POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU

JURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATANJURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATAN

Toksik uremia dan hemodialisis merupakan salah satu dari penyakit Cronik Kidney Disease (CKD) yang dapat menimbulkan pruritus. Pruritus mengakibatkan luka pada kulit, infeksi dan mengganggu kenyamanan pada pasien sehingga membutuhkan terapi topikal tambahan untuk mengurangi efek dari pruritus. Aloevera merupakan salah satu terapi non farmakologis yang dapat mengurangi pruritus karena mempunyai zat aktivitas sebagai antibakteri, antijamur, peningkat aliran darah ke daerah yang terluka dan penstimulasi fibroblast yang bertanggung jawab untuk penyembuh luka. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Aloevera terhadap tingkat pruritus pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pengaruh pemerian aloe vera terhadap skala pruritus pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa, maka dibuat kesimpulan sebagai berikut.Rerata usia responden pada kelompok intervensi 54.89 tahun, sebagian besar berjenis kelamin perempuan baik pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol, lama menjalani hemodialisa sebagian besar responden <1 tahun baik pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol.Rerata skala pruritus pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa sebelum dilakukan intervensi massage cutaneous dengan virgin coconut oil (VCO) yaitu sebesar 2.36, dilakukan intervensi olive oil yaitu sebesar 2.61 setelah dilakukan intervensi menurun menjadi 2.29, yang artinya ada penurunan rerata skala pruritus pada kelompok kontrol sebesar 0.Rerata skala pruritus sebelum dilakukan intervensi Aloevera sebesar 2.36 setelah diberikan intervensi menurun menjadi 1.82 dan, yang artinya ada penurutan rerata skala pruritus pada kelompok intervensi sebesar 0.Terdapat pengaruh terapi massage cutaneous dengan virgin coconut oil terhadap skala pruritus pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa di RSUD Dr.Yunus Bengkulu dengan nilai p value 0.05 yang artinya ada pengaruh dan terdapat perbedaan skala pruritus antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol.

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang diperoleh, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi tingkat pruritus pada pasien CKD, seperti kondisi medis lainnya, pengobatan yang sedang dijalani, dan gaya hidup. 2. Menganalisis efek jangka panjang dari terapi Aloe Vera terhadap pruritus dan mengeksplorasi kemungkinan manfaat tambahan yang dapat diberikan oleh Aloe Vera pada pasien CKD. 3. Mengembangkan penelitian yang berfokus pada mekanisme kerja Aloe Vera dalam mengurangi pruritus, termasuk studi tentang aktivitas antibakteri, antijamur, dan efeknya pada aliran darah dan penyembuhan luka.

Read online
File size284.12 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test