PHARMACONMWPHARMACONMW
Jurnal Pharmacia Mandala WaluyaJurnal Pharmacia Mandala WaluyaInfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi yang melibatkan organ saluran pernapasan bagian atas dan bagian bawah yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit dari infeksi ringan sampai berat. Penggunaan obat secara rasional memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dengan pemakaian obat yang tepat, proses penyembuhan penyakit dapat berlangsung lebih cepat. Penggunaan antibiotik tidak rasional berdampak serius, terutama memicu resistensi antibiotik (bakteri jadi kebal), membuat infeksi sulit diobati, memperpanjang masa sakit, meningkatkan biaya perawatan, dan risiko kematian. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Pengambilan data dilakukan menggunakan data rekam medik pasien. Rasionalitas penggunaan antibiotika ditentukan dengan menggunakan metode Gyssens. Pada penelitian ini menggunakan uji statistik Chi-square. Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah seluruh data rekam medik sebanyak 283 pasien ISPA dan diperoleh sampel sebanyak 100 data rekam medik yang memenuhi kriteria inklusi pada rawat inap di Puskesmas Tongkuno Kabupaten Muna Tahun 2023. Hasil penelitian pasien ISPA di Puskesmas Tongkuno diketahui bahwa jumlah pasien dengan jenis kelamin perempuan lebih banyak dengan presentase sebesar (53,0%). Antibiotik yang paling sering digunakan adalah Amoxicillin dengan presentase sebesar (77,0%). Hasil rasionalitas antibiotik diperoleh tepat indikasi, tepat dosis, tepat obat, tepat cara pemberian, dan tepat lama pemberian yaitu memiliki hasil yang sama dengan presentase sebesar (86,0%) dan yang tidak rasional sebanyak (14,0%). Nilai p pada hubungan rasionalitas penggunaan antibiotik terhadap lama rawat inap adalah p < 0,001, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara rasionalitas penggunaan antibiotik dengan lama rawat inap pasien ISPA di Puskesmas Tongkuno Kabupaten Muna.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan hubungan yang signifikan antara rasionalitas penggunaan antibiotik dengan lama rawat inap pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).Secara spesifik, ketepatan indikasi, dosis, pemilihan obat, cara pemberian, serta lama pemberian antibiotik menunjukkan korelasi yang erat dengan durasi rawat inap pasien.Oleh karena itu, memastikan penggunaan antibiotik yang rasional pada setiap aspeknya sangat krusial untuk mengoptimalkan proses penyembuhan dan meminimalkan lama rawat inap pasien ISPA.
Penelitian ini memberikan gambaran penting mengenai hubungan antara rasionalitas penggunaan antibiotik dan lama rawat inap pada pasien ISPA. Berdasarkan temuan ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan memberikan solusi konkret. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi kualitatif atau survei mendalam guna mengidentifikasi faktor-faktor yang mendasari praktik peresepan antibiotik yang tidak rasional di Puskesmas Tongkuno dan fasilitas kesehatan serupa. Investigasi ini dapat mencakup persepsi dan tingkat pengetahuan para tenaga kesehatan mengenai pedoman penggunaan antibiotik, ketersediaan alat diagnostik cepat, serta tekanan dari pasien atau keluarga untuk peresepan antibiotik. Pemahaman yang komprehensif tentang akar permasalahan ini akan menjadi fondasi untuk merancang intervensi yang efektif. Kedua, mengingat adanya temuan ketidakrasionalan, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada evaluasi efektivitas program pengelolaan antimikroba atau yang dikenal sebagai Antibiotic Stewardship Program (ASP) di tingkat puskesmas. Studi ini dapat merancang, mengimplementasikan, dan mengukur dampak ASP terhadap peningkatan rasionalitas penggunaan antibiotik, pengurangan resistensi, serta efisiensi biaya dan lama rawat inap. Dengan demikian, dapat ditentukan apakah program tersebut mampu membawa perubahan positif yang berkelanjutan. Ketiga, mengingat potensi resistensi antibiotik akibat penggunaan yang tidak rasional, penelitian longitudinal diperlukan untuk memantau perubahan pola resistensi mikroba penyebab ISPA terhadap antibiotik yang umum digunakan di area tersebut. Studi ini akan memberikan data epidemiologis yang krusial untuk adaptasi pedoman terapi di masa mendatang, memastikan bahwa pengobatan tetap efektif dan relevan. Ketiga saran penelitian ini saling melengkapi, menawarkan pendekatan holistik mulai dari identifikasi masalah, intervensi, hingga pemantauan dampak jangka panjang.
| File size | 1.09 MB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
IBIK57IBIK57 SPK berbasis Weighted Product (WP) yang dikembangkan memungkinkan guru di SDN 03 Bojong Gede untuk memilih metode pembelajaran secara objektif dan terstruktur.SPK berbasis Weighted Product (WP) yang dikembangkan memungkinkan guru di SDN 03 Bojong Gede untuk memilih metode pembelajaran secara objektif dan terstruktur.
PHARMACONMWPHARMACONMW Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara dimensi pendaftaran resep, penggkajian dan pelayanan resep, pelayanan informasi obat, pelayananHasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara dimensi pendaftaran resep, penggkajian dan pelayanan resep, pelayanan informasi obat, pelayanan
PHARMACONMWPHARMACONMW Namun, swamedikasi juga memiliki risiko jika dilakukan dengan adanya keterbatasan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat yang dapat menyebabkanNamun, swamedikasi juga memiliki risiko jika dilakukan dengan adanya keterbatasan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat yang dapat menyebabkan
IBIK57IBIK57 Pengembangan sistem inventory berbasis web mampu menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut. Sistem yang telah dirancang dan diimplementasikanPengembangan sistem inventory berbasis web mampu menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut. Sistem yang telah dirancang dan diimplementasikan
PHARMACONMWPHARMACONMW Siprofloksasin, gentamisin, dan levofloksasin memiliki aktivitas yang lebih efektif dibandingkan amoksisilin terhadap bakteri yang diuji. Tingginya tingkatSiprofloksasin, gentamisin, dan levofloksasin memiliki aktivitas yang lebih efektif dibandingkan amoksisilin terhadap bakteri yang diuji. Tingginya tingkat
PHARMACONMWPHARMACONMW Ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L) merupakan salah satu tanaman umbi-umbian yang mengandung beragam senyawa bioaktif, salah satunya antosianin, yang berpotensiUbi jalar ungu (Ipomoea batatas L) merupakan salah satu tanaman umbi-umbian yang mengandung beragam senyawa bioaktif, salah satunya antosianin, yang berpotensi
PHARMACONMWPHARMACONMW Lour) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin, memiliki aktivitas antimikroba terhadap Propionibacterium acnes dan Malassezia furfur.Lour) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin, memiliki aktivitas antimikroba terhadap Propionibacterium acnes dan Malassezia furfur.
PHARMACONMWPHARMACONMW Terdapat angka kejadian Drug Related Problems (DRPs) berupa interaksi obat pada 15 pasien (100%) di RSJ Kota Kendari. Tidak ditemukan kasus DRPs pada kategoriTerdapat angka kejadian Drug Related Problems (DRPs) berupa interaksi obat pada 15 pasien (100%) di RSJ Kota Kendari. Tidak ditemukan kasus DRPs pada kategori
Useful /
IBIK57IBIK57 Namun, SMK IT Aisyiyah Jakarta Selatan masih menggunakan sistem manual baik itu dicatat dalam buku nilai (leger) atau aplikasi sederhana yang belum sepenuhnyaNamun, SMK IT Aisyiyah Jakarta Selatan masih menggunakan sistem manual baik itu dicatat dalam buku nilai (leger) atau aplikasi sederhana yang belum sepenuhnya
PHARMACONMWPHARMACONMW Untuk mengatasi masalah ini teknologi nanopartikel telah digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi nanopartikel minyakUntuk mengatasi masalah ini teknologi nanopartikel telah digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi nanopartikel minyak
PHARMACONMWPHARMACONMW Perbandingan ekstrak etanol dan infusa berdasarkan uji T tidak menunjukkan perbedaan signifikan.meski demikian, secara deskriptif ekstrak etanol lebihPerbandingan ekstrak etanol dan infusa berdasarkan uji T tidak menunjukkan perbedaan signifikan.meski demikian, secara deskriptif ekstrak etanol lebih
PHARMACONMWPHARMACONMW Jenis penelitian adalah eksperimental. Penetapan kadar flavonoid total diukur menggunakan spektrofotometri UV-Vis 436 nm dan pengujian aktivitas antioksidanJenis penelitian adalah eksperimental. Penetapan kadar flavonoid total diukur menggunakan spektrofotometri UV-Vis 436 nm dan pengujian aktivitas antioksidan