PHARMACONMWPHARMACONMW

Jurnal Pharmacia Mandala WaluyaJurnal Pharmacia Mandala Waluya

Swamedikasi adalah perilaku masyarakat yang mengkonsumsi obat secara mandiri berdasarkan diagnosis yang dialami tanpa adanya resep dokter yang diambil. Namun, swamedikasi juga memiliki risiko jika dilakukan dengan adanya keterbatasan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat yang dapat menyebabkan kesalahan dalam pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Metode penelitian yang digunakan Adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross-sectional taraf singnifikan P<0,05, Populasi penelitian ini adalah konsumen yang membeli OAINS (tanpa menggunakan resep dokter) yang melakukan swamedikasi di Apotek Fiyalin Farma pada periode bulan Januari-Mei Tahun 2025 dengan jumlah sampel penelitian ini adalah 100 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan skala Likert untuk penentuan kriteria objektif baik dan kurang. Teknik analisis menggunakan data univariat dan bivariat Chi-Square. Hasil penelitian tingkat pengetahuan masyarakat yang kategori baik yaitu sebanyak 48 respondent (48,0%) dan yang kurang sebanyak 52 responden (52,0%). Selanjutnya tingkat perilaku swamedikasi masyarakat yang kategori baik yaitu sebanyak 42 respondent (42,0%) dan yang kurang sebanyak 58 responden (58,0%). Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan chi-square diperoleh hasil dengan nilai ρ-value < 0,001. Hal ini menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi penggunaan OAINS di Apotek Fiyalin Farma. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat mengenai perilaku swamedikasi khususnya pada penggunaan OAINS.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar masyarakat memiliki tingkat pengetahuan yang kurang mengenai penggunaan OAINS, yang berkorelasi dengan perilaku swamedikasi yang juga cenderung kurang tepat.Hasil uji statistik Chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi penggunaan OAINS di Apotek Fiyalin Farma (ρ-value < 0,001).Ini menegaskan bahwa pengetahuan memiliki peran krusial dalam membentuk perilaku swamedikasi yang benar dan aman.

Mengingat bahwa tingkat pengetahuan yang baik tidak selalu menjamin perilaku swamedikasi yang aman, penelitian lanjutan dapat fokus menggali faktor-faktor psikologis dan sosial apa saja yang turut memengaruhi keputusan masyarakat dalam swamedikasi OAINS. Misalnya, dapat dilakukan studi kualitatif untuk memahami persepsi risiko, kepercayaan tradisional, atau pengaruh lingkungan sosial yang mungkin menyebabkan seseorang dengan pengetahuan memadai tetap melakukan praktik swamedikasi yang kurang tepat. Selain itu, penting untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas program edukasi kesehatan yang lebih terstruktur. Bagaimana strategi edukasi yang melibatkan apoteker atau tokoh masyarakat setempat dapat secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku swamedikasi OAINS menjadi lebih rasional di komunitas serupa? Penelitian eksperimen dengan kelompok intervensi dan kontrol dapat mengukur dampak langsung dari intervensi tersebut terhadap peningkatan literasi kesehatan masyarakat serta penurunan insiden kesalahan penggunaan obat. Penelitian ini juga bisa diperluas cakupannya, tidak hanya di satu apotek atau desa, tetapi juga membandingkan kondisi di wilayah perkotaan dan pedesaan, atau bahkan melibatkan jenis obat lain yang sering digunakan untuk swamedikasi. Seberapa besar dampak ekonomi akibat praktik swamedikasi OAINS yang tidak tepat, termasuk biaya pengobatan komplikasi atau efek samping yang muncul? Analisis ini akan memberikan gambaran komprehensif tentang pentingnya swamedikasi yang aman dari berbagai perspektif, membantu pemerintah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan kesehatan yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk masyarakat luas.

  1. Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Penggunaan Oains di Apotek Fiyalin Farma Desa... jurnal-pharmaconmw.com/jpmw/index.php/jpmw/article/view/550Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Penggunaan Oains di Apotek Fiyalin Farma Desa jurnal pharmaconmw jpmw index php jpmw article view 550
Read online
File size1.1 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test