LLDIKTI13LLDIKTI13

Aceh Journal of Health InnovationAceh Journal of Health Innovation

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media sosial dalam pencegahan dan pengelolaan penyakit diabetes mellitus (DM). Rumusan masalah yang diajukan adalah sejauh mana media sosial dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit diabetes, mempengaruhi perubahan perilaku, dan mengatasi tantangan dalam proses penyembuhannya. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur sistematis dengan pendekatan PRISMA, yang mencakup pencarian artikel melalui Google Scholar dengan queri yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, terutama platform seperti TikTok, WhatsApp, dan Zoom, efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang penyakit diabetes. Namun, meskipun terdapat peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku yang nyata seperti kepatuhan terhadap pengobatan atau diet sehat, diperlukan pendekatan yang lebih holistik dan interaktif guna memperoleh dampak yang lebih nyata. Oleh karena itu, disarankan agar pihak terkait memanfaatkan media sosial sebagai bagian dari strategi pencegahan yang lebih komprehensif, yang mencakup konseling tatap muka, pengingat rutin, dan dukungan sosial yang berkelanjutan. Disamping itu, untuk meningkatkan efektivitas, kualitas konten, serta keterlibatan audiens dalam berintegrasi dengan media sosial diharapkan dapat lebih memperhatikan sisi edukasi.

Media sosial memiliki potensi signifikan untuk pencegahan dan pengelolaan diabetes, khususnya platform video pendek seperti TikTok serta aplikasi pesan seperti WhatsApp dan Zoom, yang efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat.Namun, peningkatan pengetahuan belum cukup untuk mengubah perilaku seperti kepatuhan pengobatan atau diet, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih holistik, interaktif, dan berkelanjutan, termasuk konseling tatap muka, pengingat rutin, serta dukungan sosial.Keberhasilan strategi ini bergantung pada kualitas konten, literasi digital, validitas informasi, dan integrasi media sosial dengan metode edukasi lain untuk memastikan perubahan perilaku yang positif dalam jangka panjang.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas gabungan antara intervensi media sosial dan konseling tatap muka dalam mengubah perilaku pasien diabetes melalui uji coba terkontrol secara acak, sehingga mengukur kontribusi masing-masing komponen terhadap kepatuhan pengobatan dan pola makan sehat. Selanjutnya, studi dapat meneliti pengaruh kualitas konten dan tingkat literasi digital terhadap kredibilitas serta adopsi informasi kesehatan di platform TikTok dan WhatsApp pada berbagai kelompok usia, dengan fokus pada bagaimana faktor-faktor tersebut memoderasi perubahan pengetahuan dan perilaku. Terakhir, eksplorasi penggunaan sistem pengingat berbasis kecerdasan buatan yang dipersonalisasi melalui aplikasi pesan dapat membantu meningkatkan kepatuhan obat dan diet pada penderita diabetes dalam jangka panjang, sambil menilai dampaknya terhadap motivasi dan keterlibatan pengguna.

  1. Historical Origins of the Health Belief Model - Irwin M. Rosenstock, 1974. historical origins health... doi.org/10.1177/109019817400200403Historical Origins of the Health Belief Model Irwin M Rosenstock 1974 historical origins health doi 10 1177 109019817400200403
Read online
File size186.14 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test