IIQIIQ

Al-Fanar : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan TafsirAl-Fanar : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Sistem pendidikan Islam di Indonesia sekarang ini masih dipertanyakan kedudukan dan kompetensi lulusannya, yang kurang mampu bersaing dengan mutu lulusan lembaga-lembaga lain yang benar-benar sudah memperhatikan masalah pendidikan. Maka dari itu lembaga pendidikan Islam harus berbenah. Salah satu usaha pembenahan yang perlu untuk dilakukan adalah pada manajemen pendidikan Islam. Artikel ini ditulis berupaya membuat kajian konseptual tentang bagaimana inovasi dan adaptasi manajemen pendidikan islam terhadap perkembangan teknologi. Artikel ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Hasil Analisa menunjukkan bahwa arah inovasi dan transformasi manajemen pendidikan langkah perubahan meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan dengan melalui kerja sama yang dilakukan secara efektif, efisien, dan produktif untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Lembaga pendidikan Islam hendaknya memastikan sumber daya manusia, dalam hal ini guru sebagai ujung tombak proses pendidikan dapat menjadi prioritas utama dan tujuan jangka pendek bagi setiap lembaga pendidikan. Sehingga dalam waktu singkat, masing-masing lembaga pendidikan dapat memastikan diri memiliki sumber daya manusia (guru) yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.

Inovasi merupakan suatu ide, barang, atau metode yang dirasakan atau diamati sebagai suatu hal yang baru bagi seseorang atau sekelompok orang (masyarakat).Inovasi diadakan untuk mencapai tujuan tertentu atau untuk memecahkan suatu masalah tertentu.Di era digital, perkembangan teknologi sudah menjadi keniscayaan yang tidak dapat dihindari pada dunia pendidikan.Kemampuan masing-masing dari lembaga pendidikan untuk melakukan adaptasi menjadi faktor utama yang dapat memastikan lembaga pendidikan tersebut dapat terus eksis melakukan proses pendidikan atau tidak.Kemampuan masing-masing pimpinan lembaga pendidikan dalam melakukan kegiatan manajemen dengan mempertimbangkan berbagai faktor harus segera dilaksanakan.Masing-masing lembaga pendidikan haruslah memiliki skala prioritas dalam programnya yang terukur dan pasti, pada program jangka pendek, program jangka menengah, dan program jangka panjang.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar lembaga pendidikan Islam menyusun rencana jangka pendek, menengah, dan panjang untuk mengejar ketertinggalan dan memastikan sumber daya manusia yang kompeten. Pimpinan lembaga pendidikan harus mempertimbangkan berbagai faktor dalam manajemen pendidikan, seperti standar tujuan organisasi, sumber daya, komunikasi, dan karakteristik lembaga. Adaptasi teknologi dalam pendidikan menjadi keniscayaan, dan kemampuan lembaga pendidikan untuk beradaptasi menjadi faktor utama kelangsungan pendidikan. Pimpinan lembaga pendidikan harus memiliki kemampuan manajemen yang baik dan mempertimbangkan berbagai faktor secara matang. Lembaga pendidikan harus memiliki skala prioritas dalam programnya yang terukur dan pasti, dengan fokus pada pengembangan sumber daya manusia yang kompeten sesuai kebutuhan zaman.

Read online
File size430.8 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test