IPDNIPDN

TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen PemerintahanTRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan

Transformasi birokrasi menuju Agile Bureaucracy menjadi tantangan sekaligus kebutuhan dalam menghadapi dinamika perubahan yang semakin cepat. Penelitian ini berfokus pada pengembangan Aparatur Sipil Negara (ASN) muda di Kabupaten Subang dalam mengadopsi prinsip-prinsip ketangkasan (agility) birokrasi guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menggali faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pengembangan ASN muda dalam konteks perubahan organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kepemimpinan adaptif berperan sebagai enabler utama melalui pemberian ruang inovasi, namun belum merata; (2) budaya organisasi mulai bergeser ke arah kolaboratif, meskipun masih diwarnai resistensi struktural; (3) pengembangan kompetensi ASN muda telah dilakukan, tetapi belum sepenuhnya berbasis kebutuhan dan terintegrasi; serta (4) dukungan kebijakan telah mengarah pada penguatan nilai BerAKHLAK, namun implementasinya belum konsisten. Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya reformasi kebijakan dan strategi pelatihan berbasis kebutuhan guna membangun birokrasi yang lebih adaptif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan masa depan.

ASN muda di Kabupaten Subang memiliki pemahaman yang kuat terhadap nilai inti BerAKHLAK, tetapi masih terdapat tantangan dalam menerjemahkan pemahaman tersebut menjadi perilaku nyata yang mendorong budaya kerja yang lebih progresif.Implementasi prinsip Agile Bureaucracy menunjukkan hasil yang baik, khususnya dalam kolaborasi lintas sektor, dukungan kepemimpinan, dan kesiapan digital.Namun, hambatan seperti struktur birokrasi yang kaku, kurangnya mekanisme sistematis untuk mengembangkan ide inovatif, serta penggunaan teknologi yang belum optimal tetap menjadi tantangan.Untuk memperkuat transformasi birokrasi, fokus harus diberikan pada efektivitas kebijakan yang mendorong inovasi dan adopsi teknologi strategis.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak program pembimbingan (mentorship) terhadap penerapan Agile Bureaucracy di kalangan ASN muda. Selain itu, studi tentang peran alat digital dalam meningkatkan kolaborasi lintas sektor dan efisiensi pelayanan publik menjadi arah penting. Terakhir, penelitian juga perlu mengeksplorasi efek reformasi kebijakan terhadap pengurangan resistensi struktural di birokrasi, dengan fokus pada pengembangan mekanisme partisipatif yang melibatkan ASN muda sebagai mitra utama dalam proses perubahan.

  1. W stronę bardziej „zwinnego” prowadzenia polityki publicznej | Studia z Polityki Publicznej.... econjournals.sgh.waw.pl/KSzPP/article/view/927W strono bardziej AzwinnegoAy prowadzenia polityki publicznej Studia z Polityki Publicznej econjournals sgh waw pl KSzPP article view 927
  2. Article | KnE Open. article kne open social sciences issn 668x latest conference proceedings humanities... kneopen.com/kne-social/article/view/10589Article KnE Open article kne open social sciences issn 668x latest conference proceedings humanities kneopen kne social article view 10589
  3. The Development of Young Civil Servants Towards Agile Bureaucracy: Challenges And Strategies In Subang... doi.org/10.33701/jtp.v18i1.5477The Development of Young Civil Servants Towards Agile Bureaucracy Challenges And Strategies In Subang doi 10 33701 jtp v18i1 5477
  4. Bureaucracy Simplification and Civil Servant Performance: An Analysis of the Implementation in West Java... doi.org/10.2991/978-2-38476-273-6_9Bureaucracy Simplification and Civil Servant Performance An Analysis of the Implementation in West Java doi 10 2991 978 2 38476 273 6 9
  5. Article | KnE Open. article kne open social sciences issn 668x latest conference proceedings humanities... doi.org/10.18502/kss.v7i9.11024Article KnE Open article kne open social sciences issn 668x latest conference proceedings humanities doi 10 18502 kss v7i9 11024
Read online
File size491.13 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test