UMBJMUMBJM
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences)JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences)Staphylococcus aureus merupakan patogen utama yang bertanggung jawab atas berbagai infeksi kulit, dan penggunaan jangka panjang antiseptik sintetis dapat menyebabkan efek samping seperti iritasi kulit. Akibatnya, alternatif alami seperti biji pepaya (Carica papaya L.) dan daun sirih merah (Piper crocatum) sedang dieksplorasi karena kandungan metabolit sekunder mereka. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antibakteri sabun cair antiseptik yang diformulasikan dengan kombinasi ekstrak biji pepaya dan daun sirih merah terhadap Staphylococcus aureus. Ekstrak diperoleh melalui makeras dengan menggunakan 96% etanol. Sabun dibuat dalam empat formulasi dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda: F0 (0%), F1 (2%), F2 (6%), dan F3 (10%). Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi cakram. Dettol® dan air destilasi digunakan sebagai kontrol positif dan negatif, masing-masing. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis diikuti dengan uji Mann-Whitney post hoc. Hasil menunjukkan bahwa rendemen ekstrak adalah 15,021% untuk biji pepaya dan 15,060% untuk daun sirih merah. Semua formulasi menunjukkan aktivitas antibakteri yang kuat, dengan diameter zona hambat rata-rata 14,57 mm (F0), 14,73 mm (F1), 15,40 mm (F2), dan 16,17 mm (F3). Uji Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok (p=0,005). Sabun cair antiseptik yang mengandung kombinasi ekstrak biji pepaya dan daun sirih merah efektif menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Kombinasi ini memiliki potensi signifikan sebagai bahan aktif alami untuk produk sabun antiseptik komersial.
Sabun cair antiseptik kombinasi ekstrak biji pepaya dan daun sirih merah menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, ditandai dengan terbentuknya zona hambat pada semua formulasi uji.Peningkatan konsentrasi ekstrak meningkatkan daya hambat, dengan formulasi F3 memiliki diameter zona hambat terbesar meskipun lebih rendah daripada kontrol positif, Dettol®.Secara statistik, terdapat perbedaan bermakna antara kelompok kontrol positif dan negatif, tetapi perbedaan antara formulasi uji tidak signifikan pada uji lanjut (post hoc).Hasil ini tetap menunjukkan adanya potensi kombinasi ekstrak biji pepaya dan daun sirih merah sebagai bahan aktif alami dalam sediaan sabun cair antiseptik.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut terhadap stabilitas dan keamanan sediaan sabun cair antiseptik yang mengandung kombinasi ekstrak biji pepaya dan daun sirih merah. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan variasi konsentrasi yang lebih luas untuk menentukan konsentrasi optimal yang memberikan aktivitas antibakteri terbaik. Terakhir, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi kombinasi ekstrak ini sebagai bahan aktif alami dalam produk-produk perawatan kulit lainnya, seperti krim atau gel.
- Potential Anti-Bacterial Extract of Red Belt (Piper Crocatum Ruiz & Pav.) Against Staphylococcus... kesans.rifainstitute.com/index.php/kesans/article/view/102Potential Anti Bacterial Extract of Red Belt Piper Crocatum Ruiz Pav Against Staphylococcus kesans rifainstitute index php kesans article view 102
- Perbandingan Aktivitas Antibakteri Sediaan Gel dan Spray Ekstrak Etanol Biji Pepaya (Carica papaya L.)... pji.ub.ac.id/index.php/pji/article/view/858Perbandingan Aktivitas Antibakteri Sediaan Gel dan Spray Ekstrak Etanol Biji Pepaya Carica papaya L pji ub ac index php pji article view 858
- Investigating the Astonishing Antimicrobial Potential of Papaya seeds against Salmonella spp and Candida... doi.org/10.53811/ijtcmr.1249215Investigating the Astonishing Antimicrobial Potential of Papaya seeds against Salmonella spp and Candida doi 10 53811 ijtcmr 1249215
| File size | 404.69 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Mouthwash was evaluated through organoleptic testing, pH, viscosity, and antimicrobial testing. The most optimal formula is formula III, with an inhibitionMouthwash was evaluated through organoleptic testing, pH, viscosity, and antimicrobial testing. The most optimal formula is formula III, with an inhibition
UMSUMS Dari 110 pasien yang berpartisipasi, sebagian besar berusia 18-35 tahun (51,8%), perempuan (51,8%), memiliki pendidikan 12 tahun atau lebih (62,7%), danDari 110 pasien yang berpartisipasi, sebagian besar berusia 18-35 tahun (51,8%), perempuan (51,8%), memiliki pendidikan 12 tahun atau lebih (62,7%), dan
UMSUMS Berdasarkan penelitian, kasus pneumonia lebih banyak terjadi pada pasien dengan jenis kelamin laki-laki (65,3%) dan pasien dengan rentang usia 28 hari-23Berdasarkan penelitian, kasus pneumonia lebih banyak terjadi pada pasien dengan jenis kelamin laki-laki (65,3%) dan pasien dengan rentang usia 28 hari-23
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Rata-rata kekasaran permukaan resin akrilik polimerisasi panas setelah dilakukan perendaman dalam larutan aquadest, effervescent alkalin peroksida danRata-rata kekasaran permukaan resin akrilik polimerisasi panas setelah dilakukan perendaman dalam larutan aquadest, effervescent alkalin peroksida dan
TYARLYTATYARLYTA Penelitian menggunakan metode survei dengan pola acak sederhana, dengan mengambil sampel 10 petani dan 3 buah dari masing-masing tanaman sampel. PenelitianPenelitian menggunakan metode survei dengan pola acak sederhana, dengan mengambil sampel 10 petani dan 3 buah dari masing-masing tanaman sampel. Penelitian
TYARLYTATYARLYTA Sampel penelitian terdiri dari 63 responden. Variabel yang diteliti meliputi usia, pengetahuan, kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dan 3Mplus, sertaSampel penelitian terdiri dari 63 responden. Variabel yang diteliti meliputi usia, pengetahuan, kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dan 3Mplus, serta
UMBJMUMBJM Evaluasi dari 3 hari pelaksanaan terapi Reminiscence menunjukkan adanya penurunan skor GDS pada lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi reminiscenceEvaluasi dari 3 hari pelaksanaan terapi Reminiscence menunjukkan adanya penurunan skor GDS pada lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi reminiscence
UMBJMUMBJM Apakah ada faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi efektivitas terapi ini pada individu yang berbeda. Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek-aspekApakah ada faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi efektivitas terapi ini pada individu yang berbeda. Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek-aspek
Useful /
UMBJMUMBJM Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan mengenai penggunaan asam folat pada ibu hamil trimester pertama.Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan mengenai penggunaan asam folat pada ibu hamil trimester pertama.
UMBJMUMBJM Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh metode pengeringan terhadap kandungan flavonoid total pada daun pandan dan menentukan metode yang menghasilkanPenelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh metode pengeringan terhadap kandungan flavonoid total pada daun pandan dan menentukan metode yang menghasilkan
STIALANSTIALAN Kinerja diplomasi Indonesia telah menunjukkan penguatan, baik dalam kerangka bilateral, regional maupun multilateral. Upaya-upaya diplomasi multilateralKinerja diplomasi Indonesia telah menunjukkan penguatan, baik dalam kerangka bilateral, regional maupun multilateral. Upaya-upaya diplomasi multilateral
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Penelitian ini mengembangkan sediaan deodoran stick berbahan dasar ekstrak kulit jeruk nipis yang dapat menghambat Staphylococcus epidermidis. Metode:Penelitian ini mengembangkan sediaan deodoran stick berbahan dasar ekstrak kulit jeruk nipis yang dapat menghambat Staphylococcus epidermidis. Metode: