MASOEMUNIVERSITYMASOEMUNIVERSITY

Jurnal AbdiMU (Pengabdian kepada Masyarakat)Jurnal AbdiMU (Pengabdian kepada Masyarakat)

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital warga Desa Cisitu, Kabupaten Sumedang melalui program sosialisasi dengan tema Cerdas–Kritis–Aman. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya kemampuan literasi digital masyarakat pedesaan yang berdampak pada kerentanan terhadap penyebaran hoaks, disinformasi, dan ancaman keamanan siber. Mitra pengabdian adalah warga Desa Cisitu yang terdiri dari berbagai kalangan usia dan latar belakang pendidikan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan sosialisasi interaktif, demonstrasi penggunaan teknologi digital yang aman, dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai cara mengidentifikasi informasi hoaks, praktik keamanan digital, dan penggunaan media sosial yang bertanggung jawab. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta rata-rata 65%. Kegiatan ini memberikan kontribusi penting dalam membangun masyarakat digital yang cerdas, kritis, dan aman di era digitalisasi.

Kegiatan pengabdian berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan literasi digital masyarakat Desa Cisitu, dengan peningkatan rata-rata sebesar 65% berdasarkan hasil post-test.Peserta menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengidentifikasi hoaks, memahami keamanan digital, dan menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.Program ini memberikan dampak positif terhadap kesadaran masyarakat akan pentingnya verifikasi informasi dan perlindungan privasi digital, yang menjadi fondasi bagi masyarakat digital yang lebih matang.

Berdasarkan hasil pengabdian ini, beberapa penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk memperluas dampak positifnya. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai metode pembelajaran literasi digital, termasuk pendekatan berbasis gamifikasi atau pembelajaran berbasis proyek, untuk mengoptimalkan proses transfer pengetahuan kepada masyarakat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan literasi digital yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik kelompok usia dan latar belakang pendidikan yang berbeda, seperti lansia atau petani, untuk memastikan inklusivitas program. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari program literasi digital terhadap perilaku digital masyarakat, termasuk perubahan dalam pola konsumsi informasi, partisipasi dalam diskusi online, dan kemampuan melindungi diri dari ancaman siber, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan perubahan perilaku tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk pengembangan program literasi digital yang berkelanjutan dan efektif di masyarakat.

  1. Distinct skill pathways to digital engagement - Ellen Johanna Helsper, Rebecca Eynon, 2013. distinct... doi.org/10.1177/0267323113499113Distinct skill pathways to digital engagement Ellen Johanna Helsper Rebecca Eynon 2013 distinct doi 10 1177 0267323113499113
  2. Defining digital literacy - What do young people need to know about digital media?. defining digital... doi.org/10.18261/ISSN1891-943X-2015-Jubileumsnummer-03Defining digital literacy What do young people need to know about digital media defining digital doi 10 18261 ISSN1891 943X 2015 Jubileumsnummer 03
  3. Pengukuran Literasi Digital Pada Peserta Pembelajaran Daring di Masa Pandemi COVID-19 | Irhandayaningsih... ejournal2.undip.ac.id/index.php/anuva/article/view/8073Pengukuran Literasi Digital Pada Peserta Pembelajaran Daring di Masa Pandemi COVID 19 Irhandayaningsih ejournal2 undip ac index php anuva article view 8073
Read online
File size297.41 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test