PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA
Jurnal Pendidikan IndonesiaJurnal Pendidikan IndonesiaAngka persalinan sectio caesarea (SC) terus meningkat secara global dan nasional. Nyeri pasca operasi SC merupakan masalah yang sering terjadi dan dapat menghambat pemulihan serta kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Enhanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS) dalam mengurangi nyeri pasca operasi dan mempercepat pemulihan pada pasien sectio caesarea. Penelitian dilakukan di RS Sarah Medan dengan menggunakan desain kuantitatif dan pendekatan observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah pasien pasca sectio caesarea yang menjalani metode ERACS dan konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ERACS secara signifikan menurunkan tingkat nyeri (p = 0,035) dan mempercepat waktu mobilisasi (p = 0,001) dibandingkan dengan metode konvensional. Namun, tidak ditemukan perbedaan signifikan dalam durasi rawat inap antara kedua kelompok (p = 0,153). Temuan ini menunjukkan bahwa metode ERACS dapat meningkatkan kenyamanan dan kualitas pemulihan pasien pasca sectio caesarea. Disarankan agar tenaga kesehatan memberikan edukasi mengenai manfaat ERACS, dan untuk penelitian selanjutnya, perlu dilakukan dengan sampel yang lebih besar serta periode observasi yang lebih panjang.
Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Enhanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS) lebih efektif dalam mempercepat pemulihan pasien sectio caesarea dibandingkan metode konvensional.ERACS terbukti menurunkan tingkat nyeri pasca operasi dan mempercepat waktu mobilisasi.Durasi rawat inap tidak menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua metode.Tenaga kesehatan disarankan untuk memberikan edukasi mengenai protokol ERACS, dan penelitian selanjutnya perlu menggunakan sampel yang lebih besar serta periode observasi yang lebih panjang.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi untuk memperdalam pemahaman mengenai efektivitas ERACS dalam konteks pelayanan kesehatan Indonesia. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan melibatkan sampel pasien yang lebih besar dan beragam, mencakup berbagai kelompok usia, paritas, dan kondisi medis komorbid, untuk memastikan generalisasi hasil penelitian. Kedua, studi longitudinal yang melacak pasien dalam jangka waktu yang lebih lama setelah operasi SC dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai dampak jangka panjang ERACS terhadap kualitas hidup, tingkat kepuasan pasien, dan potensi komplikasi pasca operasi. Ketiga, penelitian yang berfokus pada identifikasi faktor-faktor prediktif yang memengaruhi respons pasien terhadap protokol ERACS, seperti karakteristik pasien, praktik klinis, dan faktor sosial-ekonomi, dapat membantu dalam personalisasi perawatan dan optimasi implementasi ERACS di berbagai setting pelayanan kesehatan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir di Indonesia.
- Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam dengan Guided imagery Terhadap Skala Nyeri Pasien Pasca Operasi... doi.org/10.59841/an-najat.v2i2.1198Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam dengan Guided imagery Terhadap Skala Nyeri Pasien Pasca Operasi doi 10 59841 an najat v2i2 1198
- Pengaruh Foot Massage terhadap Tingkat Nyeri Klien Post Operasi Sectio Caesarea | Muliani | Journal of... jurnal.unpad.ac.id/jnc/article/view/24122Pengaruh Foot Massage terhadap Tingkat Nyeri Klien Post Operasi Sectio Caesarea Muliani Journal of jurnal unpad ac jnc article view 24122
- Enhanced Recovery Program after Cesarean Section in Sulaimani Maternity Teaching Hospital | Kurdistan... kjar.spu.edu.iq/index.php/kjar/article/view/501Enhanced Recovery Program after Cesarean Section in Sulaimani Maternity Teaching Hospital Kurdistan kjar spu edu iq index php kjar article view 501
| File size | 221.92 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Metode edukasi yang digunakan bersifat partisipatif dan interaktif, termasuk kuliah interaktif, diskusi kelompok, sesi tanya jawab, simulasi cuci tanganMetode edukasi yang digunakan bersifat partisipatif dan interaktif, termasuk kuliah interaktif, diskusi kelompok, sesi tanya jawab, simulasi cuci tangan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Kesimpulan: Dari hasil penelitian pada feses anak di puskesmas rijali ambon ditemukan 5 sampel feses terdapat bakteri Salmonella Sp. Dari hasil penelitianKesimpulan: Dari hasil penelitian pada feses anak di puskesmas rijali ambon ditemukan 5 sampel feses terdapat bakteri Salmonella Sp. Dari hasil penelitian
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian pretest posttest control group design. Sampel berjumah 52 balita wasting yang dibagiJenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian pretest posttest control group design. Sampel berjumah 52 balita wasting yang dibagi
WPCPUBLISHERWPCPUBLISHER 024, terdapat korelasi antar asam urat dengan urolithiasis p value 0. 004, sedangkan menggunakan uji kolmogorovo smirnove untuk faktor umur dengan hasil024, terdapat korelasi antar asam urat dengan urolithiasis p value 0. 004, sedangkan menggunakan uji kolmogorovo smirnove untuk faktor umur dengan hasil
WPCPUBLISHERWPCPUBLISHER Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan upaya evaluasi dan monitoring untuk meningkatkan perilaku cuci tangan perawat. Hal ini penting untuk memastikanPenelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan upaya evaluasi dan monitoring untuk meningkatkan perilaku cuci tangan perawat. Hal ini penting untuk memastikan
INSPIRAINSPIRA S yaitu 27 dalam kategori regenerasi dan responden Tn. Y yaitu 25 dalam kategori regenrasi. Setelah dilakukan penerapan perawatan luka dengan madu skalaS yaitu 27 dalam kategori regenerasi dan responden Tn. Y yaitu 25 dalam kategori regenrasi. Setelah dilakukan penerapan perawatan luka dengan madu skala
INSPIRAINSPIRA Kesimpulan: Penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan senam kaki selama 3 hari berturut-turut dalam waktu 15 menit, terjadi penurunan kadar glukosaKesimpulan: Penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan senam kaki selama 3 hari berturut-turut dalam waktu 15 menit, terjadi penurunan kadar glukosa
INSPIRAINSPIRA Bagi klien dengan keluhan nyeri baik asam urat maupun nyeri lainnya diharapkan dapat melakukan terapi guided imagery secara mandiri di rumah ketika nyeriBagi klien dengan keluhan nyeri baik asam urat maupun nyeri lainnya diharapkan dapat melakukan terapi guided imagery secara mandiri di rumah ketika nyeri
Useful /
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Pandemi COVID-19 yang melanda dunia sejak akhir tahun 2019 telah berdampak besar, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga di berbagai sektor ekonomi,Pandemi COVID-19 yang melanda dunia sejak akhir tahun 2019 telah berdampak besar, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga di berbagai sektor ekonomi,
WIRARAJAWIRARAJA Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara fasilitas air bersih dan penggunaan toilet dengan kejadian diare pada balita di Desa KeluargaPenelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara fasilitas air bersih dan penggunaan toilet dengan kejadian diare pada balita di Desa Keluarga
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Penelitian ini cenderung hanya menguji hubungan langsung antara variabel independen dan variabel dependen, tanpa melihat efek moderasi dan mediasi. HasilPenelitian ini cenderung hanya menguji hubungan langsung antara variabel independen dan variabel dependen, tanpa melihat efek moderasi dan mediasi. Hasil
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Fishers Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 22 responden dengan peran gender kategoriAnalisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Fishers Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 22 responden dengan peran gender kategori