UIN SGDUIN SGD
Journal of Contemporary Rituals and TraditionsJournal of Contemporary Rituals and TraditionsTujuan: Studi ini mengkaji bagaimana umat Katolik Nias di Bandung mempertahankan identitas religius dan budaya mereka dalam diaspora perkotaan multikultural. Penelitian ini berfokus pada praktik keagamaan, dukungan komunitas, pelestarian budaya, dan kebutuhan akan inkulturasi dalam kehidupan Gereja. Metodologi: Studi ini menggunakan desain deskriptif kualitatif yang didukung oleh perhitungan frekuensi deskriptif yang berasal dari respons kuesioner terbuka yang dikodekan. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang diisi oleh 32 responden, satu diskusi kelompok terarah (FGD) yang melibatkan enam peserta, dan wawancara mendalam dengan enam informan kunci. Data dianalisis secara tematik, sementara respons kuesioner dikategorikan dan disajikan menggunakan frekuensi dan persentase. Temuan: Temuan menunjukkan bahwa praktik keagamaan tetap menjadi fondasi penting identitas. Dua puluh sembilan responden (90,6%) berpartisipasi dalam kegiatan gereja, dan 20 responden (62,5%) menghadiri Misa Minggu. Namun, dukungan komunitas tidak merata: 9 responden (28,1%) melaporkan tidak menerima dukungan, sementara 10 responden (31,3%) tidak merasakan adanya kerja sama antara KNKB dan Gereja lokal. Selain itu, 16 responden (50,0%) melaporkan tidak adanya formasi iman berbasis budaya. Responden juga menekankan liturgi berbahasa Nias, pembentukan komunitas yang lebih kuat, keterlibatan digital, dan dialog antarbudaya sebagai strategi penting untuk mempertahankan identitas. Implikasi: Temuan ini menyoroti kebutuhan akan koordinasi yang lebih kuat antara KNKB dan Gereja lokal, jangkauan komunitas yang lebih inklusif, katekese kontekstual, liturgi berbasis budaya, dan penggunaan media digital untuk mendukung anggota yang tersebar. Dialog antarbudaya juga penting untuk menjaga kekhasan budaya sambil mendorong keterbukaan dan koeksistensi dalam lingkungan multikultural Bandung. Orisinalitas dan Nilai: Studi ini menawarkan analisis empiris terintegrasi tentang praktik keagamaan, dukungan komunitas, dan inkulturasi di antara diaspora Katolik internal di Indonesia. Orisinalitasnya terletak pada menunjukkan bahwa identitas religius dan budaya Nias dipertahankan secara bersamaan dan terus-menerus dinegosiasikan melalui partisipasi liturgi, hubungan komunitas, dan praktik-praktik yang bermakna secara budaya.
Studi ini menyimpulkan bahwa identitas religius dan budaya umat Katolik Nias di Bandung dipertahankan melalui interaksi praktik keagamaan, hubungan komunitas, dan inkulturasi, dengan Ekaristi sebagai pilar utama, namun keberlanjutan identitas ini sangat bergantung pada dukungan komunitas yang inklusif dan formasi iman yang kontekstual.Meskipun partisipasi gereja tinggi, dukungan komunitas dan inkulturasi berbasis budaya masih belum merata, menyoroti kebutuhan akan koordinasi yang lebih baik antara KNKB dan Gereja lokal serta strategi pastoral yang lebih responsif.Oleh karena itu, identitas ini tidak terpelihara secara otomatis melainkan terus-menerus dinegosiasikan melalui ibadah, relasi sosial, ekspresi budaya, dan adaptasi dalam lingkungan diaspora perkotaan multikultural.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi beberapa aspek krusial untuk memperkuat identitas Katolik Nias di diaspora perkotaan. Pertama, studi mendatang bisa meneliti secara mendalam bagaimana platform digital dapat dioptimalkan bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai ruang virtual untuk pembentukan komunitas yang lebih intim dan dukungan sosial emosional. Ini mencakup pertanyaan tentang bagaimana aplikasi atau forum online dapat memfasilitasi kelompok kecil berbasis minat atau dukungan antar-anggota, terutama bagi mereka yang menghadapi kendala geografis atau waktu, serta dampaknya terhadap mengurangi perasaan isolasi di antara umat Nias Katolik yang tersebar. Kedua, penting untuk menyelidiki bagaimana elemen-elemen budaya Nias yang lebih kaya, seperti nilai-nilai luhur, seni tradisional, atau cerita rakyat, dapat diintegrasikan secara lebih sistematis dan mendalam ke dalam kurikulum katekese dan bentuk-bentuk liturgi yang sudah ada. Hal ini bertujuan untuk memahami sejauh mana pendekatan inkulturasi yang komprehensif ini mampu memperkuat pemahaman iman yang kontekstual dan memastikan transmisi identitas budaya keagamaan yang kuat kepada generasi muda di lingkungan urban. Terakhir, sebuah studi longitudinal dapat melacak evolusi identitas Katolik Nias lintas generasi. Fokusnya adalah bagaimana generasi kedua atau ketiga yang lahir dan besar di Bandung menafsirkan, mempraktikkan, dan mempertahankan warisan Nias dan Katolik mereka, serta tantangan dan peluang unik yang mereka hadapi dalam membentuk identitas di tengah masyarakat multikultural yang terus berubah. Memahami perspektif dan kebutuhan spesifik kelompok ini akan sangat membantu Gereja dan komunitas dalam mengembangkan strategi pastoral yang lebih relevan dan berkelanjutan untuk masa depan.
- Learning to love: Pastoral care as mission at church-based, intercultural initiatives | Ecclesial Futures.... ecclesialfutures.org/article/view/14831Learning to love Pastoral care as mission at church based intercultural initiatives Ecclesial Futures ecclesialfutures article view 14831
- Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/10.1007/978-981-15-1679-5Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer 10 1007 978 981 15 1679 5
- Ritual Practice and Cultural Continuity in Urban Diaspora: Nias Catholics in Bandung, Indonesia | Journal... doi.org/10.15575/jcrt.1488Ritual Practice and Cultural Continuity in Urban Diaspora Nias Catholics in Bandung Indonesia Journal doi 10 15575 jcrt 1488
- Kearifan Lokal Masyarakat Nias dalam Mempertahankan Harmoni Sosial | Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat.... societasdei.rcrs.org/index.php/SD/en/article/view/53Kearifan Lokal Masyarakat Nias dalam Mempertahankan Harmoni Sosial Societas Dei Jurnal Agama dan Masyarakat societasdei rcrs index php SD en article view 53
| File size | 655.01 KB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN SGDUIN SGD Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kohesi antaragama dalam Petik Laut bukanlah warisan budaya pasif, tetapi prestasi sosial yang terorganisir. KohesiPenelitian ini juga menunjukkan bahwa kohesi antaragama dalam Petik Laut bukanlah warisan budaya pasif, tetapi prestasi sosial yang terorganisir. Kohesi
STT KADESISTT KADESI Studi ini secara kritis menganalisis kesenjangan dalam praktik pendampingan staf dan mengusulkan strategi konkret untuk perbaikan. Temuan mengungkapkanStudi ini secara kritis menganalisis kesenjangan dalam praktik pendampingan staf dan mengusulkan strategi konkret untuk perbaikan. Temuan mengungkapkan
STBISTBI Upaya tersebut mencakup pendidikan kesadaran etis, liturgi pertobatan sosial, serta keterlibatan gereja dalam advokasi kebijakan perlindungan ART. DenganUpaya tersebut mencakup pendidikan kesadaran etis, liturgi pertobatan sosial, serta keterlibatan gereja dalam advokasi kebijakan perlindungan ART. Dengan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Kebiasaan mengonsumsi fast food menggunakan formulir FFQ (Food Frequency Questionnaire). Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkanKebiasaan mengonsumsi fast food menggunakan formulir FFQ (Food Frequency Questionnaire). Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Serta menambah informasi terkait jenis spesifik serta cara yang tepat dalam melakukan walking exercise sehingga dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan.Serta menambah informasi terkait jenis spesifik serta cara yang tepat dalam melakukan walking exercise sehingga dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan.
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Namun, terdapat hubungan signifikan antara pola makan dengan status gizi mahasiswa tersebut. Dengan demikian, pola makan berperan penting dalam menentukanNamun, terdapat hubungan signifikan antara pola makan dengan status gizi mahasiswa tersebut. Dengan demikian, pola makan berperan penting dalam menentukan
STKYAKOBUSSTKYAKOBUS Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan model rekrutmen dan seleksi calon guru PAK yang diterapkan selama ini di kabupaten Merauke, dengan berbagaiTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan model rekrutmen dan seleksi calon guru PAK yang diterapkan selama ini di kabupaten Merauke, dengan berbagai
ST3BST3B Sesungguhnya tugas misi penginjilan yang menjangkau semua orang, suku dan bangsa adalah tugas gereja yang hakiki. Gereja memuridkan setiap orang yang sudahSesungguhnya tugas misi penginjilan yang menjangkau semua orang, suku dan bangsa adalah tugas gereja yang hakiki. Gereja memuridkan setiap orang yang sudah
Useful /
UIN SGDUIN SGD Bentuk ritual ini menstabilkan interaksi yang dimediasi teknologi, mengatur kreativitas kolektif, dan mengubah perangkat digital menjadi artefak pertunjukanBentuk ritual ini menstabilkan interaksi yang dimediasi teknologi, mengatur kreativitas kolektif, dan mengubah perangkat digital menjadi artefak pertunjukan
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Sampel sebanyak 66 responden dan teknik pengambilan data menggunakan total sampling. Variabel independent pada penelitian ini Total Intravenous AnesthesiaSampel sebanyak 66 responden dan teknik pengambilan data menggunakan total sampling. Variabel independent pada penelitian ini Total Intravenous Anesthesia
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Intervensi yang diberikan adalah senam hamil selama 1 kali seminggu selama 4 minggu. Glukosa darah sewaktu diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakanIntervensi yang diberikan adalah senam hamil selama 1 kali seminggu selama 4 minggu. Glukosa darah sewaktu diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Kesimpulan yang didapatkan ada hubungan antara umur, lama kerja dan sikap tubuh dengan keluhan nyeri punggung pada pembuat batu bata. Disarankan bagi pembuatKesimpulan yang didapatkan ada hubungan antara umur, lama kerja dan sikap tubuh dengan keluhan nyeri punggung pada pembuat batu bata. Disarankan bagi pembuat