IPDNIPDN

TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen PemerintahanTRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan

Reformasi Birokrasi merupakan upaya dalam pembangunan sistem birokrasi yang lebih baik, mewujudkan pemerintahan yang dinamis dan memberikan dampak nyata kepada masyarakat, serta meningkatkan efektif dan efisien dalam penyelenggaraan pemerintahan. Oleh karena itu Reformasi Birokrasi menuntut para birokrat (ASN) agar mampu melakukan tindakan perubahan di tubuh birokrasi itu sendiri. Belum optimalnya birokrasi disebabkan ketidakmampuan ASN dalam menciptakan ide perubahan dan menerapkan secara tertstruktur sehingga perlu adanya perubahan secara terstruktur dalam penerapan reformasi birokrasi. Dalam konteks tersebut penulis akan membahas mengenai konsep Ambidextrous leadership, dimana mengkombinasikan kemampuan untuk eksplorasi ide baru dan memastikan implementasi yang terstruktur dan terkontrol. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic literature review (SLR) dengan pedoma PRISMA. Dengan pencarian sebagai base data sebanyak 3.001 artikel teridentifikasi, 399 artikel setelah melakukan eliminasi dan 32 artikel setelah proses penyaringan dan peniliaian yang memenuhi kriteria menggunakan Scopus. Hasil sistensis ambidextrous leadership berkorelasi positif terhadap budaya inovasi, kualitas layanan, efektivitas organisasi dan hasil kinerja lain, terutama jika di support dengan kejelasan tujuan, iklim pada organisasi, kecerdasan mental dan tata kelola organisasi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Ambidextrous leadership memiliki peran yang signifikan terhadap transformasi reformasi birokrasi yang ada di Indonesia. Khusus dalam memperkuat inovasi dan meningkatkan kinerja pada organisasi.

Ambidextrous leadership berperan penting dalam memperkuat inovasi dan meningkatkan kinerja organisasi di Indonesia.Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi kemampuan eksplorasi dan pengendalian struktural sangat efektif dalam reformasi birokrasi.Diperlukan pendekatan yang lebih terstruktur untuk memaksimalkan potensi leadership ini dalam lingkungan pemerintahan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh ambidextrous leadership terhadap inovasi di daerah-daerah dengan karakteristik administratif yang berbeda. 2. Perlu dilakukan analisis komparatif antara ambidextrous leadership dengan gaya kepemimpinan lainnya dalam konteks reformasi birokrasi. 3. Penelitian lebih lanjut tentang integrasi teknologi digital dalam memperkuat implementasi ambidextrous leadership untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik.

  1. Rethinking Bureaucracy in the Digital Era: A Qualitative Review of Public Sector Transformation in Indonesia... goldenratio.id/index.php/grsse/article/view/1425Rethinking Bureaucracy in the Digital Era A Qualitative Review of Public Sector Transformation in Indonesia goldenratio index php grsse article view 1425
  2.  . 0 doi.org/10.3390/su9122336A 0 doi 10 3390 su9122336
  3. Linking ambidextrous leadership and small and medium scale enterprises export performance | Isichei |... doi.org/10.4102/sajbm.v53i1.2791Linking ambidextrous leadership and small and medium scale enterprises export performance Isichei doi 10 4102 sajbm v53i1 2791
  4. An archival review of preferred methods for theory building in follower research | Feldman | South African... doi.org/10.4102/sajems.v21i1.1582An archival review of preferred methods for theory building in follower research Feldman South African doi 10 4102 sajems v21i1 1582
  5. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1186/s12912-024-02277-1Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1186 s12912 024 02277 1
Read online
File size935.83 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test