UIBUUIBU

Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan)Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek metode latihan (aerobik dan anaerobik) dan kategori Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap peningkatan kebugaran fisik mahasiswa, yang diukur melalui VO₂max, menggunakan desain eksperimen kuasi faktorial 2 x 2 pada 28 mahasiswa Teknik Kimia di UPN Veteran Yogyakarta yang mengambil mata kuliah Olahraga II cabang bola voli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok latihan aerobik dengan IMT rendah mengalami peningkatan VO2maxterbesar (3,94), sedangkan kelompok latihan anaerobik dengan IMT tinggi mencatat peningkatan terkecil (2,27). Uji ANOVA dua arah menunjukkan bahwa metode latihan tidak memiliki efek yang signifikan terhadap peningkatan VO2max(F(hitung) 0,362 < F(tabel) 4,26), sedangkan faktor IMT memiliki efek yang signifikan (F(hitung) 6,392 > F(tabel) 4,26), di mana mahasiswa dengan IMT rendah memperoleh peningkatan yang lebih tinggi daripada mahasiswa dengan IMT tinggi. Uji interaksi antara metode latihan dan IMT tidak signifikan (F(hitung) 0,021 < F(tabel) 4,26), menunjukkan bahwa kedua faktor bekerja secara independen. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa status IMT adalah faktor dominan dalam peningkatan VO2maxmahasiswa, sedangkan kedua jenis latihan aerobik dan anaerobik memiliki efektivitas yang sama tetapi tidak berbeda secara signifikan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa status Indeks Massa Tubuh (IMT) memiliki efek yang signifikan terhadap peningkatan VO2maxpada mahasiswa, sedangkan metode latihan, baik aerobik maupun anaerobik, tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan.Meskipun latihan aerobik cenderung memberikan peningkatan rata-rata VO2maxyang lebih tinggi dibandingkan latihan anaerobik, perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik.Mahasiswa dengan IMT rendah mencapai peningkatan VO2maxyang lebih optimal dibandingkan mahasiswa dengan IMT tinggi, yang menegaskan bahwa komposisi tubuh ideal sangat penting untuk adaptasi fisiologis yang sukses terhadap latihan fisik.Analisis juga menunjukkan bahwa tidak ada interaksi yang signifikan antara metode latihan dan IMT, yang menunjukkan bahwa kedua faktor bekerja secara independen dalam mempengaruhi peningkatan kebugaran fisik mahasiswa.Sehingga, status IMT ideal terbukti menjadi faktor dominan yang mendukung peningkatan kapasitas oksigen maksimum, sedangkan kedua jenis latihan aerobik dan anaerobik tetap efektif dalam meningkatkan kebugaran, meskipun tidak ada perbedaan yang signifikan.

Berdasarkan hasil penelitian, mahasiswa dianjurkan untuk menjaga IMT yang ideal melalui diet sehat, aktivitas fisik teratur, dan gaya hidup seimbang, karena kondisi tubuh yang proporsional terbukti mendukung peningkatan VO2maxyang lebih optimal. Latihan aerobik seperti jogging, lari, bersepeda, atau berenang masih direkomendasikan sebagai pilihan utama karena telah terbukti bermanfaat bagi kebugaran fisik, meskipun tidak secara statistik berbeda dengan latihan anaerobik. Untuk mendukung kesuksesan program latihan, mahasiswa juga perlu mengadopsi gaya hidup sehat, seperti tidur cukup, menjaga kualitas nutrisi, dan menghindari merokok serta begadang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengembangan program latihan di kampus yang lebih fokus dan efektif dalam meningkatkan kebugaran fisik mahasiswa.

  1. A comparative study on the physical fitness of college students from different grades and majors in Jiangxi... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0308483A comparative study on the physical fitness of college students from different grades and majors in Jiangxi journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0308483
  2. Compression Devices as an Alternative Approach After Unsuccessful Ring Removal Attempts | Cureus. compression... doi.org/10.7759/cureus.22068Compression Devices as an Alternative Approach After Unsuccessful Ring Removal Attempts Cureus compression doi 10 7759 cureus 22068
Read online
File size297.28 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test