STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG
SESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan KristenSESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan KristenPenelitian ini menganalisis ketegangan teologis antara kehendak bebas manusia dan kedaulatan ilahi melalui telaah sistematik terhadap narasi monarki dalam kitab 2 Raja-Raja. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-kontekstual yang mengintegrasikan hermeneutika biblika dan teologi sistematik, penelitian ini mengkaji paradoks-paradoks teologis seperti perubahan keputusan Allah terhadap doa Hiskia dan ketidaksesuaian nubuat Hulda dengan kematian tragis Yosia. Melalui analisis naratif-sistematik dan sintesis dengan pemikiran teolog Reformed seperti Calvin dan Berkhof, penelitian ini menemukan bahwa paradoks-paradoks tersebut tidak menunjukkan keterbatasan atau inkonsistensi ilahi, melainkan mengungkapkan dimensi relasional Allah yang berkarya melalui struktur waktu dan sejarah tanpa kehilangan atribut kekal-Nya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monarki dalam 2 Raja-Raja, meskipun ditandai kegagalan moral dan spiritual, tetap menjadi instrumen providensial di mana Allah menggenapi maksud kekal-Nya melalui konsep secondary causes dan relational mutability. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketegangan antara kehendak bebas dan kedaulatan ilahi dalam narasi monarki Israel bukan kontradiksi yang menggugurkan konsistensi teologi sistematik, tetapi justru menjadi ruang di mana kompleksitas providensia Allah termanifestasi secara autentik, menegaskan bahwa Allah berdaulat penuh atas sejarah sambil memungkinkan partisipasi manusia yang bermakna dalam rencana keselamatan-Nya.
Analisis narasi monarki dalam kitab 2 Raja-Raja menunjukkan bahwa ketegangan antara kehendak bebas manusia dan kedaulatan ilahi bukanlah kontradiksi, melainkan cerminan kompleksitas providensia Allah yang autentik.Paradoks seperti perubahan keputusan Allah terhadap doa Hiskia dan nubuat Hulda terkait Yosia justru memperlihatkan dimensi relasional dari Allah yang kekal namun berkarya dalam waktu dan sejarah.Dalam kerangka teologi Reformed, konsep secondary causes Calvin dan relational mutability Ware memberikan landasan koheren untuk memahami bagaimana Allah tetap berdaulat sambil mengundang partisipasi manusia melalui doa, keputusan, dan tindakan.Monarki Israel yang penuh kegagalan tidak membatalkan kehendak Allah, melainkan menjadi tipologi dari Kerajaan Kristus yang sempurna, di mana legitimasi ditentukan oleh ketaatan terhadap Allah, bukan oleh kekuasaan duniawi.
1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi konsep providensia dalam genre sastra naratif Perjanjian Lama lainnya, seperti kitab Yosua atau Hakim-Hakim, untuk memperkaya pemahaman tentang dinamika kehendak ilahi dan respons manusia. 2. Studi perbandingan antara model teologi Reformed dan teologi naratif kontemporer dapat dikembangkan untuk menafsirkan bagaimana paradoks teologis dalam kitab 2 Raja-Raja relevan dengan isu-isu modern seperti kebebasan manusia dan otoritas Tuhan. 3. Penelitian dapat fokus pada penerapan konsep secondary causes dalam konteks teologi pelayanan atau etika kristiani, dengan mengevaluasi bagaimana prinsip ini memengaruhi pemahaman tentang tanggung jawab moral dan peran manusia dalam rencana keselamatan Allah.
| File size | 341.08 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
IAKN TORAJAIAKN TORAJA Sintesis tersebut menggeser tolak ukur martabat manusia dari kapasitas kognitif atau fisik individual menuju partisipasi dalam relasi persekutuan. MoltmannSintesis tersebut menggeser tolak ukur martabat manusia dari kapasitas kognitif atau fisik individual menuju partisipasi dalam relasi persekutuan. Moltmann
MORIAHMORIAH Kendala yang dihadapi dalam pembentukan karakter siswa adalah kurangnya kerjasama antara guru dengan orang tua, serta pengaruh internal dan eksternal.Kendala yang dihadapi dalam pembentukan karakter siswa adalah kurangnya kerjasama antara guru dengan orang tua, serta pengaruh internal dan eksternal.
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini menegaskan bahwa splagchnizomai dalam Matius 14.13–21 merupakan kategori teologis yang mengungkapkan Yesus sebagai perwujudan belas kasihPenelitian ini menegaskan bahwa splagchnizomai dalam Matius 14.13–21 merupakan kategori teologis yang mengungkapkan Yesus sebagai perwujudan belas kasih
STTKBSTTKB Oleh karena itu, upaya reposisi PAK harus dilakukan secara struktural, filosofis, dan pedagogis melalui pengakuan politik, pengembangan kurikulum kontekstual,Oleh karena itu, upaya reposisi PAK harus dilakukan secara struktural, filosofis, dan pedagogis melalui pengakuan politik, pengembangan kurikulum kontekstual,
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) adalah pribadi yang dipanggil untuk mewakili Kristus dalam dunia pendidikan, baik melalui pengajaran, perilaku, maupunGuru Pendidikan Agama Kristen (PAK) adalah pribadi yang dipanggil untuk mewakili Kristus dalam dunia pendidikan, baik melalui pengajaran, perilaku, maupun
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Hasil penelitian menunjukkan bahwa Paulus menerapkan prinsip-prinsip etika seperti kasih sebagai dasar tindakan, pengampunan yang memulihkan, disiplinHasil penelitian menunjukkan bahwa Paulus menerapkan prinsip-prinsip etika seperti kasih sebagai dasar tindakan, pengampunan yang memulihkan, disiplin
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai Pendidikan Agama Islam yang terkandung dalam pertunjukan yang dilaksanakan di KabupatenTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai Pendidikan Agama Islam yang terkandung dalam pertunjukan yang dilaksanakan di Kabupaten
STTSIMPSONSTTSIMPSON Paulus menjelaskan tindakan Allah terhadap umat pilihan-Nya di masa lalu, di-mana Israel sebagai menjauhkan diri dari kemurahan Allah dan mengabaikan kesempatannya.Paulus menjelaskan tindakan Allah terhadap umat pilihan-Nya di masa lalu, di-mana Israel sebagai menjauhkan diri dari kemurahan Allah dan mengabaikan kesempatannya.
Useful /
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Instrumen utama berupa soal pre-test dan post-test yang mencakup enam indikator keterampilan proses sains yaitu mengamati, mengajukan hipotesis, melakukanInstrumen utama berupa soal pre-test dan post-test yang mencakup enam indikator keterampilan proses sains yaitu mengamati, mengajukan hipotesis, melakukan
IBI DarmajayaIBI Darmajaya Data kemudian dianalisis menggunakan teknik model persamaan struktural dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3. Penelitian menunjukkan bahwa sikap, normaData kemudian dianalisis menggunakan teknik model persamaan struktural dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3. Penelitian menunjukkan bahwa sikap, norma
IBI DarmajayaIBI Darmajaya Teknik pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling. Survey online kepada seluruh pelanggan keju X diperoleh 158 responden. Hasil penelitianTeknik pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling. Survey online kepada seluruh pelanggan keju X diperoleh 158 responden. Hasil penelitian
STTSIMPSONSTTSIMPSON Gereja yang kuat terbentuk dari jemaat yang kuat. Jemaat yang kuat didapat dari pendampingan pastoral yang secara aktif menyentuh keseluruhan kehidupanGereja yang kuat terbentuk dari jemaat yang kuat. Jemaat yang kuat didapat dari pendampingan pastoral yang secara aktif menyentuh keseluruhan kehidupan