ZAMRONEDUZAMRONEDU

JOELI: Journal of Educational and Learning InnovationJOELI: Journal of Educational and Learning Innovation

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penyebab utama masalah kesetaraan gender di Indonesia dan menganalisis upaya pemerintah dalam mengatasi masalah ini. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor budaya dan struktural yang menyebabkan diskriminasi terhadap perempuan, mengkaji perspektif Islam tentang gender dan feminisme, serta mengevaluasi program-program pemerintah dalam mempromosikan kesetaraan gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka (library research) yang mengacu pada literatur akademik, hukum, dan data sekunder. Temuan menunjukkan bahwa kesenjangan gender di Indonesia terutama berakar pada sistem patriarki yang kuat dalam budaya dan adat istiadat masyarakat, yang menempatkan laki-laki sebagai superior dan perempuan sebagai subordinat. Selain itu, Islam sendiri tidak mengajarkan subordinasi perempuan; sebaliknya, Islam mempromosikan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Oleh karena itu, diskriminasi gender sebagian besar berasal dari interpretasi budaya daripada doktrin agama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencapaian kesetaraan gender di Indonesia memerlukan reformasi struktural, transformasi budaya, dan sinergi antara nilai-nilai agama dan kebijakan negara.

Kesetaraan gender di Indonesia sebagian besar disebabkan oleh budaya patriarki yang menganggap laki-laki lebih kuat dan dominan daripada perempuan.Akibatnya, patriarki tetap menjadi akar utama kesenjangan gender meskipun telah dilakukan berbagai upaya dan kemajuan yang signifikan menuju kesetaraan.Diskriminasi terhadap perempuan dalam bentuk stereotip, subordinasi, dan marginalisasi tidak berasal dari ajaran Islam, tetapi dari tradisi budaya dan adat istiadat yang memperkuat perbedaan gender.Sebagai respons terhadap ketidaksamaan ini, feminisme muncul sebagai gerakan yang memperjuangkan hak-hak perempuan dan menantang segala bentuk diskriminasi dan ketidakadilan.

Untuk mencapai kesetaraan gender di Indonesia, diperlukan reformasi struktural yang komprehensif. Reformasi ini harus mencakup perubahan kebijakan dan regulasi yang mendukung kesetaraan gender di berbagai sektor, seperti ekonomi, politik, dan sosial. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran dan pendidikan tentang kesetaraan gender di masyarakat, terutama di kalangan laki-laki, agar mereka dapat menjadi agen perubahan dalam mempromosikan kesetaraan gender. Selain itu, perlu ada upaya untuk mengubah narasi budaya yang telah mengakar dalam masyarakat, yang sering kali memperkuat stereotip dan diskriminasi terhadap perempuan. Hal ini dapat dilakukan melalui kampanye publik, pendidikan, dan dialog lintas budaya yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemimpin agama, tokoh masyarakat, dan organisasi perempuan. Dengan demikian, kesetaraan gender dapat menjadi realitas yang dapat dicapai di Indonesia.

Read online
File size309.42 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test