STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA

Jurnal Kesehatan dan PembangunanJurnal Kesehatan dan Pembangunan

Masa menopause merupakan proses biologis yang wajar terjadi pada setiap perempuan, ditandai dengan berhentinya siklus menstruasi sebagai akibat dari menurunnya kadar hormon estrogen. Fase ini sering disertai oleh berbagai keluhan, baik secara fisik maupun psikis, seperti rasa cemas, gangguan tidur, serta nyeri pada otot. Salah satu metode non-obat yang dapat digunakan untuk meredakan keluhan tersebut adalah terapi akupresur mandiri dengan menggunakan jari tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek terapi akupresur jari tangan terhadap penurunan keluhan menopause dan tingkat kecemasan pada perempuan menopause. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sebanyak 60 wanita menopause yang memenuhi kriteria inklusi dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan selama 6 hari, masing-masing sesi berlangsung selama 15–20 menit. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner HARS untuk mengukur kecemasan dan MRS untuk menilai gejala menopause. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tingkat kecemasan (Z = -6,861; p = 0,001) dan keluhan menopause (Z = -7,681; p = 0,001) setelah diberikan terapi akupresur. Mayoritas partisipan mengalami penurunan dari tingkat kecemasan sedang ke ringan, serta keluhan fisik dari tingkat sedang menjadi ringan atau tidak ada. Terapi akupresur mandiri dengan jari tangan terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan dan keluhan menopause, serta dapat menjadi pilihan terapi non-farmakologis yang aman, praktis, dan dapat dilakukan secara mandiri di rumah.

Terapi akupresur dengan jari tangan menunjukkan efektivitas dalam mengurangi tingkat kecemasan dan keluhan menopause pada wanita.Sejumlah besar wanita menopause yang berpartisipasi menyatakan penurunan dari tingkat kecemasan sedang menjadi ringan serta pengurangan keluhan fisik dari tingkat sedang menjadi ringan atau tidak ada setelah menerima pemberian terapi akupresur.

Penelitian lebih lanjut bisa mengkaji pengaruh kombinasi akupresur dengan metode non-farmakologis lain di luar akupresur, seperti yoga atau meditasi, pada pengurangan kecemasan dan keluhan menopause. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas akupresur yang dilakukan oleh profesional versus akupresur mandiri untuk memastikan keamanan dan keteraturan praktiknya. Selain itu, juga perlu diteliti bagaimana pemberian pendidikan kepada keluarga pasien menopause dalam mendukung keterampilan akupresur untuk membantu penurunan kecemasan dan keluhan. Hal ini dapat membantu memperkuat relasi keluarga dan meningkatkan kualitas hidup wanita menopause.

  1. Evaluasi Keberhasilan Menyusui Ibu Post Sectio Caesarea | IJMT : Indonesian Journal of Midwifery Today.... journal.umg.ac.id/index.php/ijmt/article/view/7730Evaluasi Keberhasilan Menyusui Ibu Post Sectio Caesarea IJMT Indonesian Journal of Midwifery Today journal umg ac index php ijmt article view 7730
  1. #kombinasi terapi akupresur#kombinasi terapi akupresur
Read online
File size824.14 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-2vT
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test