LPPM UNBAJALPPM UNBAJA

Jurnal Intent: Jurnal Industri dan Teknologi TerpaduJurnal Intent: Jurnal Industri dan Teknologi Terpadu

Penelitian ini menganalisis pengendalian persediaan bahan baku kayu di PT Suryamas Lestariprima menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk mencapai efisiensi biaya persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghitungan EOQ menghasilkan jumlah pemesanan optimal sebesar 19,8772 m³ untuk bahan baku durian, 18,8571 m³ untuk rambung, dan 14,0553 m³ untuk sembarang, yang dirancang untuk meminimalkan biaya persediaan perusahaan. Selain itu, penentuan stok pengaman (safety stock) sebesar 14.954,5081 m³ untuk durian, 17.101,8334 m³ untuk rambung, dan 384,7911 m³ untuk sembarang membantu perusahaan menghadapi potensi fluktuasi permintaan selama masa tenggang (lead time). Penelitian ini juga menetapkan titik pemesanan ulang (reorder point) sebagai batas minimal sebelum pemesanan ulang dilakukan, yaitu 15.038,4718 m³ untuk durian, 17.230,6429 m³ untuk rambung, dan 404,1126 m³ untuk kayu sembarang. Penerapan metode EOQ menghasilkan penghematan biaya persediaan sebesar Rp5.409.005.289 untuk kayu durian, Rp2.888.543.167 untuk kayu rambung, dan Rp1.506.367.701 untuk kayu sembarang. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar perusahaan mempertimbangkan penerapan EOQ sebagai standar dalam mengelola persediaan dan menjaga efisiensi operasionalnya.

Metode Economic Order Quantity (EOQ) mampu mengoptimalkan pengendalian persediaan bahan baku di PT Suryamas Lestariprima dengan menetapkan jumlah pemesanan optimal untuk durian (19,8772 m³), rambung (18,8571 m³), dan bahan baku sembarang (14,0553 m³), yang meminimalkan total biaya persediaan.101,8334 m³ untuk rambung, dan 384,7911 m³ untuk sembarang, guna mengantisipasi fluktuasi permintaan selama lead time.230,6429 m³ (rambung), dan 404,1126 m³ (sembarang), untuk memastikan kelancaran produksi.Dengan penerapan EOQ, total biaya persediaan untuk durian, rambung, dan sembarang masing-masing mencapai Rp5,41 miliar, Rp2,89 miliar, dan Rp1,51 miliar.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa EOQ efektif dalam mengurangi biaya berlebih dan meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan metode Just in Time (JIT) sebagai alternatif EOQ untuk meningkatkan efisiensi persediaan di industri berbeda. 2. Analisis dampak prediksi permintaan berbasis data historis terhadap optimalisasi EOQ dapat menjadi arah studi baru untuk memperkuat akurasi pengendalian persediaan. 3. Studi tentang integrasi EOQ dengan praktik ramah lingkungan dapat dikembangkan untuk mengevaluasi keberlanjutan pengelolaan bahan baku kayu di perusahaan.

Read online
File size820.43 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test