STAIN KEPRISTAIN KEPRI
TERAJUTERAJUTujuan penulisan ini adalah untuk mencari titik temu kajian antropologi hukum secara hukum nasional yang telah berlaku di Indonesia. Masyarakat Indonesia yang majemuk membuat semakin kaya dalam hal adat yang berlaku. Tentu saja, masing-masing adat memiliki cara dan kriteria sendiri dalam menetapkan serta menyusun norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Hal ini selaku hukum Nasional sebagai pemersatu dari hukum yang berlaku di masyarakat mengupayakan untuk membuat ketentuan yang absolut dan menerapkan keadilan. Penelitian ini berupaya untuk mencari titik temu hal tersebut, sehingga kajian yang digunakan dengan pendekatan kualitatif dengan mengemukakan sisi normatif dalam penyelesaian hukum yang berlaku di masyarakat. Hasil kajian ini ditemukan berupa ada titik temu kajian antropologi hukum jika dikaitkan dengan konsep hukum nasional. Upaya ini tentu saja harus dipahami oleh para penegak hukum agar setiap sengketa bisa diawali dengan aspek antropologi hukum. Keberlakuan ini diharapkan adanya sisi keadilan yang muncul sehingga setiap persoalan akan mampu diselesaikan.
Aspek antropologi dalam lingkup penyelesaian sengketa baik secara litigasi maupun non litigasi sangat bermanfaat untuk dikaji serta dipelajari oleh para penegak hukum, sebab secara umum bahwa hukum secara nasional terbentuk begitu saja tanpa ada pengaruh dari perspektif masyarakat.Terlebih lagi bagi wilayah Indonesia yang tidak lepas dari corak adat yang masih sangat kental berlaku di wilayah masing-masing.Dengan adanya kolaborasi ini akan menambah serta membuat aspek keadilan terwujud.
Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: . . 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana konsep unifikasi hukum dapat diterapkan secara efektif dalam masyarakat Indonesia yang majemuk, dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti adat istiadat, nilai-nilai budaya, dan sistem hukum yang berbeda di setiap daerah. . . 2. Meneliti dan mengkaji lebih lanjut tentang bagaimana hukum nasional dapat mengakomodasi dan menghormati hukum adat lokal, serta bagaimana kedua sistem hukum ini dapat bekerja sama secara harmonis untuk menciptakan keadilan dan pemulihan kondisi masyarakat yang rusak akibat konflik. . . 3. Melakukan studi komparatif tentang penyelesaian sengketa melalui pendekatan antropologi hukum di berbagai daerah di Indonesia, dengan tujuan untuk memahami praktik-praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi dalam menerapkan konsep ini secara luas.
- Pembaharuan hukum perkawinan tentang batas minimal usia pernikahan dan konsekuensinya | TERAJU. pembaharuan... doi.org/10.35961/teraju.v1i02.88Pembaharuan hukum perkawinan tentang batas minimal usia pernikahan dan konsekuensinya TERAJU pembaharuan doi 10 35961 teraju v1i02 88
- Penyelesaian Sengketa Dalam Perspektif Antropologi Hukum | TERAJU. penyelesaian sengketa perspektif antropologi... ejournal.stainkepri.ac.id/index.php/teraju/article/view/213Penyelesaian Sengketa Dalam Perspektif Antropologi Hukum TERAJU penyelesaian sengketa perspektif antropologi ejournal stainkepri ac index php teraju article view 213
| File size | 1.94 MB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STIQ WALISONGOSTIQ WALISONGO Ajaran Islam mencakup kemaslahatan dalam semua aspek kehidupan dan memudahkan pemeluknya tanpa mengurangi tanggung jawab. Islam menjunjung tradisi atauAjaran Islam mencakup kemaslahatan dalam semua aspek kehidupan dan memudahkan pemeluknya tanpa mengurangi tanggung jawab. Islam menjunjung tradisi atau
ZAMRONEDUZAMRONEDU Selain itu, Islam sendiri tidak mengajarkan subordinasi perempuan; sebaliknya, Islam mempromosikan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Oleh karenaSelain itu, Islam sendiri tidak mengajarkan subordinasi perempuan; sebaliknya, Islam mempromosikan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Oleh karena
UNUUNU Salah satunya terkait masalah usia atau yang disebut dengan pernikahan dini. Pernikahan di bawah umur masih menjadi kontroversi di masyarakat karena masing-masingSalah satunya terkait masalah usia atau yang disebut dengan pernikahan dini. Pernikahan di bawah umur masih menjadi kontroversi di masyarakat karena masing-masing
UNHASUNHAS Dengan demikian, ia meningkatkan studi hukum dengan menyoroti kerangka kerja etis untuk rekonsiliasi legislatif dan yudisial antara kesetaraan konstitusionalDengan demikian, ia meningkatkan studi hukum dengan menyoroti kerangka kerja etis untuk rekonsiliasi legislatif dan yudisial antara kesetaraan konstitusional
STISDARUSSALAMSTISDARUSSALAM Andaikata ada undang-undang yang menghapus peraturan hukum pidana adat maka hukum pidana perundang-undangan akan kehilangan sumber kekayaannya oleh karenaAndaikata ada undang-undang yang menghapus peraturan hukum pidana adat maka hukum pidana perundang-undangan akan kehilangan sumber kekayaannya oleh karena
JURNALHUKUMDANPERADILANJURNALHUKUMDANPERADILAN Untuk mencapai distribusi waris yang lebih adil, diperlukan pemahaman yang mendalam mengenai adat istiadat lokal, prinsip-prinsip hukum Islam, dan perspektifUntuk mencapai distribusi waris yang lebih adil, diperlukan pemahaman yang mendalam mengenai adat istiadat lokal, prinsip-prinsip hukum Islam, dan perspektif
IKMEDIAIKMEDIA Banyaknya suku mandailing yang hidup dan tinggal di kecamatan Mandau menunjukkan bahwa kecamatan Mandau memiliki potensi ekonomi yang cukup. KedatanganBanyaknya suku mandailing yang hidup dan tinggal di kecamatan Mandau menunjukkan bahwa kecamatan Mandau memiliki potensi ekonomi yang cukup. Kedatangan
POLTEKKES MAMUJUPOLTEKKES MAMUJU Dampak dari pernikahan dini meliputi kekerasan dalam rumah tangga, beban psikis, pelecehan, masalah kesehatan ibu dan anak, serta menurunnya partisipasiDampak dari pernikahan dini meliputi kekerasan dalam rumah tangga, beban psikis, pelecehan, masalah kesehatan ibu dan anak, serta menurunnya partisipasi
Useful /
YALAMQAYALAMQA Bagi anak-anak dengan ADHD dan disabilitas intelektual, perkembangan pengaturan diri umumnya berlangsung lebih lambat dibandingkan pada anak-anak denganBagi anak-anak dengan ADHD dan disabilitas intelektual, perkembangan pengaturan diri umumnya berlangsung lebih lambat dibandingkan pada anak-anak dengan
YALAMQAYALAMQA Sebanyak 29 individu gurita dikoleksi dan dianalisis berdasarkan karakter morfometrik meliputi berat tubuh, panjang kepala (HL), panjang mantel (ML), rasioSebanyak 29 individu gurita dikoleksi dan dianalisis berdasarkan karakter morfometrik meliputi berat tubuh, panjang kepala (HL), panjang mantel (ML), rasio
UINUIN Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun di lingkungan homogen, popularitas ulama perempuan dalam menyampaikan pesan keagamaan rendah karena masih menggunakanPenelitian ini menunjukkan bahwa meskipun di lingkungan homogen, popularitas ulama perempuan dalam menyampaikan pesan keagamaan rendah karena masih menggunakan
UNILAUNILA Contoh tanah terganggu dan tidak terganggu diambil dengan purposive sampling. Parameter yang diamati meliputi kandungan unsur hara (N, P dan C-organik),Contoh tanah terganggu dan tidak terganggu diambil dengan purposive sampling. Parameter yang diamati meliputi kandungan unsur hara (N, P dan C-organik),