekerasan dan uji mikrografi). Hasil pengujian yang diperoleh dari uji komposisi kimia menunjukkan baut connecting rod bekas termasuk jenis material baja AISI 4145. Nilai kekerasan terbesar diperoleh dari baja connecting rod pada proses quenching air garam sebesar 52,67 HRC dengan fasa martensit yang dilihat dari uji mikrografi. Baja baut connecting rod bekas dari marine diesel engine bisa digunakan sebagai material alat gesek FSW.

Analisis menunjukkan bahwa komposisi kimia baut connecting rod bekas (AISI 4145) memenuhi syarat sebagai material tool FSW.Proses heat treatment dan quenching dengan media air garam menghasilkan kekerasan tertinggi (52,67 HRC) serta pembentukan fasa martensit pada mikrostruktur.Oleh karena itu, baut connecting rod bekas dapat digunakan sebagai alat FSW setelah perlakuan panas dengan quenching air garam.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh media pendingin lain seperti minyak atau polimer terhadap mikrostruktur dan kekerasan baja AISI 4145 yang dijadikan alat FSW, sehingga dapat menemukan alternatif quenching yang lebih efisien. Selain itu, penting untuk menguji kinerja alat yang telah dibuat pada proses Friction Stir Welding aluminium nyata, dengan mengamati kekuatan sambungan, tingkat keausan alat, dan distribusi suhu selama pengelasan, untuk menilai kehandalan praktisnya. Selanjutnya, dilakukan optimasi geometri pin serta parameter perlakuan panas (suhu, waktu tahan) menggunakan pendekatan desain eksperimen, guna memaksimalkan umur pakai alat dan kualitas sambungan, serta memberikan panduan desain yang dapat diaplikasikan pada variasi bahan dasar lainnya.

  1. Friction Stir Welding Tool Life Assessment Through Fatigue.... friction stir welding tool life assessment... doi.org/10.2478/scjme-2023-0031Friction Stir Welding Tool Life Assessment Through Fatigue friction stir welding tool life assessment doi 10 2478 scjme 2023 0031
  2. Pengaruh Quenching Terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Mikro Baut Connecting Rod Bekas Untuk Alat Gesek... ejournal.pnc.ac.id/index.php/infotekmesin/article/view/2531Pengaruh Quenching Terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Mikro Baut Connecting Rod Bekas Untuk Alat Gesek ejournal pnc ac index php infotekmesin article view 2531
  3. Review: Friction stir welding tools - R Rai, A De, H K D H Bhadeshia, T DebRoy, 2011. review friction... journals.sagepub.com/doi/10.1179/1362171811Y.0000000023Review Friction stir welding tools R Rai A De H K D H Bhadeshia T DebRoy 2011 review friction journals sagepub doi 10 1179 1362171811Y 0000000023
  4. Pengaruh Variasi Diameter Tool Pin Pada Friction Stir Welding Terhadap Sifat Mekanik Dan Struktur Mikro... ejournal.undip.ac.id/index.php/kapal/article/view/23280Pengaruh Variasi Diameter Tool Pin Pada Friction Stir Welding Terhadap Sifat Mekanik Dan Struktur Mikro ejournal undip ac index php kapal article view 23280
Read online
File size472.11 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test