IIQIIQ
Al-Fanar : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan TafsirAl-Fanar : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan TafsirTeori nasakh wal mansukh masih menjadi perdebatan sampai sekarang baik di kalangan ulama tafsir maupun di kalangan ulama usul fiqih. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan konsep nasakh wal mansukh yang ditawarkan oleh dua ulama kontemporer sebagai bentuk respons mereka dari perdebatan yang terus berlangsung. Dua ulama kontemporer tersebut yaitu Abdullah Ahmad An-Naim dan Abdullah Saeed. Tulisan ini merupakan bentuk penelitian pustaka dan merupakan jenis penelitian kualitatif. Data dalam tulisan ini didapatkan dari penelusuran sumber-sumber tertulis seperti buku dan artikel. Data yang sudah didapatkan kemudian disajikan dalam bentuk deskriptif untuk memberikan pemahaman yang jelas terhadap pembaca dari data yang dikumpulkan.
Berdasarkan penjelasan di atas, maka penulis menyimpulkan bahwa nasakh dapat diartikan sebagai pemindahan suatu ketentuan hukum syari dengan hukum syari yang datang kemudian karena sebuah kemaslahatan yang menghendakinya.Akan tetapi, menurut penulis ketentuan-ketentuan hukum yang telah di-nasakh suatu waktu dapat diberlakukan kembali jika kemaslahatan menghendakinya sebagaimana pendapat An-Naim.Penulis juga setuju dengan pendapat Abdullah Saeed bahwa hukum pada dasarnya dapat berubah mengikut situasi dan kondisi umat Islam.Oleh karena itu, menurut penulis konsep nasakh yang ditawarkan oleh Abdullah Saeed dapat digunakan sebagai langkah untuk menghadirkan solusi di tengah masalah umat saat ini dengan jalan menafsiri ulang Al-Quran.Akan tetapi penulis menambahkan catatan bahwa penulis lebih setuju jika nasakh diartikan dengan istilah menunda atau mengganti dari pada dengan istilah menghapus atau membatalkan.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih mendalam antara pemikiran Abdullah Ahmad An-Naim dan Abdullah Saeed tentang konsep nasakh wal mansukh. Selain itu, penelitian dapat fokus pada aspek-aspek tertentu seperti metode ijtihad modern yang ditawarkan An-Naim atau penggunaan konsep makkiyyah dan madaniyyah dalam menentukan konsep nasakh. Penelitian juga dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana konsep nasakh dapat diterapkan dalam konteks kontemporer dan relevansinya dengan kebutuhan umat Islam saat ini.
| File size | 464.25 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Ruang lingkup manajemen sumber daya manusia terdiri atas pre service training (pelatihan pra tugas), in service training (pelatihan dalam tugas) dan postRuang lingkup manajemen sumber daya manusia terdiri atas pre service training (pelatihan pra tugas), in service training (pelatihan dalam tugas) dan post
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Kegagalan dialog pemahaman dialami oleh kelompok garis keras yang tidak mau bertoleransi dan sulit berkompromi dengan paham agama lain yang berbeda. QuraishKegagalan dialog pemahaman dialami oleh kelompok garis keras yang tidak mau bertoleransi dan sulit berkompromi dengan paham agama lain yang berbeda. Quraish
ISI SURAKARTAISI SURAKARTA Penelitian ini menegaskan bahwa Topeng Lembu Suro tidak hanya menjadi media ekspresi estetis, tetapi juga berfungsi sebagai simbol identitas budaya danPenelitian ini menegaskan bahwa Topeng Lembu Suro tidak hanya menjadi media ekspresi estetis, tetapi juga berfungsi sebagai simbol identitas budaya dan
STIH PMSTIH PM Zakat yang bersumber dari ajaran Islam di Indonesia telah diwujudkan menjadi hukum positif melalui Undang‑Undang Nomor 23 Tahun 2011, sehingga berpotensiZakat yang bersumber dari ajaran Islam di Indonesia telah diwujudkan menjadi hukum positif melalui Undang‑Undang Nomor 23 Tahun 2011, sehingga berpotensi
UNUUNU Sumber-sumber lain yang relevan juga dapat menunjang dan memperkaya data yang diperlukan menggunakan buku-buku karya Jamaluddin Athiyah Muhammad. HasilSumber-sumber lain yang relevan juga dapat menunjang dan memperkaya data yang diperlukan menggunakan buku-buku karya Jamaluddin Athiyah Muhammad. Hasil
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Penelitian menunjukkan bahwa integrasi ini berpotensi menghasilkan metodologi tafsir yang lebih relevan dan responsif terhadap tantangan kontemporer tanpaPenelitian menunjukkan bahwa integrasi ini berpotensi menghasilkan metodologi tafsir yang lebih relevan dan responsif terhadap tantangan kontemporer tanpa
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Pendekatan yang efektif dalam mendidik Generasi Z, tidak dapat diabaikan bahwa nilai-nilai keagamaan dan spiritual memiliki peran yang penting dalam membentukPendekatan yang efektif dalam mendidik Generasi Z, tidak dapat diabaikan bahwa nilai-nilai keagamaan dan spiritual memiliki peran yang penting dalam membentuk
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Dengan adanya karya ini, maka penulis berharap dapat menambah wawasan keislaman dalam mendidik anak. Kitab ini dikarang oleh Syaikh Abdullah Nashih UlwanDengan adanya karya ini, maka penulis berharap dapat menambah wawasan keislaman dalam mendidik anak. Kitab ini dikarang oleh Syaikh Abdullah Nashih Ulwan
Useful /
UNIKOMUNIKOM Hasil penelitian menunjukkan bahwa ungkapan terserah yang sering digunakan oleh perempuan kerap melanggar maksim kooperasi sebagai strategi untuk menyembunyikanHasil penelitian menunjukkan bahwa ungkapan terserah yang sering digunakan oleh perempuan kerap melanggar maksim kooperasi sebagai strategi untuk menyembunyikan
UNIKOMUNIKOM Metode ini mencapai akurasi 0,80 untuk mendeteksi pengguna yang depresi dan stres, serta sistem mengonsumsi memori, proses, dan energi yang rendah. PekerjaanMetode ini mencapai akurasi 0,80 untuk mendeteksi pengguna yang depresi dan stres, serta sistem mengonsumsi memori, proses, dan energi yang rendah. Pekerjaan
UNIKOMUNIKOM Masalah dengan penjumlahan bit tidak muncul karena paritas secara umum memenuhi kondisi berikut. P(41) = P(42) = P(43) = P(44) = P(45) = 0 { С(41) = С(42)Masalah dengan penjumlahan bit tidak muncul karena paritas secara umum memenuhi kondisi berikut. P(41) = P(42) = P(43) = P(44) = P(45) = 0 { С(41) = С(42)
IIQIIQ Pengaplikasian pendekataan ini terhadap penafsiran QS. Al-Fath [48]: 29 dengan memperhatikan pada aspek analisis tekstual yang dipadukan dengan analisisPengaplikasian pendekataan ini terhadap penafsiran QS. Al-Fath [48]: 29 dengan memperhatikan pada aspek analisis tekstual yang dipadukan dengan analisis