UIN SGDUIN SGD

Journal of Contemporary Rituals and TraditionsJournal of Contemporary Rituals and Traditions

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana ritual beroperasi dalam orkestra laptop sebagai lingkungan pertunjukan postdigital. Meskipun orkestra laptop telah sering dibahas sebagai inovasi teknologi dan model pedagogis, struktur ritual dan peran mereka dalam memediasi interaksi manusia-komputer (HCI) masih kurang dieksplorasi. Artikel ini menyelidiki bagaimana praktik ritual disesuaikan di berbagai konteks orkestra laptop dan bagaimana mereka berkontribusi terhadap resonansi kedua-tahap dalam pertunjukan kolektif yang dimediasi teknologi. Metode penelitian menggunakan desain interpretatif kualitatif yang menggabungkan analisis kinerja komparatif dengan observasi autoetnografi. Fokus penelitian ini adalah pada tiga pertunjukan: Nonspecific Gamelan Taiko Fusion (2006) oleh Princeton Laptop Orchestra (PLOrk), Twilight (2013) oleh Stanford Laptop Orchestra (SLOrk), dan Farben (2024) oleh Postdigital Laptop Ensemble di University of Siegen (PULSE). Data penelitian terdiri dari rekaman audiovisual, foto, diagram panggung, catatan program, dokumentasi kontekstual, dan catatan lapangan autoetnografi yang dihasilkan selama latihan, pengaturan teknis, dan pertunjukan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tata letak ruang yang diritualisasi, sistem koordinasi gestur, dan objek teknologi yang secara simbolis bermuatan membentuk pertunjukan kolektif di tiga kasus tersebut. Bentuk ritual ini menstabilkan interaksi yang dimediasi teknologi, mengatur kreativitas kolektif, dan mengubah perangkat digital menjadi artefak pertunjukan yang bermakna. Di seluruh kasus, ritual berfungsi sebagai infrastruktur interaksi yang memediasi HCI dan mendukung keterlibatan kolektif yang berkelanjutan. Implikasi penelitian ini menyarankan bahwa orkestra laptop harus dipahami tidak hanya sebagai inovasi teknologi atau musik, tetapi juga sebagai lingkungan ritual yang mengatur agen terdistribusi antara penampil dan sistem teknologi. Temuan ini memiliki implikasi untuk studi ritual dalam masyarakat digital, pedagogi pertunjukan, dan penelitian tentang kreativitas kolektif yang dimediasi teknologi.

Penelitian ini menyelidiki bagaimana ritual beroperasi dalam orkestra laptop sebagai lingkungan pertunjukan postdigital.Temuan penelitian menunjukkan bahwa tata letak ruang yang diritualisasi, sistem koordinasi gestur, dan objek teknologi yang secara simbolis bermuatan membentuk pertunjukan kolektif di tiga kasus yang diteliti.Bentuk ritual ini menstabilkan interaksi yang dimediasi teknologi, mengatur kreativitas kolektif, dan mengubah perangkat digital menjadi artefak pertunjukan yang bermakna.Di seluruh kasus, ritual berfungsi sebagai infrastruktur interaksi yang memediasi HCI dan mendukung keterlibatan kolektif yang berkelanjutan.Temuan ini menyarankan bahwa orkestra laptop harus dipahami tidak hanya sebagai inovasi teknologi atau musik, tetapi juga sebagai lingkungan ritual yang mengatur agen terdistribusi antara penampil dan sistem teknologi.Temuan ini memiliki implikasi untuk studi ritual dalam masyarakat digital, pedagogi pertunjukan, dan penelitian tentang kreativitas kolektif yang dimediasi teknologi.

Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana ritual dalam orkestra laptop dapat mempengaruhi pengalaman dan persepsi penonton. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan peran ritual dalam berbagai jenis ansambel yang dimediasi teknologi, seperti kelompok improvisasi jaringan, komunitas live coding, atau lingkungan pertunjukan virtual. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana partisipasi berulang dalam orkestra laptop dapat membentuk rasa identitas dan keterikatan para penampil. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang bagaimana ritual dalam orkestra laptop dapat mempengaruhi pengalaman sosial, budaya, dan emosional para penampil dan penonton.

  1. Making sure you're not a bot!. making sure re bot loading seeing set anubis protect server against... heiup.uni-heidelberg.de/journals/index.php/religions/article/view/372Making sure youre not a bot making sure re bot loading seeing set anubis protect server against heiup uni heidelberg de journals index php religions article view 372
  2. Postdigital Rituals in Laptop Orchestras: Human–Computer Interaction and Second-Order Resonance... ejournal.uinsgd.ac.id/index.php/jcrt/article/view/3081Postdigital Rituals in Laptop Orchestras HumanAeComputer Interaction and Second Order Resonance ejournal uinsgd ac index php jcrt article view 3081
  3. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/10.1007/s42438-023-00450-4Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer 10 1007 s42438 023 00450 4
Read online
File size739.76 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test