PNCPNC
InfotekmesinInfotekmesinBawang merah (Allium ascalonicum L.) adalah tanaman umbi-umbian yang penting dalam industri makanan sebagai penambah aroma dan rasa. Pengupasan dan pengirisan bawang merah secara manual memakan waktu lama dan dapat menyebabkan iritasi mata. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji mesin pengupas dan pengiris bawang merah yang terintegrasi, guna meningkatkan efisiensi pengolahan dan mengurangi ketidaknyamanan. Mesin yang digunakan memiliki kapasitas 3 kg. Pengujian pengupasan dilakukan dengan bawang merah seberat 1 kg, 2 kg, dan 3 kg, mencatat waktu yang diperlukan untuk setiap berat. Pengujian pengirisan dilakukan dengan bawang seberat 0,5 kg, 1 kg, 1,5 kg, dan 2 kg, mengukur ketebalan irisan yang dihasilkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin membutuhkan waktu sekitar 6 menit untuk mengupas 1 kg bawang merah, dan 4 menit untuk 2 kg dan 3 kg, menunjukkan efisiensi 30 kali lipat dibandingkan pengupasan manual. Pengirisan bawang 0,5 kg menghasilkan irisan setebal 0,5 mm, sementara untuk 1 kg dan 2 kg, ketebalan irisan konstan di 0,4 mm. Untuk 1,5 kg, ketebalan irisan adalah 0,7 mm, dengan peningkatan kinerja mesin sekitar 3 kali lipat dibandingkan metode manual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mesin pengupas dan pengiris bawang merah yang terintegrasi ini efektif dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pengolahan bawang merah, sehingga dapat diimplementasikan dalam industri makanan.
Berdasarkan hasil pengujian, penggunaan 1 kg bawang merah membutuhkan waktu 6 menit untuk proses pengupasan.Pada pengujian dengan massa 2 kg dan 3 kg, waktu yang dibutuhkan hanya 4 menit, menunjukkan bahwa jumlah bawang merah mempengaruhi kecepatan proses pengupasan.Ketika jumlah bawang merah sedikit, proses pengupasan memakan waktu lebih lama karena adanya ruang antara bawang merah dan karet pengupas yang menyebabkan kurang optimalnya gesekan.Analisis perbandingan pengupasan menunjukkan bahwa penggunaan mesin terbukti lebih cepat dan efisien dibandingkan dengan pengupasan manual.Mesin pengupas mampu mengupas hingga 60 kg bawang merah per jam, menunjukkan peningkatan kinerja 20 kali lipat lebih efektif dibandingkan metode manual.Pada percobaan dan analisis irisan, pengupasan dengan berat 0,5 kg menghasilkan ketebalan irisan 1,5 mm.Pada pengujian dengan berat bawang merah 1 kg dan 2 kg, ketebalan irisan yang dihasilkan adalah 1,4 mm.Sedangkan pada pengujian dengan berat 1,5 kg, ketebalan irisan yang dihasilkan adalah 1,7 mm, menunjukkan kualitas pengirisan yang baik.Hasil analisis efektivitas menunjukkan bahwa pengirisan menggunakan mesin meningkatkan kinerja 3 kali lipat dibandingkan dengan pengirisan manual.
Untuk pengembangan lebih lanjut, penelitian ini menyarankan peningkatan pada mekanisme pengupasan dan pengirisan untuk mengurangi ruang antar bawang merah dan karet pengupas, serta penambahan fitur otomatisasi yang lebih canggih untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan mesin. Selain itu, studi lanjutan dapat fokus pada optimasi desain mesin untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatan pengupasan serta pengirisan, serta mengeksplorasi penggunaan bahan-bahan alternatif yang lebih tahan lama dan efisien. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengukur dampak mesin ini terhadap produktivitas dan kualitas hasil pengolahan bawang merah dalam skala industri, serta menganalisis aspek ekonomi dan sosial implementasinya.
- ejournal.polman-babel.ac.id. ejournal polman babel ac isi jurnal journals manutech teknologi manufaktur... ejournal.polman-babel.ac.id/index.php/dulang/article/view/277ejournal polman babel ac ejournal polman babel ac isi jurnal journals manutech teknologi manufaktur ejournal polman babel ac index php dulang article view 277
- The Robot Design Rancang Bangun Robot Pembersih Solar PV Dengan Sistem Pengendali Nirkabel | Infotekmesin.... doi.org/10.35970/infotekmesin.v14i2.1699The Robot Design Rancang Bangun Robot Pembersih Solar PV Dengan Sistem Pengendali Nirkabel Infotekmesin doi 10 35970 infotekmesin v14i2 1699
- IMPLEMENTASI TEKNOLOGI MESIN PENGUPAS BAWANG MERAH SERTA SOSIALISASI PIRT DI UMKM BRAMBANG GORENG IBU... doi.org/10.31942/ABD.V7I1.6558IMPLEMENTASI TEKNOLOGI MESIN PENGUPAS BAWANG MERAH SERTA SOSIALISASI PIRT DI UMKM BRAMBANG GORENG IBU doi 10 31942 ABD V7I1 6558
- Optimisasi Proses Pengupasan dan Pengirisan Bawang Merah dengan Teknologi Terbaru | Infotekmesin. optimisasi... doi.org/10.35970/infotekmesin.v16i1.2402Optimisasi Proses Pengupasan dan Pengirisan Bawang Merah dengan Teknologi Terbaru Infotekmesin optimisasi doi 10 35970 infotekmesin v16i1 2402
| File size | 667.29 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Kapasitas mesin ini adalah 6 ton biji per jam, sementara kapasitas pabrik sekitar 30 ton tandan buah segar setiap jam. Mesin ini menggunakan motor denganKapasitas mesin ini adalah 6 ton biji per jam, sementara kapasitas pabrik sekitar 30 ton tandan buah segar setiap jam. Mesin ini menggunakan motor dengan
ATTRACTIVEJOURNALATTRACTIVEJOURNAL Penelitian ini berfokus pada penggunaan bioetanol yang dicampur dengan bensin oktan 92 sebagai bahan bakar alternatif untuk meningkatkan kinerja mesinPenelitian ini berfokus pada penggunaan bioetanol yang dicampur dengan bensin oktan 92 sebagai bahan bakar alternatif untuk meningkatkan kinerja mesin
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Alat kupas kulit polong kacang tanah portable berukuran 700 mm × 50 mm × 37 mm ini mampu mengupas 0,86 ons/detik dengan pengoperasian manual. KecepatanAlat kupas kulit polong kacang tanah portable berukuran 700 mm × 50 mm × 37 mm ini mampu mengupas 0,86 ons/detik dengan pengoperasian manual. Kecepatan
ITATSITATS 028 rumah tangga, menghasilkan volume sampah rata‑rata 1,67 kg/orang/hari. Data komposisi sampah yang dipisahkan menunjukkan 150 kg/hari. Pengukuran028 rumah tangga, menghasilkan volume sampah rata‑rata 1,67 kg/orang/hari. Data komposisi sampah yang dipisahkan menunjukkan 150 kg/hari. Pengukuran
POLIBANPOLIBAN Ketiga, kegiatan ini juga berhasil memperkuat hubungan kemitraan antara Politeknik Negeri Banjarmasin dan masyarakat, sebagai wujud nyata pelaksanaan TriKetiga, kegiatan ini juga berhasil memperkuat hubungan kemitraan antara Politeknik Negeri Banjarmasin dan masyarakat, sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri
UNIMUNIM Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh data, bahwa pada putaran mesin 2000 rpm dan waktu pengukuran temperatur selama 0,5 jam (30 menit) diperolehDari penelitian yang telah dilakukan diperoleh data, bahwa pada putaran mesin 2000 rpm dan waktu pengukuran temperatur selama 0,5 jam (30 menit) diperoleh
UBTUBT Mitra menghadapi kendala waktu produksi yang lama dan keseragaman produk yang dihasilkan. Program pengabdian memberikan solusi melalui mekanisasi prosesMitra menghadapi kendala waktu produksi yang lama dan keseragaman produk yang dihasilkan. Program pengabdian memberikan solusi melalui mekanisasi proses
POLRAFPOLRAF Penelitian ini merancang dan membangun mesin yang menggabungkan fungsi perajang dan pemarut dalam satu perangkat, dengan menggerakkannya menggunakan motorPenelitian ini merancang dan membangun mesin yang menggabungkan fungsi perajang dan pemarut dalam satu perangkat, dengan menggerakkannya menggunakan motor
Useful /
DEWANSENGKETADEWANSENGKETA Namun, arbitrase hanya berlaku untuk sengketa yang menyangkut hak yang sepenuhnya dikuasai para pihak berdasarkan kesepakatan. Sosialisasi mengenai peranNamun, arbitrase hanya berlaku untuk sengketa yang menyangkut hak yang sepenuhnya dikuasai para pihak berdasarkan kesepakatan. Sosialisasi mengenai peran
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Full factorial menjadi metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan tiga faktor yaitu suhu pengeringan, waktu pengeringan dan rasio air: molase. HasilFull factorial menjadi metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan tiga faktor yaitu suhu pengeringan, waktu pengeringan dan rasio air: molase. Hasil
PNCPNC Densitas antara 0,46-0,52 gram/cm3 yang telah sesuai dengan syarat SNI 03-2105-2006 dan kadar air 5,98% - 7,70% juga telah sesuai dengan persyaratan JISDensitas antara 0,46-0,52 gram/cm3 yang telah sesuai dengan syarat SNI 03-2105-2006 dan kadar air 5,98% - 7,70% juga telah sesuai dengan persyaratan JIS
PNCPNC Uji intensitas suara mencatat rata-rata 86,9 dB dalam mode otomatis dan 88,2 dB dalam mode manual. Uji konsumsi daya menunjukan penggunaan daya sebesarUji intensitas suara mencatat rata-rata 86,9 dB dalam mode otomatis dan 88,2 dB dalam mode manual. Uji konsumsi daya menunjukan penggunaan daya sebesar