UINSAIDUINSAID

JENIUS: Journal of Education Policy and Elementary Education IssuesJENIUS: Journal of Education Policy and Elementary Education Issues

Pendidikan perubahan iklim memerlukan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan pemahaman konseptual tetapi juga mengembangkan literasi iklim secara terintegrasi. Studi ini bertujuan untuk meneliti efek pembelajaran berbasis proyek yang terintegrasi dengan STEM (PjBL-STEM) terhadap penguasaan konsep ekologis dan literasi iklim di kalangan calon guru sekolah dasar. Dalam studi ini, literasi iklim didefinisikan sebagai kemampuan siswa untuk memahami konsep perubahan iklim, menganalisis informasi terkait iklim, mengevaluasi dampak lingkungan, dan merumuskan strategi mitigasi serta adaptasi. Desain quasi-eksperimental pretest–posttest control group digunakan, melibatkan 72 mahasiswa yang mengambil mata kuliah Pendidikan Lingkungan, terdiri dari kelompok eksperimen (n = 36) dan kelompok kontrol (n = 36). Data dikumpulkan menggunakan asesmen esai yang telah divalidasi dan dianalisis menggunakan N-gain, uji t-sampel independen, dan Analisis Varians Multivariat (MANOVA). Hasil menunjukkan bahwa kelompok PjBL-STEM mencapai peningkatan pembelajaran yang lebih tinggi dalam penguasaan konsep ekologis (N-gain = 0,35, sedang) dan literasi iklim (N-gain = 0,42, sedang) dibandingkan kelompok kontrol. Uji t-sampel independen mengungkapkan perbedaan signifikan antar kelompok untuk kedua variabel (p < 0,05). Selanjutnya, MANOVA menunjukkan efek multivariat signifikan dari model pembelajaran terhadap variabel dependen gabungan, Wilks Λ = 0,688, F(2,69) = 15,42, p < 0,001, partial η² = 0,312, menunjukkan dampak signifikan dari PjBL-STEM terhadap penguasaan konsep ekologis dan literasi iklim secara bersamaan. Temuan ini menunjukkan bahwa PjBL-STEM menyediakan kerangka kerja efektif untuk mendorong pemahaman ekologis dan literasi iklim melalui pengalaman belajar otentik, berbasis penyelidikan, dan multidisiplin. Oleh karena itu, PjBL-STEM memiliki potensi untuk mendukung pendidikan perubahan iklim dan berkontribusi terhadap pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 13 (Tindakan Iklim).

Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi Pembelajaran Berbasis Proyek dengan pendekatan STEM (PjBL-STEM) secara efektif meningkatkan penguasaan konsep ekologis dan literasi iklim siswa, sesuai dengan tujuan penelitian yang dinyatakan.Temuan empiris menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas PjBL-STEM dan kelas konvensional, baik secara univariat maupun multivariat, mengonfirmasi bahwa PjBL-STEM menyediakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dibandingkan pembelajaran konvensional.Melalui keterlibatan aktif dalam proyek berbasis konteks dan masalah, siswa tidak hanya mengalami peningkatan hasil kognitif tetapi juga mengembangkan pola pikir yang lebih sistematis dan reflektif terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim.Implikasi temuan ini menunjukkan bahwa PjBL-STEM adalah pendekatan pembelajaran yang relevan dan strategis untuk pendidikan perubahan iklim, khususnya untuk mempersiapkan calon guru sekolah dasar dengan pemahaman ekologis yang kuat dan literasi iklim yang praktis.Oleh karena itu, disarankan agar PjBL-STEM lebih luas diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan guru, khususnya dalam mata kuliah terkait pendidikan lingkungan dan keberlanjutan.Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang implementasi PjBL-STEM terhadap sikap, perilaku, dan praktik pedagogis siswa, serta integrasinya dengan platform pembelajaran digital untuk memperkuat kontribusinya terhadap pendidikan transformasional yang selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari implementasi PjBL-STEM terhadap praktik pedagogis calon guru, khususnya dalam konteks pembelajaran berbasis proyek di sekolah dasar. 2. Integrasi teknologi digital seperti Internet of Things (IoT) dalam model PjBL-STEM dapat menjadi arah penelitian baru untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam analisis data lingkungan secara real-time. 3. Penelitian kualitatif yang melibatkan calon guru dari berbagai latar belakang budaya dapat membantu mengidentifikasi tantangan spesifik dalam penerapan PjBL-STEM dan memperkaya kerangka pembelajaran yang inklusif.

  1. View of The ESD-oriented RADEC model: To improve students sustainability consciousness in elementary... doi.org/10.47750/pegegog.12.02.11View of The ESD oriented RADEC model To improve students sustainability consciousness in elementary doi 10 47750 pegegog 12 02 11
  2.  . 0 mdpi.com/2078-2489/16/7/533A 0 mdpi 2078 2489 16 7 533
  3. Integrated STEM through Project Based Learning and Guided Inquiry on Scientific Literacy Abilities in... syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/ibtida/article/view/5883Integrated STEM through Project Based Learning and Guided Inquiry on Scientific Literacy Abilities in syekhnurjati ac jurnal index php ibtida article view 5883
Read online
File size455.22 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test